• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Hari Janda Internasional, Mengapa Diperingati? Mengapa Tanggal 23 Juni?

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
June 23, 2023
in Cross Cultural
0
Hari Janda Internasional, Mengapa Diperingati? Mengapa Tanggal 23 Juni?

Komunitas 'Mama Hebat' yang beranggotakan para wanita single parent yang berdomisili di Kabupaten Tegal /Kabar Tegal / Sandy/

Share on FacebookShare on Twitter

Karena kehilangan orang yang dicintai dalam kapasitas apa pun itu sulit dan traumatis, Tujuan ditetapkan hari janda internasional untuk memastikan bahwa para janda di seluruh dunia mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk melewati masa yang sangat sulit itu.

Hari Janda Internasional, yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 23 Juni, adalah hari khusus yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa yang didedikasikan untuk mengatasi kemiskinan dan ketidakadilan yang dihadapi oleh jutaan janda dan tanggungan mereka.

Dalam struktur sosial kita janda cenderung mendapatkan stigma dalam masyarakat. Setelah kematian pasangannya, hak-hak mereka bahkan kadang tidak terpenuhi. Maka dari itu, tidak sedikit janda yang harus menjadi tulang punggung keluarga demi menjalani hidup selanjutnya.

Apalagi, terkadang tidak banyak pekerjaan yang dibukakan untuk wanita dengan status janda, sehingga mereka sangat rentan terhadap kemiskinan. PBB bahkan mencatat lebih dari 258 juta janda di seluruh dunia keberadaannya sering tidak diperhitungkan dalam masyarakat.

Persentase janda di Indonesia jauh lebih besar dibandingkan duda pada 2021. Ini terlihat dari persentase perempuan yang berstatus cerai mencapai 12,83% pada tahun lalu. Sementara, hanya 4,32% laki-laki yang menyandang status cerai.

Jika dirinci, sebanyak 10,25% perempuan berstatus cerai mati. Sedangkan, hanya 2,58% perempuan yang menyandang status cerai hidup.

Persentase laki-laki yang berstatus cerai mati sebanyak 2,66%. Sedangkan, sebanyak 1,66% suami berstatus cerai hidup.

Badan Pusat Statistik (BPS) mendefinisikan cerai mati adalah seseorang yang ditinggal mati oleh suami atau istrinya dan belum menikah lagi. Sementara, cerai hidup terjadi karena seseorang telah berpisah sebagai suami-istri karena bercerai dan belum menikah kembali.

SEJARAH HARI JANDA INTERNASIONAL

Majelis Umum PBB mengadopsi 23 Juni sebagai Hari Janda Internasional resmi pada 21 Desember 2010. Namun, Hari Janda Internasional telah diamati sejak 2005 oleh Yayasan Loomba. Rajinder Loomba, yang merupakan anggota House of Lords di Inggris, mendirikan Loomba Foundation untuk menangani masalah-masalah yang dihadapi seorang wanita selama menjanda di negara-negara berkembang.

Rajinder terinspirasi untuk memulai yayasan ini setelah menyaksikan perjuangan yang harus dilalui ibunya ketika menjadi janda pada usia 37 tahun pada tahun 1954. Menyusul peluncuran pada tahun 2005, Yayasan Loomba memimpin kampanye global selama lima tahun untuk pengakuan PBB. . Akibatnya, Majelis Umum PBB membuat keputusan bulat untuk mengadopsi Hari Janda Internasional sebagai Hari Aksi Global tahunan.

Karena kehilangan orang yang dicintai dalam kapasitas apa pun itu sulit dan traumatis, Tujuan ditetapkan hari janda internasional untuk memastikan bahwa para janda di seluruh dunia mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk melewati masa yang sangat sulit itu.

Karena di banyak negara, orang-orang, terutama perempuan yang berstatus janda, juga menemukan diri mereka dalam situasi di mana mereka ditolak haknya atas warisan. Ada juga budaya di berbagai belahan dunia di mana mereka melihat janda dikutuk atau dikaitkan dengan praktik sihir. Pola pikir yang salah ini memisahkan mereka dari komunitasnya dan bahkan dari anak-anaknya.

Meskipun tidak ada yang ingin memikirkan tentang kematian pasangan mereka di masa depan, penting bagi kita masing-masing untuk bersiap menghadapi peristiwa yang tidak menguntungkan dan tidak terduga, dan yang terpenting, mendukung mereka yang membutuhkan

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Berlaku Mulai 18 Agustus Sampai Oktober Tiket KCJB Gratis

Next Post

Korps Lantas Berencana Ganti Plat Nomor Kendaraan Pejabat Negara Dari RF Jadi Z Plus Stiker Khusus

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Feature

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)
Lingkungan Hidup

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026
Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial
Feature

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026
Next Post
Korps Lantas Berencana Ganti Plat Nomor Kendaraan Pejabat Negara Dari RF Jadi Z Plus Stiker Khusus

Korps Lantas Berencana Ganti Plat Nomor Kendaraan Pejabat Negara Dari RF Jadi Z Plus Stiker Khusus

Dana Korupsi BTS Kominfo Diduga Mengalir Sampai DPR

Dana Korupsi BTS Kominfo Diduga Mengalir Sampai DPR

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist