• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Galodo Perubahan Iklim & Tata Kelola: Investigasi Banjir Sumatera Barat yang Terus Berulang

fusilat by fusilat
November 28, 2025
in Bencana, daerah, News
0
Galodo Perubahan Iklim & Tata Kelola: Investigasi Banjir Sumatera Barat yang Terus Berulang
Share on FacebookShare on Twitter

Padang, Sumatra Barat — Banjir di Sumatera Barat bukan sekadar bencana musiman. Ia adalah alarm panjang yang sudah berbunyi bertahun-tahun, tetapi terus diabaikan oleh tata kelola yang lamban, mitigasi yang tambal-sulam, dan tata ruang yang rapuh.

Tim redaksi melakukan penelusuran lapangan, wawancara warga terdampak, aktivis lingkungan, dan menelaah data historis kejadian banjir “galodo” yang berulang di provinsi ini. Hasilnya: benang merahnya bukan hanya curah hujan, tetapi kombinasi ekstraksi sumber daya, alih fungsi lahan, pengerukan sungai, dan minimnya early warning system yang konkret.


TEMUAN INVESTIGASI

1. Normalisasi Sungai yang Tak Pernah “Normal”

Sejak banjir besar 2023 dan galodo 2024 yang memakan puluhan korban jiwa, pemerintah provinsi menggelontorkan anggaran normalisasi sungai dan perbaikan drainase. Namun warga di Kecamatan IV Koto — salah satu titik rawan di bawah aliran sungai — menuturkan badan sungai masih dangkal, dipenuhi sedimentasi, dan konstruksi tebing banyak yang retak.

“Mereka bilang sungai sudah dikeruk. Tapi ketika kami lempar galah bambu, hanya sedalam pinggang orang dewasa. Kalau hujan deras, mau ke mana airnya?” ujar Rinaldi (39), warga Nagari Batu Taba.

Fakta ini mengindikasikan pengerjaan fisik tidak mencapai standar teknis, atau tidak dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.


2. Hulu Sungai Menipis, Sawah di Hilir Tenggelam

Di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, investigasi menemukan kawasan hulu yang mestinya menjadi zona serapan air telah bertransformasi menjadi kebun komersial dan pertambangan rakyat, sebagian tanpa izin tata ruang yang jelas.

Alih fungsi ini mempercepat limpasan air langsung ke sungai-sungai besar yang mengalir ke permukiman dan pertanian di bawahnya.

Sementara itu di Pesisir Selatan, banjir terbaru merendam ribuan rumah dan puluhan ribu warga terdampak. Ironisnya, sejumlah area sawah dan kebun cabai yang menjadi penopang pangan lokal ikut terendam — memperkuat dugaan tata kelola DAS (Daerah Aliran Sungai) tidak dimitigasi berbasis ekosistem.


3. “Galodo” Dipercepat Perubahan Iklim, Tapi Tak Ada Road Map Adaptasi

BMKG menyebut puncak musim hujan di Sumbar terjadi pada November — Februari tiap tahun. Tetapi tak ada strategi jangka panjang adaptasi iklim dari pemerintah provinsi yang bisa diakses publik secara rinci.

WALHI Sumbar menuding belum ada peraturan turunan yang menahan laju deforestasi mikro di area-area hulu DAS, termasuk pengawasan ketat terhadap tambang pasir dan batu sungai yang memperparah kerusakan struktur alur air.

“Ini bukan hanya soal hujan. Ini soal izin lingkungan, pengawasan, dan keberpihakan pada keselamatan warga,” kata direktur eksekutif WALHI Sumbar.


4. Early Warning System Tidak Menyentuh Desa

Sebagian besar komunitas nagari yang terdampak mengaku tidak punya sistem peringatan dini berbasis teknologi, sirene evakuasi, atau SOP kebencanaan skala lokal yang rutin disimulasikan.

Yang mereka punya hanyalah “alarm alam”: suara deras air dari bukit, atau jerit warga di kampung sebelah.

“Kalau galodo datang tengah malam, yang duluan tahu itu air, bukan kami,” kata Nurhayati (54), seorang ibu yang rumahnya kerap kebanjiran.


MENELUSURI ANGGARAN, MENGUJI TRANSPARANSI

Meski terjadi bencana besar berulang, akses data penggunaan anggaran mitigasi banjir provinsi tidak terbuka secara detail. Tidak ada publikasi per nagari/kecamatan tentang:

  • Berapa volume sungai yang dikeruk

  • Titik mana yang dibangun tebingnya

  • Kontraktor siapa yang mengerjakan

  • Berapa biaya pengerukan per meter kubik

  • Siapa yang melakukan uji kualitas pekerjaan

Kondisi ini bertabrakan dengan kebutuhan akuntabilitas publik, terutama ketika bencana memukul warga kelas menengah bawah dan petani yang paling rentan.


SUARA DARI PENGUNGSI

Tim lapangan menemukan banyak pengungsi di posko darurat mulai mengalami iritasi kulit dan tanda infeksi akibat air bercampur lumpur dan minimnya sanitasi. Obat-obatan dasar menipis, trauma healing bagi anak hampir tak tersentuh, sementara distribusi logistik tidak merata antar wilayah terpencil.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rehabilitasi Presiden, Tamparan Bergaung untuk KPK

Next Post

Ekologi Indonesia di Persimpangan Makna: Ketika Krisis Alam adalah Krisis Kemanusiaan

fusilat

fusilat

Related Posts

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional
daerah

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung
Bencana

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal
Layanan Publik

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026
Next Post
Ekologi Indonesia di Persimpangan Makna: Ketika Krisis Alam adalah Krisis Kemanusiaan

Ekologi Indonesia di Persimpangan Makna: Ketika Krisis Alam adalah Krisis Kemanusiaan

Award Mana Saja, Yang Penting Tampil: Negeri Etalase Tanpa Substansi

Award Mana Saja, Yang Penting Tampil: Negeri Etalase Tanpa Substansi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist