TOKYO – Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba akan melakukan kunjungan ke Malaysia dan Indonesia pada 9 hingga 12 Januari, untuk memperdalam kerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara dalam mendukung kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, dan berdasarkan aturan, demikian disampaikan juru bicara pemerintah Jepang, Yoshimasa Hayashi, pada konferensi pers Jumat lalu.
Selama kunjungannya, Ishiba dijadwalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Malaysia akan memegang kursi kepemimpinan ASEAN pada tahun 2025, menjadikannya pemain kunci dalam urusan kawasan.
“Memperkuat hubungan dengan negara-negara Asia Tenggara sangat penting, mengingat posisi mereka yang dekat dengan jalur pelayaran utama dan peran mereka sebagai mesin pertumbuhan global,” kata Hayashi.
Hayashi juga berharap pertemuan tersebut dapat membangun hubungan pribadi yang lebih erat antara para pemimpin dan menjadi kesempatan untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan keamanan bilateral, serta mengonfirmasi koordinasi terkait berbagai tantangan global.
Sejak dilantik pada Oktober, Ishiba telah menghadiri serangkaian pertemuan multilateral, namun kunjungan kali ini menjadi yang pertama dengan tujuan khusus untuk melakukan pembicaraan bilateral, yang menunjukkan komitmen Jepang untuk memperdalam keterlibatannya dengan Asia Tenggara.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kemitraan strategis dan ekonomi Jepang di kawasan tersebut.


























