• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Hak Rakyat untuk Menuntut Keadilan: Esensi Demokrasi sebagai Distribusi Keadilan

Ali Syarief by Ali Syarief
August 29, 2025
in Feature, Politik
0
Hak Rakyat untuk Menuntut Keadilan: Esensi Demokrasi sebagai Distribusi Keadilan
Share on FacebookShare on Twitter

Apa arti demokrasi bila rakyat hanya diberi hak memilih, tapi dibungkam ketika menuntut keadilan? Demokrasi tanpa ruang gugatan hanyalah topeng kekuasaan, ritual lima tahunan yang meninabobokan rakyat dengan janji kosong. Sementara itu, hukum berjalan tajam ke bawah namun tumpul ke atas; rakyat kecil dihukum karena mencuri buah kakao, sedangkan koruptor triliunan bisa tersenyum keluar dari pengadilan. Saat rakyat mempertanyakan pembangunan IKN di tengah layanan pendidikan dan kesehatan yang timpang, mereka dicap penghambat kemajuan. Padahal, bukankah suara kritis itu justru denyut nadi demokrasi?

Demokrasi bukan hanya sistem politik yang memberi rakyat hak untuk memilih pemimpin, melainkan juga menyediakan ruang untuk menuntut keadilan. Esensi demokrasi terletak pada jaminan bahwa setiap individu memiliki akses yang sama terhadap keadilan, baik dalam aspek hukum, politik, maupun sosial. Tanpa keadilan, demokrasi kehilangan ruhnya dan hanya menjadi prosedur kosong.

John Rawls, seorang filsuf politik terkemuka, dalam karyanya A Theory of Justice menegaskan bahwa keadilan adalah “keutamaan utama dari institusi sosial.” Rawls memperkenalkan konsep justice as fairness, yang mengandung dua prinsip utama: pertama, setiap orang memiliki hak yang sama atas kebebasan dasar; kedua, ketidaksetaraan sosial-ekonomi hanya bisa dibenarkan bila menguntungkan kelompok yang paling lemah. Prinsip ini menunjukkan bahwa dalam demokrasi, hak rakyat untuk menuntut keadilan adalah konsekuensi logis dari janji negara untuk mengatur kehidupan bersama berdasarkan kesetaraan dan perlindungan hak asasi.

Amartya Sen, melalui pemikirannya tentang capability approach, juga menegaskan bahwa demokrasi sejatinya berfungsi sebagai mekanisme publik untuk memperluas kebebasan substantif rakyat. Demokrasi bukan semata-mata kompetisi elektoral, melainkan juga forum untuk mengoreksi ketidakadilan dan memperjuangkan hak-hak yang dilanggar. Dengan demikian, hak rakyat untuk menuntut keadilan adalah bentuk aktualisasi dari kebebasan itu sendiri.

Dalam konteks Indonesia, UUD 1945 telah menegaskan prinsip keadilan sosial sebagai salah satu tujuan utama negara. Namun, sering kali keadilan hukum dan keadilan sosial berjalan timpang. Rakyat kecil kerap menghadapi tembok tebal ketika berhadapan dengan hukum, sementara kelompok berkuasa justru mudah memperoleh pembenaran.

Contoh nyata dapat dilihat dari banyaknya kasus hukum yang tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas. Seorang rakyat kecil bisa dijatuhi hukuman penjara karena mencuri buah kakao atau sandal jepit, sementara kasus-kasus besar seperti korupsi triliunan rupiah kerap berujung pada hukuman ringan atau bahkan bebas karena berbagai celah hukum. Fenomena ini menunjukkan betapa akses terhadap keadilan sering kali ditentukan oleh posisi sosial-ekonomi dan kedekatan politik.

Di sisi lain, kebijakan publik juga menunjukkan ketimpangan dalam distribusi keadilan. Misalnya, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menghabiskan anggaran puluhan triliun rupiah dilaksanakan di tengah problem kesejahteraan rakyat seperti pendidikan yang masih timpang, layanan kesehatan yang belum merata, hingga angka kemiskinan yang belum tuntas. Rakyat yang mempertanyakan prioritas ini sering dianggap pengganggu pembangunan, padahal mereka sesungguhnya sedang menjalankan hak konstitusionalnya untuk menuntut keadilan.

Demokrasi menyediakan fasilitas distribusi keadilan melalui lembaga peradilan yang independen, media yang bebas, dan partisipasi rakyat dalam proses politik. Namun, semua instrumen ini hanya bermakna bila rakyat benar-benar berani menggunakan haknya untuk menuntut keadilan, dan negara memiliki komitmen untuk menghormatinya. Seperti yang diingatkan Alexis de Tocqueville, demokrasi akan runtuh bukan karena serangan dari luar, melainkan karena kegagalannya sendiri dalam menegakkan keadilan bagi warganya.

Dengan demikian, hak rakyat untuk menuntut keadilan bukanlah pemberian penguasa, melainkan hak kodrati yang lahir dari kemanusiaan itu sendiri. Demokrasi hanya bisa hidup bila hak ini dijaga, difasilitasi, dan dihormati. Tanpa itu, demokrasi akan kehilangan substansinya dan berubah menjadi instrumen kekuasaan semata.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sigit Mencoreng Prabowo

Next Post

RENUNGAN PADA HUT RI KE-80

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post

RENUNGAN PADA HUT RI KE-80

Yang Terlindas dan Tertindas

Yang Terlindas dan Tertindas

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...