• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Fenomena Kucing Jadi “Pegawai Kantor”, Strategi Branding?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 3, 2023
in Feature, Science & Cultural
0
Fenomena Kucing Jadi “Pegawai Kantor”, Strategi Branding?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Ahmad Jayadi, Pranata Humas Ahli Muda Kementerian PUPR

Jakarta – Belakangan ini jagat maya dihebohkan dengan fenomena kucing-kucing yang diangkat menjadi “pegawai kantor”, mulai dari pegawai di kantor pajak, pegawai bank, sampai pegawai kementerian. Kucing-kucing yang diangkat jadi “pegawai” tersebut bahkan mempunyai akun media sosial (medsos) sendiri yang jumlah followers-nya mencapai ribuan.

Fenomena kucing menjadi peliharaan di perkantoran sebetulnya bukanlah hal baru. Melansir halaman web Bright Side, pada 2019 sebuah perusahaan di Jepang memiliki cara tak biasa untuk membantu karyawannya menghilangkan rasa stres di kantor. Perusahaan solusi internet ini sengaja memelihara kucing untuk menemani karyawannya bekerja.

Manajer perusahaan tersebut awalnya prihatin dengan tingkat stres karyawannya. Dia tahu keberadaan hewan seperti kucing dapat membantu mengurangi kecemasan, maka dirinya memperbolehkan karyawan untuk mengadopsi kucing. Kucing-kucing adopsi itu sengaja dipelihara di kantor sehingga memudahkan karyawan melakukan kontak dengan mereka dan menyaksikan tingkah lucu hewan menggemaskan itu.

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang mampu menarik perhatian manusia. Kucing mampu memikat siapa saja dengan bulunya yang indah, sikapnya yang menggemaskan. Beberapa kucing bahkan menjadi terkenal karena merupakan peliharaan dari orang terkenal di dunia.

Beberapa di antaranya adalah Larry, kucing berwarna putih abu-abu yang menyandang titel resmi Chief Mouser to the Cabinet Office di Kantor Perdana Menteri Inggris. Lalu ada Tabby dan Dixie, kucing terkenal pertama yang menghiasi kediaman Gedung Putih Amerika. Selain itu ada Tama. kucing betina yang mendapatkan ketenaran sebagai “kepala stasiun” di Stasiun Kishi di Wakayama, Jepang pada 2007.

Fenomena kucing yang diangkat jadi “pegawai kantor” di Indonesia diawali oleh Soleh, kucing jantan yang menjadi “pegawai” di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Serpong, Tangerang, Banten. Tercatat sebagai “Penyuluh Ahli Meow”, status “kepegawaian” Soleh pun dibuktikan dengan kartu nama yang menghiasi leher sejak 18 November 2022.

Kucing berikutnya yang menyusul diangkat menjadi “pegawai kantor” adalah Kokom, kucing di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang resmi diperkenalkan oleh akun Twitter @KemenPU, pada 5 Januari 2023. Tampak dalam unggahan Kementerian PUPR, Kokom memiliki tanda pengenal sebagai “Pranata Teknis Perkochengan PUPR”.

Kokom diangkat sebagai “pegawai Kementerian PUPR” setelah beberapa kali “magang” di ruangan Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR yang terletak di Gedung Utama Lantai 4. Sebagai salah seorang yang mengenal Kokom, penulis bisa menyebutkan bahwa Kokom memiliki kemampuan yang unik, yakni dapat naik lift dan mengenali pemberhentiannya di lantai 4 serta ruangannya secara spesifik. Berkat itulah akhirnya Kokom yang sering bertandang ke ruangan Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR akhirnya diangkat menjadi “pegawai” dan dibuatkan akun media sosialnya yang sekarang jumlah pengikutnya telah mencapai sekitar 4.700 lebih.

Berikutnya ada kucing yang diangkat jadi “pegawai” Dinas Perhubungan Sumatera Selatan (Dishub Sumsel). Diunggah oleh akun Twitter @kochengfs pada 5 Januari 2023, kucing di lingkungan Dishub Sumsel tersebut diberi nama Kristina. Tercantum dalam unggahan, Kristina “bekerja” sebagai Pengelola Perkucingan di Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan. Kucing betina itu memiliki akun Instagram pribadi, @krisstina_lrtss, dan disebut sebagai inspirasi maskot LRT Sumsel, yakni KRISS.

Terakhir, ada kucing milik salah satu bank BUMN, yakni Bank Mandiri yang juga diangkat sebagai “pegawai”. Sebagai pegawai bank pelat merah, leher Enok, nama kucing itu, dihiasi dengan tanda pengenal lengkap dengan foto dan nama. Keseharian Enok tertuang dalam unggahan video yang dibuat oleh akun TikTok @enok.mandiri.

Kucing Kantor Jadi Strategi Branding

Fenomena kucing diangkat menjadi “pegawai kantor” tersebut merupakan hal yang menarik untuk diulas. Sebagai hewan peliharaan yang disukai banyak orang, kucing bisa menjadi strategi komunikasi lembaga untuk branding ke masyarakat. Terlebih di era media sosial saat ini, penggunaan kucing sebagai maskot yang diangkat jadi ‘pegawai’ merupakan salah satu soft campaign untuk lebih mendekatkan lembaga atau institusi kepada masyarakat.

Dalam bukunya yang berjudul Global Brand Strategy: Unlocking Brand Potential Across Countries, Gelder (2005; 29-41) mengatakan strategi branding dapat dibagi menjadi brand positioning, brand identity, dan brand personality. Pengangkatan kucing sebagai ‘pegawai’ kantor bisa dimasukkan sebagai bagian dari brand personality yang dimaksud dalam buku tersebut.

Gelder menyebutkan brand personality adalah suatu cara yang bertujuan untuk menambah daya tarik merek dari luar di mata konsumen. Brand diberikan karakteristik yang bisa didapat melalui proses komunikasi, pengalaman serta dari orang yang memperkenalkan brand itu sendiri.

Kucing-kucing yang diangkat tersebut sudah barang tentu menambah daya tarik nama dari suatu lembaga/institusi di mata publik melalui proses komunikasi yang ada di akun media sosial yang saling terhubung antara akun pribadi si kucing dan akun resmi lembaga terkait. Bagi instansi pemerintah yang memiliki hubungan langsung dengan masyarakat, membangun brand agar dapat dengan mudah dikenali masyarakat merupakan suatu keharusan.

Instansi pemerintahan yang memiliki hubungan langsung dengan masyarakat harus mampu menerapkan strategi branding yang tepat untuk dapat meningkatkan layanan publik. Dengan strategi branding yang tepat diharapkan akan membuat masyarakat memahami tugas dan fungsi organisasi, mengetahui layanan yang diberikan, serta memandang organisasi tersebut sebagai sumber informasi yang akurat dan terpercaya.

Komunikasi publik lembaga pemerintah di era kebebasan internet saat ini tidak bisa lagi dilakukan secara konvensional yang terkesan kaku, dengan gaya-gaya birokrat. Sebagai lembaga yang berhubungan dengan pelayanan publik, sudah seharusnya komunikasi-komunikasi kepada masyarakat dilakukan lebih luwes dalam bentuk informal yang dapat disampaikan lewat akun media sosial.

Untuk itu, fenomena kucing yang diangkat jadi ‘pegawai’ kantor dapat dibilang merupakan strategi baru dalam komunikasi sehingga beberapa informasi ringan yang menghibur dapat tersampaikan dengan baik dan mendapatkan banyak umpan balik dari publik.

Selanjutnya mudah-mudahan fenomena ini tidak hanya menjadi tren sesaat yang hilang begitu saja, dan dapat dimanfaatkan lebih baik sebagai sarana komunikasi publik lembaga dengan masyarakat.

Dikutip dari Kompas.com, Jumat 3 Februari 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Senin, Buruh Akan Kepung Senayan Tolak Perppu Ciptaker dan RUU Kesehatan

Next Post

Polri Sedang Rumuskan Aturan SIM Terkait Pengemudi Kendaraan Bertenaga Listrik

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Pemerintah Segera Terbitkan Aturan Subsidi Kendaraan Listrik

Polri Sedang Rumuskan Aturan SIM Terkait Pengemudi Kendaraan Bertenaga Listrik

KAHMI BUKA KONGRES 33 PB HMI-MPO

KAHMI BUKA KONGRES 33 PB HMI-MPO

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist