• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Gus Ipul Tanggapi Serangan Cak Imin: Fokus Pada Substansi, Bukan Pribadi

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
August 6, 2024
in News, Politik
0
Soal Pertemuan 5 Tokoh NU dengan Presiden Israel Issac Herzog,  Ketum PB NU Minta Maaf Sambil Salahkan Sebuah LSM
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews.--.Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menanggapi pernyataan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang menuduh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan dirinya melanggar khittah dengan mempolitisasi NU. Gus Ipul merasa heran mengapa Cak Imin menyerang secara pribadi.

“Kalau ada kenyataan yang perlu ditanggapi, jawab saja substansinya. Jangan terus menyebut orang itu rusak segala macem. Kalau tidak setuju, sampaikan saja tidak setuju. Kenapa mesti menyerang Gus Yahya secara pribadi?” ujar Gus Ipul kepada wartawan, Minggu (4/8/2024).

Gus Ipul membantah bahwa PBNU menggembosi PKB pada Pemilu 2024. Ia menantang Cak Imin untuk membuktikan tuduhannya bahwa PBNU, khususnya dirinya dan Gus Yahya, melakukan hal tersebut.

“Jadi tidak benar kalau PBNU dianggap menggembosi PKB. Cari buktinya kalau ada bahwa PBNU menggembosi PKB, tidak ada. Kami tahu di sana banyak kader NU juga, tidak pernah,” tegasnya.

Gus Ipul juga menyoroti perbedaan sikap dan pilihan di Pilpres 2024. Menurutnya, PBNU menyesalkan bahwa PKB tidak pernah berkonsultasi atau meminta nasihat kepada pimpinan PBNU, padahal PKB secara struktural dilahirkan oleh PBNU.

“Itu saja yang kita persoalkan. Apa salahnya kalau kami meminta agar PKB tetap berkoordinasi dengan PBNU? Disebut PBNU tidak penting, yang penting warganya, segala macam,” ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan bahwa PBNU tidak pernah mendapatkan jawaban konkret dari PKB terkait isu-isu yang selama ini mengemuka. Justru, kata Gus Ipul, elite-elite PKB malah bereaksi dengan cara yang tidak rasional.

“Isu yang disampaikan PBNU itu jelas, tapi kenapa yang dijawab malah serangan pribadi? Yahya rusak, Saiful rusak, itu apa urusannya? Kami tidak pernah menyebut orang per orang, kami menganggap elite PKB yang ingin membawa lari sejarah PKB,” jelas Gus Ipul.

“Ini keputusan organisasi, menyangkut tim pendalaman atau pansus PKB, bukan keputusan Gus Yahya atau saya. Ini keputusan organisasi yang diambil lewat rapat pleno,” imbuhnya.

Pernyataan Cak Imin

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), marah dengan pernyataan Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), yang mengibaratkan hubungan NU dengan PKB seperti pabrik mobil yang perlu menarik produknya karena memiliki kesalahan sistem. Cak Imin menyebut Gus Yahya telah melanggar khittah NU.

Cak Imin mengungkit perolehan suara PKB di Pemilu 2024, yang menurutnya justru meningkat meski disentil oleh Gus Yahya dan Gus Ipul.

“Prestasi perolehan PKB pada Pemilu 2024 diakui semua pihak, dan kami syukuri sebagai keberhasilan kader-kader yang tidak lagi bergantung pada siapapun. Digembosi Yahya dan Saiful di Pemilu malah membuat perolehan PKB meningkat tajam,” kata Cak Imin dalam akun Twitter resminya, Minggu (4/8).

Cak Imin juga tidak terima dengan pernyataan Gus Yahya yang menyebut PKB seperti produk rusak. Ia menyebut pernyataan Gus Yahya telah melanggar khittah dengan mempolitisasi NU.

“Omongan Yahya dan Saiful tidak laku. Yang rusak itu Yahya dan Saiful, kok PKB ditarik-tarik untuk ikut rusak? Apakah tidak semakin menurunkan tingkat kepercayaan pada PBNU? Melanggar khittah yang mereka tegaskan sendiri,” kata Cak Imin.

“Mempolitisasi NU tidak laku, kok lanjut mempolitisasi PKB. Emang siapa lu? Anda sopan kami segan, kalau tidak sopan jangan ajak-ajak kita,” imbuhnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Berhasil Lahirkan Jenderal TNI dan Polri, SMPN 1 Comal Terpacu Ukir Prestasi

Next Post

Hakim Agung Nonaktif Gazalba Saleh Akui Pinjam KTP Kakak untuk Beli Alphard sebagai Hadiah

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
Feature

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Next Post
Gazalba Saleh Diputus Bebas, KY Akan Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik

Hakim Agung Nonaktif Gazalba Saleh Akui Pinjam KTP Kakak untuk Beli Alphard sebagai Hadiah

Kaesang-PKS: Mengaduk Air-Minyak di Belanga Pilkada Jakarta

Kaesang: Berani Tantang Anies dan Ridwan Kamil di Pilkada 2024

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist