• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Prabowo Resmikan Danantara, Sovereign Wealth Fund Baru Indonesia – Apa itu?

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
February 24, 2025
in Economy, News
0
24 Februari 2025 Mendatang Pemerintah Berencana Luncurkan Danantara
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,FusilatNews – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Danantara, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertindak sebagai badan pengelola investasi atau Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia. Danantara bertujuan untuk mengoptimalkan kekayaan negara melalui investasi strategis.

Nama “Danantara” memiliki makna filosofis yang mendalam. Akronim dari “Daya Anagata Nusantara,” Danantara mengandung arti “Daya” sebagai energi atau kekuatan, “Anagata” sebagai masa depan, dan “Nusantara” sebagai Tanah Air Indonesia. Dengan demikian, Danantara diharapkan menjadi simbol kekuatan ekonomi yang menopang masa depan bangsa.

Model Pengelolaan dan Konsolidasi Aset

Danantara dirancang dengan model pengelolaan yang merujuk pada Temasek Holdings Limited di Singapura, yang beroperasi di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Fungsinya mirip dengan Indonesia Investment Authority (INA), yang bahkan direncanakan untuk dikonsolidasikan ke dalam badan ini. Dengan cakupan yang lebih luas, Danantara tidak hanya mengelola aset tertentu, tetapi juga mengonsolidasikan berbagai aset pemerintah yang tersebar di berbagai kementerian guna meningkatkan efisiensi.

Sebagai badan pengelola investasi, Danantara bertugas mengelola aset negara dan mendanai proyek strategis nasional. Pemerintah menargetkan total aset yang dikelola mencapai lebih dari 900 miliar dolar AS (sekitar Rp 14.000 triliun). Pada tahap awal, investasi awal Danantara mencapai 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp 326 triliun, yang bersumber dari efisiensi anggaran APBN 2025. Target jangka panjangnya adalah mencapai 982 miliar dolar AS, menjadikan Danantara SWF terbesar keempat di dunia.

Untuk tahap awal, Danantara akan mengonsolidasi Lembaga Pengelola Investasi (INA) dan tujuh BUMN, yaitu Bank Mandiri, Bank BRI, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Pertamina, Bank BNI, Telkom Indonesia, dan MIND ID.

Sektor Prioritas Investasi

Presiden Prabowo menegaskan bahwa dana yang dikelola Danantara akan difokuskan pada proyek-proyek strategis di sektor energi terbarukan, pengembangan industri manufaktur, hilirisasi sumber daya alam, serta ketahanan pangan. Investasi ini ditargetkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen per tahun.

“Semua proyek ini akan berkontribusi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Pada saat yang sama, kami tetap teguh pada komitmen kami untuk memberantas korupsi,” ujar Prabowo dalam kesempatan sebelumnya.

Pemerintah berharap pembentukan Danantara akan menciptakan ekosistem investasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Yusuf, salah satu pejabat yang terlibat dalam peluncuran Danantara, menyatakan bahwa badan ini menandai era baru dalam transformasi pengelolaan investasi strategis negara.

“Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita, visi besar untuk membawa perekonomian Indonesia ke level yang lebih tinggi melalui investasi berkelanjutan dan inklusif,” ujarnya.

Kewenangan Danantara

Sebagai lembaga pengelola investasi strategis, Danantara memiliki sejumlah tugas dan kewenangan utama, antara lain:

  • Mengelola dividen dari Holding Investasi, Holding Operasional, dan BUMN.
  • Menyetujui penambahan dan/atau pengurangan penyertaan modal pada BUMN yang bersumber dari pengelolaan dividen.
  • Menyetujui restrukturisasi BUMN, termasuk penggabungan, peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan.
  • Membentuk Holding Investasi, Holding Operasional, dan BUMN baru.
  • Menyetujui penghapusan tagihan atas aset BUMN yang diusulkan oleh Holding Investasi atau Holding Operasional.
  • Mengajukan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) perusahaan Holding Investasi dan Holding Operasional kepada DPR RI untuk disahkan.

Keamanan Dana di Perbankan

Pembentukan Danantara sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait stabilitas dana yang tersimpan di bank milik negara (Himbara). Menanggapi hal ini, Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta perbankan yang tergabung dalam Danantara memastikan bahwa dana nasabah tetap aman.

Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa Danantara merupakan langkah strategis pemerintahan Prabowo Subianto dan dapat meningkatkan transparansi dalam BUMN.

“Menurut saya, Danantara adalah keputusan yang sangat strategis karena memungkinkan joint venture dengan banyak perusahaan,” kata Luhut seusai menghadiri Indonesia Economic Summit (IES) 2025 di Jakarta.

LPS juga menegaskan bahwa seluruh bank yang beroperasi di Indonesia, termasuk bank BUMN, merupakan peserta penjaminan LPS. “Kami sampaikan bahwa semua bank resmi yang beroperasi di Indonesia, baik bank BUMN, bank swasta, maupun bank daerah, diawasi oleh OJK dan menjadi peserta penjaminan LPS,” ujar Sekretaris LPS, Jimmy Ardianto.

Senada dengan pernyataan tersebut, Corporate Secretary Bank Rakyat Indonesia (BRI), Agustya Hendy Bernadi, menegaskan bahwa pembentukan Danantara tidak akan mempengaruhi stabilitas perbankan. “Pembentukan Danantara tidak mempengaruhi stabilitas dan keamanan simpanan masyarakat di BRI. Operasional maupun bisnis perbankan tetap berjalan normal, dan dana nasabah tetap aman serta terlindungi dengan baik,” pungkasnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Doa Seribu Santri di Parepare: Ribuan Anak Yatim, Disabilitas, dan Penghafal Al-Qur’an Berdoa untuk Negeri

Next Post

Kabur Aja Dulu – Siapa Tahu Bisa Menjadi Presiden

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru
News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?
Birokrasi

Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

June 3, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya
News

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

June 3, 2026
Next Post
Kabur Aja Dulu – Siapa Tahu Bisa Menjadi Presiden

Kabur Aja Dulu – Siapa Tahu Bisa Menjadi Presiden

Tak Boleh Ada Tekanan, Kebebasan Berekspresi Dijamin UUD 1945 Tak Kecuali Kebebasan Berekspresi Personel Band Sukatani

Tak Boleh Ada Tekanan, Kebebasan Berekspresi Dijamin UUD 1945 Tak Kecuali Kebebasan Berekspresi Personel Band Sukatani

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Feature

Pancasila: Lahir untuk Mati!

by Karyudi Sutajah Putra
June 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Baru pada 2016 lalu Bung Karno mendapat...

Read more
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026
Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

Jokowi Turun Gunung: Ambisi Kekuasaan dan Bayang-Bayang Jeruji Penjara

June 3, 2026
Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

Nanik dan Tantangan Membangun Kembali Kepercayaan Publik

June 3, 2026
Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

Mengapa Jokowi Tak Diundang Prabowo?

June 3, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

June 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

Ratna Sarumpaet Soroti Rekam Jejak Nanik Daeng Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru

June 3, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

Semua Parpol Akan Menjadi Lawan Jokowi

June 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist