• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

FUNGSI BULOG MENJAGA KETERSEDIAAN BERAS

by
January 11, 2025
in Economy, Feature
0
Bapanas Klaim Dua Pekan ke Depan Harga Beras Bisa Turun. Kelamaan
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Sepertinya ada beberapa pertimbangan penting, mengapa para penyusun Undang Undang No. 18/2012 tentang Pangan menyimpan kata-kata KETERSEDIAAN PANGAN dalam Pasal di UU tersebut. Alasannya, tentu bukan karena ketersediaan pangan adalah kondisi dimana pasokan pangan mencukupi kebutuhan masyarakat, baik dari segi jumlah, kualitas, dan keragaman, namun juga terkait dengan keamanan suatu bangsa.

Beberapa faktor penentu ketersediaan pangan yang butuh pencermatan dan pendalaman kita bersama antara lain produksi pangan lokal dan impor; penyimpanan dan pengawetan; distribusi dan aksesibilitas; kualitas dan keamanan pangan dan keragaman pangan (variasi jenis makanan).

Lalu, apa yang dimaksud dengan indikator ketersediaan pangan dan manfaat dari ketersediaan pangan ? Dari bahan bacaan ysng ada indikator-indilator tersebut adalah jumlah produksi pangan; stok pangan nasional; tingkat ketersediaan pangan per kapita; persentase penduduk dengan akses pangan memadai dan kualitas pangan (standar keamanan dan nutrisi).

Sedangkan dalam kaitannya dengan manfaat ketersediaan pangan sendiri, antara lain meningkatkan ketahanan pangan; mengurangi kelaparan masyarakat dan gizi buruk; meningkatkan kualitas hidup rakyat selaku bangsa yang merdeka; mendukung pertumbuhan ekonomi yang semakin berkualitas dan meningkatkan keamanan nasional.

Mengacu pada hal demikian, untuk memperkokoh ketersediaan pangan, utamanya beras, Pemerintah telah meletakan titik kuat pada tiga hal yang utama. Pertama, ketersediaan beras diperoleh dari hasil produksi petani di dalam negeri. Kedua didapatkan dari cadangan beras nasional. Ketiga, jika poin pertama dan kedua tidak mencukupi baru dilakukan impor beras.
Menyikapi gambaran ini Perum Bulog memiliki peran yang cukup strategis dalam menjalankan kiprahnya selaku lembaga parastatal. Untuk menggairahkan petani berproduksi. Perum Bulog dapat membuat sebuah penjaminan atas produksi yang dihasilkan petani, kemudian membelinya dengan tingkat harga wajar dan tidak merugikan petani.

Dalam hubungannya dengan penguatan cadangan beras, Perum Bulog dapat memerankan diri sebagai offtaker yang akan membeli beras dengan jumlah tak terhingga dari petani dengan harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan. Ketersediaan pangan yang kokoh terlihat dari gudang-gudang Perum Bulog yang terisi penuh dengan gabah.

Tak kalah pentingnya, impor beras, kini telah dijadikan pilihan untuk mengokohkan ketersediaan beras secara nasional. Impor beras tidak diharamkan, sekalipun banyak warga bangsa yang alergi bila mendengar impor beras tersebut. Rakyat akan bangga kalau Pemerintah tidak melakukan impor beras, karena memang tidak seharusnya bangsa yang sudah mampu berswasembada beras melakukan impor.

Pertanyaan kritisnya, mrngapa bangsa yang pernah memproklamirkan diri sebagai bangsa yang berswasembada beras, masih harus menempuh impor beras ? Hal ini terjadi, apakah disebabkan oleh swasembada beras yang sifatnya “on trend” atau sering juga disebut swasembada kadang-kadang. Maksudnya, kadang swasembada dan kadang juga tidak.

Itu sebabnya, kalau bangsa ini berhasrat untuk mewujudkan swasembada beras yang berkelanjutan, maka sifat swasembada beras yang dicapai haruslah swasembada beras permanen. Swasembada beras berkelanjutan merupakan swasembada beras yang memiliki keunggulan dari berbagai aspek kehidupan. Tahan banting dan tahan goncangan.

Sebagai lembaga negara yang kini tengah diusahakan untuk dapat terbebas dari statusnya sebagai Badan Usaha Milik Negara, Perum Bulog untuk kemudia kembali jadi lembaga otonom Pemerintah, aebetulnya memiliki “suasana kebatinan” yang sangat kuat dengan petani. Bulog adalah pelindung petani dari perilaku oknum-oknum yang ingin meminggirkannya dari panggung pembangunan.

Dengan semangat kekeluargaan dan persaudaraan kuat (brotherhood spirit), Bulog mampu mengajak petani untuk meningkatkan produksi beras yang digarapnya secara optimal. Terlebih dengan adanya komitmen Pemerintah yang akan menjamin hasil produksi petani dan harga jual gabah di petani sebagaimana telah digambarkan diatas tadi. Petani tidak perlu risau dan was-was gabahnya tidak akan terserap pasar.
Adanya kabar kondisi cadangan beras Pemerintah, yang dipenghujung tahun 2024 sudah mendekati angka 2 juta ton, betul-betul cukup menggembirakan dan pantas diberi acungan jempol. Jarang-jarang cadangan beras Pemerintah dapat mencapai jumlah setinggi itu. Biasanya, cadangan beras Pemerintah tercatat cukup pas-pasan. Atau bisa juga gali lobang tutup lobanf menunggu panen raya berikutnya.

Atas keyakinan kuat produksi beras 2025 bakal melimpah karena adanya perlakuan khusus untuk meningkatkan produksi dan produktivitas lebih tinggi, boleh jadi untuk tahun ini, kita tidak perlu lagi impor beras. Bahkan kita mesti memiliki keberanian menjadikan Indonesia menjadi ekaportir beras yang disegani di pentas dunia. Artinya, bisa kita sampaikan ‘selamat tinggal impor beras.

Semoga harapan agar 2025 bebas impor beras bakal terwujud sejak itu, bangsa ini tidak akan mengandalkan impor untuk mencukupi kebutuhan beras dalam negwrinya. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hasto Kristiyanto Tetap Konsentrasi sebagai Sekjen Partai Meski Berstatus Tersangka

Next Post

OCCRP : Ojo Cawe Cawe Raja Pembunuh

Related Posts

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama
Economy

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

June 24, 2026
Ketika Mahasiswa Mulai Belajar Korupsi
Crime

Ketika Mahasiswa Mulai Belajar Korupsi

June 24, 2026
Mengurai Hadis Puasa Asyura: Kritik Historis atas Sebuah Tradisi Keagamaan
Feature

Mengurai Hadis Puasa Asyura: Kritik Historis atas Sebuah Tradisi Keagamaan

June 24, 2026
Next Post
OCCRP : Ojo Cawe Cawe Raja Pembunuh

OCCRP : Ojo Cawe Cawe Raja Pembunuh

Polemik Transparansi Biaya Pelayanan Kepolisian, Wilson Lalengke: Sebaiknya Tempel Tabel Harga ala Restoran

Polemik Transparansi Biaya Pelayanan Kepolisian, Wilson Lalengke: Sebaiknya Tempel Tabel Harga ala Restoran

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama
Economy

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

by Karyudi Sutajah Putra
June 24, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Indonesia menargetkan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) komersial perdananya tahun 2032. Rusia siap bekerja sama. Duta...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

June 22, 2026
Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

June 22, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

June 24, 2026
Ketika Mahasiswa Mulai Belajar Korupsi

Ketika Mahasiswa Mulai Belajar Korupsi

June 24, 2026
Siswi DAFI School Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar Kota Makassar 2026

Siswi DAFI School Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar Kota Makassar 2026

June 24, 2026
Mengurai Hadis Puasa Asyura: Kritik Historis atas Sebuah Tradisi Keagamaan

Mengurai Hadis Puasa Asyura: Kritik Historis atas Sebuah Tradisi Keagamaan

June 24, 2026
Militerisasi Koperasi: Salah Alamat, Overdosis Kedisiplinan

Militerisasi Koperasi: Salah Alamat, Overdosis Kedisiplinan

June 24, 2026
Dari Kubah ke Kesejahteraan: Saatnya Menghidupkan Wakaf Produktif

Dari Kubah ke Kesejahteraan: Saatnya Menghidupkan Wakaf Produktif

June 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

June 24, 2026
Ketika Mahasiswa Mulai Belajar Korupsi

Ketika Mahasiswa Mulai Belajar Korupsi

June 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...