• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Gugatlah Daku, Kau Kutinggal Kabur!

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2025
in Crime, Feature, Pojok KSP, Politik
0
Gugatlah Daku, Kau Kutinggal Kabur!
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Gugatlah daku, kau kutinggal kabur!

Demikianlah barangkali kata Joko Widodo dalam hati. Saat harus menjalani persidangan perdana di pengadilan, Presiden ke-7 RI itu justru memilih “kabur” keluar negeri.

Ya, tak ada yang kebetulan di dunia ini. Jokowi ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu utusan untuk menghadiri pemakaman jenazah Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia di Vatikan, Sabtu (26/4/2025) lusa.

Bersama dengan utusan lainnya seperti Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, dan mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Jokowi dijadwalkan bertolak dari Jakarta ke Vatikan, Kamis (24/4/2025) ini.

Di hari yang sama di Solo, Jawa Tengah, Pengadilan Negeri (PN) Surakarta dijadwalkan menyidangkan dua perkara gugatan perdata terhadap Jokowi.

Pertama, gugatan wanprestasi atau ingkar janji Jokowi terkait mobil Esemka dengan nomor perkara 96/Pdt.G/2025/PN Skt yang diajukan Aufaa Lukman Re A, warga Kelurahan/Kecamatan Jebres, Kota Solo.

Baca : https://fusilatnews.com/prabowo-mengutus-ke-vatikan-orang-yang-sedang-bermasalah/

Aufaa menggugat Jokowi, PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), dan mantan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Sidang akan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Putu Gede Hariadi dengan anggota Subagyo dan Joko Waluyo.

Penggugat merasa dirugikan atas janji dari Jokowi yang telah memprogramkan mobil Esemka sebagai brand atau merek mobil nasional.

Jokowi sudah berulang kali mempromosikan mobil Esemka sejak jadi Walikota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta hingga awal menjabat Presiden RI.

Akan tetapi hingga kini mobil Esemka tak kunjung terealisasi, sehingga membuat penggugat yang mau membuka usaha rental mobil pikup tak terwujud.

Kedua, gugatan perdata terkait ijazah SMA Jokowi dengan nomor perkara 99/Pdt.G/2025/PN Skt yang dilayangkan seorang pengacara asal Solo, Muhammad Taufiq. Sidang ini juga akan dipimpin Ketua Majelis Hakim Putu Gede Hariadi, namun dengan anggota Sutikna dan Wahyuni Prasetyaningsih.

Taufiq menyebut Jokowi bukan lulusan SMAN 6 Surakarta, melainkan lulusan Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan (SMPP).

Namun, Jokowi lebih memilih “kabur” ke Vatikan daripada menghadiri sidang perdana di PN Surakarta. Jokowi hanya diwakili kuasa hukumnya, YB Irpan.

Lazimnya, ketika seorang kepala negara berhalangan menghadiri prosesi pemakaman jenazah kepala negara asing, yang mewakili adalah wakil kepala negara, dalam hal Indonesia adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang kebetulan anak sulung Jokowi.

Mungkin atas permintaan Jokowi guna menghindari persidangan gugatan perdata atas dirinya di PN Surakarta, Prabowo akhirnya menunjuk wong Solo itu untuk mewakili dirinya menghadiri upacara pemakaman Paus Fransiskus yang juga Kepala Negara Vatikan.

Ihwal Jokowi berbohong, itu sudah biasa. “Esuk dhele, sore tempe”. Tidak “sabda pandhita ratu”.

Maka tidak heran jika sebuah majalah berita mingguan pernah membuat sampul depan bergambar Pinokio, boneka kayu asal Italia. Pinokio berhidung panjang. Jika berbohong, hidungnya langsung memanjang. Makin banyak berbohong, hidungnya makin memanjang.

Selain ijazah SMA, ijazah Sarjana atau Strata Satu (S1) Jokowi dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta juga sedang dipersoalkan karena banyak kejanggalan.

Ihwal Jokowi “kabur”, juga hal biasa. Jokowi pernah mengaku kangen didemonstrasi massa. Namun saat benar-benar didemonstrasi massa di depan Istana Negara, Jakarta, Jokowi justru memilih kabur meninggalkan Istana, menghindari massa.

Jokowi pun “mencla-mencle”. Lain ucapan, lain perbuatan. Maka ketika ada gugatan, ia lebih memilih untuk “kabur” ke Vatikan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Polri dan Kejaksaan Belum Bergeser dari Pola Lama: Bungkam Suara Kritis!

Next Post

Dr. Tifa Menerima Tantangan Jokowi: Saatnya Ijazah Itu Dibuka di Pengadilan

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan
Feature

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026
Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI
Birokrasi

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026
Next Post
Dr. Tifa Menerima Tantangan Jokowi: Saatnya Ijazah Itu Dibuka di Pengadilan

Dr. Tifa Menerima Tantangan Jokowi: Saatnya Ijazah Itu Dibuka di Pengadilan

Ketika Dokumen Rakyat Dibuka, Dokumen Penguasa Menghilang

Ketika Dokumen Rakyat Dibuka, Dokumen Penguasa Menghilang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...