• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Harga Gabah: Berkah atau Muslihat?

Mempersoalkan Kepatutan HPP Gabah di Tengah Janji Swasembada

fusilat by fusilat
April 17, 2025
in Economy, Feature
0
REBUTAN GABAH
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja – Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah adalah harga dasar yang ditetapkan pemerintah untuk menjamin petani memperoleh nilai layak atas hasil panennya. Kebijakan ini dimaksudkan untuk melindungi petani dari gejolak harga pasar yang tidak stabil, meningkatkan pendapatan mereka, serta menjaga ketersediaan pangan nasional.

Setiap tahun, HPP gabah ditetapkan oleh pemerintah setelah menyerap masukan dari berbagai pihak. Tahun 2025, pemerintah mengubah pendekatan: tidak lagi mensyaratkan kadar air dan kadar hampa dalam penjualan gabah oleh petani. Pemerintah menetapkan kebijakan “satu harga” gabah dengan HPP sebesar Rp 6.500/kg, dan mewajibkan Perum Bulog untuk membeli dengan harga tersebut minimalnya.

Namun, timbul pertanyaan: apakah angka Rp 6.500 ini sudah mencerminkan aspirasi petani? Bukankah organisasi petani seperti KTNA, HKTI, dan SPI sebelumnya mengusulkan HPP di atas Rp 7.000/kg? Apakah angka ini hasil kompromi, atau sepenuhnya keputusan dari atas yang sarat kalkulasi makro-politik dan fiskal?

Terlepas dari latar belakangnya, kita tentu berharap kebijakan ini membawa manfaat nyata bagi petani. Bahwa hidup makmur dan sejahtera bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan yang dirasakan para petani di pelosok negeri.

Langkah baru ini memberi angin segar. Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional No. 14/2025 yang mencabut syarat kadar air dan kadar hampa memberi kemudahan bagi petani menjual gabah kering panen tanpa kendala teknis. Ini menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan Presiden Prabowo yang menugaskan Bulog menyerap gabah sebanyak-banyaknya.

Lebih jauh, kebijakan satu harga ini dirancang agar petani tidak lagi dirugikan saat panen raya tiba. Dengan adanya patokan harga dan kewajiban Bulog menyerap, praktik penekanan harga oleh tengkulak dapat diminimalkan. Pemerintah bahkan bertindak tegas: mencopot dua pimpinan Bulog daerah karena dianggap tak proaktif dalam menyerap gabah.

Komitmen ini tampak dari hasilnya. Hingga awal April 2025, Bulog telah menyerap 725 ribu ton gabah — melonjak 2.000 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Ini pencapaian luar biasa, tapi masih menyisakan pertanyaan besar: apakah serapan tinggi ini berbanding lurus dengan kesejahteraan petani?

Sebab pada akhirnya, indikator keberhasilan bukan hanya angka serapan, melainkan apakah petani merasa lebih sejahtera, lebih dihargai, dan lebih dihormati dalam rantai pangan nasional.

Untuk menjawab itu, kita memerlukan evaluasi yang utuh dan menyeluruh. Bukan hanya dari sisi distribusi dan produksi, tetapi juga daya beli, ongkos produksi, akses terhadap sarana produksi, dan posisi tawar petani dalam ekosistem pertanian nasional.

Petani adalah warga negara yang punya hak untuk hidup layak. Kewajiban negara bukan hanya menjamin harga beli, tetapi juga membangun sistem pertanian yang adil dan berkelanjutan. Maka, penetapan HPP gabah sebesar Rp 6.500 bisa jadi adalah langkah awal, namun belum tentu jawaban final.

Dan selayaknya langkah awal, ia tetap perlu diuji, diawasi, dan diperjuangkan agar benar-benar berpihak kepada petani — bukan sekadar memenuhi target politik pangan jangka pendek.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemimpin Pendusta; Abe di Tembak – Jokowi di Agungkan

Next Post

Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

Dalih Sosok Manusia Pendusta; "Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya"

Apa Yg Palsu: Giginya atau Ijazahnya?

Arti Lain dari Pernyataan Jokowi: Ijazah Itu Memang Tidak Ada?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...