Hasto menyalahkan Molornya waktu pendaftara Pasangan Ganjar – Mahfud di KPU yang seharusnya dimulai jam 11.00kemarin karena molornya pendaftaran pasangan Anies – Cak Imin seharusnya jam 808.00 pagi
Jakarta – Fusilatnews – Menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal Parai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menuding Koalisi Perubahan untuk Persatuan tidak disiplin dalam menepati waktu saat pendaftaran pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mempertanyakan pernyataan Hasto soal sosok yang dianggap tidak disiplin itu, l.ewat cuitan di akun Twitter (X) Mardani menaggapi tudingan Hasto,
“Siapa yang tidak disiplin ya? Sejak empat hari lalu AMIN dah kirim pemberitahuan daftar hari pertama😀. Slow aja ya…kebetulan relawan AMIN mbludak pisan yang hadir,” kata Mardani dalam tulisannya di akun media sosialnya seperti dikutip, Kamis (19/10).
Sebab, kata Mardani, pasangan Anies-Cak Imin sudah mengirimkan pemberitahuan soal rencana pendaftaran ke KPU jauh-jauh hari.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyampaikan membludaknya massa pendukung Anies-Cak Imin di sekitar KPU tadi di luar prediksi mereka.
akibatnya massa pendukung ini menimbulkan kemacetan yang berdampak pada terhambatnya perjalanan rombongan ke Kantor KPU.
Di luar kendali kami, sebab antusiasme warga yang suka rela mengantarkan paslon AMIN di luar dugaan, membludak turun puluhan ribu sehingga membikin kemacetan. Kami mohon maaf bila ada warga yang aktifitasnya terganggu,” tutur Jazilul Kamis (19/10)
Jazilul juga menegaskan pihaknya sudah secara disiplin keluar dari Kantor KPU sesuai ketentuan yakni pukul 10.00 WIB.
Jazilul justru mempertanyakan mengapa pasangan Ganjar-Mahfud mendaftar di waktu yang berdekatan dengan Anies-Cak Imin.
“Kami sudah disiplin dan buru buru keluar dari KPU jam 10.00 sesuai ketentuan. Mestinya mereka minta dijadwalkan jam 14.00 tapi kenapa kok minta pada jam yang berhimpitan, itu kurang nalar,” ucap dia.
Senada, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali juga menyebut banyaknya massa pendukung Anies-Cak Imin yang menunggu di KPU itu di luar prediksi mereka.
Namun, Ahmad tak setuju jika waktu pendaftaran pasangan Anies-Cak Imin tidak sesuai dengan jadwal.
“Bukan molor, mungkin gini kalau dilihat di lapangan tadi pagi di luar prediksi kita, massa begitu membludak sehingga kita untuk menembus ke KPU itu dari Gondangdia yang biasanya 15 menit itu berjam-jam, itulah kemudian terjadi hal yang di luar prediksi kita,” kata Ahmad.
Sekjen Hasto Kristianto juga merasa kecewa kepaa pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang melewati rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat melakukan konvoi menuju KPU.
Kata Hasto, pihaknya tak mempermasalahkan tindakan Anies-Cak Imin. tapi menyayangkan ketidakdisiplinan Anies-Cak Imin dalam mendaftarkan diri sebagai pasangan capres dan cawapres ke KPU.
“Ya enggak apa-apa. Boleh. Enggak ada persoalan. Tapi seharusnya disiplin, kalau mendaftar jam 8 ya seharusnya jam 8, itu yang diharapkan,” kata Hasto di Jalan Teuku Umar, Menteng, Kamis.
Alhasil, dengan mundurnya jadwal pendaftaran Anies-Cak Imin, PDIP pun harus mengalah. Padahal, PDIP mestinya mendaftarkan Ganjar-Mahfud ke KPU sekitar pukul 11.00 WIB.
“Tapi ya enggak apa-apa kami mengalah, dan kemudian ya kami setelah mereka selesai kami mendaftar, meskipun jadwalnya seharusnya jam 11,” ucapnya.
“Kami sudah siap sejak jam 09.30 tadi karena jadwalnya itu adalah jam 11 tetapi karena ada yang kurang berdisiplin, ya kami mengalah,” sambungnya.
Hasto menyalahkan Molornya waktu pendaftara Pasangan Ganjar – Mahfud di KPU yang seharusnya dimulai jam 11.00kemarin karena molornya pendaftaran pasangan Anies – Cak Imin seharusnya jam 808.00 pagi























