Kediaman resmi Perdana Menteri Jepang, Sōri Daijin Kantei, berdiri megah di tengah hiruk-pikuk Tokyo. Namun, di balik fasad modernnya, bangunan ini menyimpan cerita kelam dan misteri yang membuatnya dijuluki salah satu tempat paling angker di Jepang. Dibangun pada tahun 1929, kediaman ini bukan hanya saksi bisu sejarah politik Jepang tetapi juga tragedi yang mencatat jejak darah dan air mata.
Salah satu peristiwa paling mencolok yang melibatkan kediaman ini adalah pembunuhan brutal Perdana Menteri Tsuyoshi Inukai pada tahun 1932. Inukai tewas di tangan para perwira militer yang memberontak, meninggalkan noda kelam yang tidak pernah sepenuhnya hilang. Empat tahun kemudian, pada tahun 1936, kudeta militer lainnya terjadi, menyebabkan pembantaian yang mengorbankan nyawa dan melukai banyak orang. Tragedi-tragedi ini menanamkan jejak yang dipercaya masih menyelimuti kediaman hingga hari ini.
Penampakan dan Cerita Mistis
Rumor tentang keberadaan hantu di Sōri Daijin Kantei telah beredar selama beberapa dekade. Beberapa laporan menggambarkan penampakan sosok perwira militer yang berdiri diam di taman pada tengah malam. Bayangan mereka yang pucat dengan tatapan kosong mengintai dari balik pepohonan, seolah mencari penebusan dari dosa masa lalu.
Yasuko Hata, istri mantan Perdana Menteri Tsutomu Hata, menuliskan pengalamannya dalam sebuah memoar tahun 1996. Ia menggambarkan kehadiran yang menyeramkan dan menindas di dalam kediaman tersebut. “Saya merasa seperti diawasi,” tulisnya. “Ada sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, seperti napas yang tertahan di udara.”
Cerita lain datang dari mantan Perdana Menteri Yoshiro Mori, yang mengaku melihat sesuatu yang bahkan lebih mengerikan: sepasang kaki tanpa tubuh melayang di salah satu koridor. Mori menggambarkan momen tersebut sebagai pengalaman yang sulit dilupakan, yang membuat bulu kuduknya berdiri hingga bertahun-tahun setelahnya.
Selain itu, desas-desus mengatakan bahwa suara-suara aneh sering terdengar di malam hari. Langkah kaki berat yang menggema di lorong, bisikan yang samar, hingga suara pintu yang membuka dan menutup dengan sendirinya. Beberapa staf yang bekerja di kediaman mengaku pernah melihat bayangan gelap melintas di antara ruangan, tetapi menghilang seketika saat didekati.
Keberanian di Tengah Ketakutan
Meskipun cerita-cerita mistis ini terus menghantui reputasi Sōri Daijin Kantei, tidak semua Perdana Menteri Jepang merasa terintimidasi. Fumio Kishida, yang pindah ke kediaman tersebut pada Desember 2021, menepis semua kekhawatiran terkait hantu. Dalam sebuah wawancara, ia berkata bahwa ia tidur nyenyak dan tidak pernah mengalami kejadian aneh selama tinggal di sana.
Namun, sikap Kishida yang tenang tidak menenangkan semua orang. Mantan Perdana Menteri Shinzo Abe, misalnya, memilih untuk tidak tinggal di kediaman ini saat menjabat pada tahun 2013. Keputusannya memicu spekulasi bahwa ia percaya pada rumor hantu tersebut, meskipun pemerintah secara resmi membantahnya.
Simbol Sejarah dan Misteri yang Tak Pernah Pudar
Sōri Daijin Kantei tidak hanya menjadi rumah bagi para pemimpin Jepang tetapi juga rumah bagi cerita-cerita yang membangkitkan rasa penasaran. Bangunan ini tetap menjadi simbol penting dalam sejarah politik Jepang, tempat di mana keputusan besar diambil dan tragedi masa lalu terus bergema.
Meskipun keberadaan hantu-hantu ini tidak pernah terbukti, misteri yang menyelimuti Sōri Daijin Kantei tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan bangunan tersebut. Apakah ini hanya kisah-kisah yang lahir dari imajinasi, ataukah jejak nyata dari masa lalu yang tak dapat dilupakan? Jawabannya mungkin hanya diketahui oleh dinding-dinding tua kediaman itu sendiri.


























