• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Heboh! Dewan Guru Besar UI Gelar Rapat Darurat Bahas Pemberian Gelar Doktor kepada Bahlil Lahadalia

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
October 18, 2024
in News, Pendidikan
0
Heboh! Dewan Guru Besar UI Gelar Rapat Darurat Bahas Pemberian Gelar Doktor kepada Bahlil Lahadalia
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-Fusilatnews – Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) menggelar rapat mendesak pada Jumat, 18 Oktober 2024, untuk membahas kontroversi pemberian gelar doktor kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. Rapat yang dipimpin oleh Ketua Dewan Guru Besar UI, Harkristuti Harkrisnowo, ini mendapat sorotan publik karena gelar doktor yang diberikan kepada Bahlil memicu tanda tanya besar terkait etika akademik.

“Iya, benar ada rapat,” kata Harkristuti ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh Tempo pada Jumat, 18 Oktober 2024. Rapat tersebut membahas tiga agenda, dengan fokus utama pada kasus pemberian gelar doktor dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) kepada Bahlil, terutama aspek etika dan moral di balik keputusan tersebut.

Dalam surat undangan rapat yang diterima oleh Tempo, tercantum agenda “Diskusi Etika dan Moral Kasus SKSG,” yang secara jelas menunjukkan adanya kekhawatiran di kalangan akademisi UI terkait proses dan prosedur pemberian gelar doktor kepada Bahlil. Sorotan publik semakin tajam ketika diketahui bahwa Bahlil berhasil menyelesaikan program doktoral dalam waktu kurang dari dua tahun—sesuatu yang dianggap tak lazim bagi sebuah program doktor, meskipun menggunakan jalur riset.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, Andrinof Chaniago, menyampaikan kritik tajam terkait proses ini. “Saya hanya ingin menyampaikan pesan kepada pengelola SKSG dan pihak terkait di UI agar tidak membiasakan hal-hal yang tidak wajar dan menunjukkan yang tidak logis kepada publik,” kata Andrinof kepada Tempo melalui pesan singkat pada Jumat, 18 Oktober 2024.

Andrinof menegaskan bahwa program doktoral, bahkan yang berbasis riset, tidak mungkin diselesaikan dalam waktu yang begitu singkat. Menurutnya, setiap program doktor melibatkan serangkaian tahap yang panjang, mulai dari studi literatur yang mendalam hingga penelitian lapangan yang memakan waktu.

Kontroversi ini mencuat setelah informasi mengenai masa studi Bahlil di UI terungkap. Amelita Lusia, Kepala Biro Humas dan Keterbukaan Informasi Publik UI, menjelaskan bahwa Bahlil memang tercatat sebagai mahasiswa SKSG UI sejak tahun 2022 dan mengikuti program doktor dengan jalur riset. “Program doktor di SKSG memang ada yang menggunakan jalur riset, sama seperti di beberapa perguruan tinggi lain,” kata Amelita saat dihubungi pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Namun, meskipun jalur riset memungkinkan fleksibilitas dalam penyelesaian studi, banyak akademisi dan pengamat pendidikan menilai penyelesaian doktor dalam waktu kurang dari dua tahun adalah hal yang sangat jarang terjadi, bahkan hampir mustahil, mengingat kompleksitas dan tuntutan dari program doktoral.

Kasus ini tidak hanya memicu perdebatan di kalangan akademisi, tetapi juga di masyarakat luas yang menuntut transparansi dalam proses pemberian gelar akademik, terutama di institusi pendidikan tinggi ternama seperti Universitas Indonesia.

Dugaan adanya perlakuan istimewa bagi Bahlil menambah panjang daftar isu mengenai standar akademik di Indonesia, terutama di era di mana gelar akademik sering kali dipandang sebagai simbol status politik atau kekuasaan. Dewan Guru Besar UI diharapkan dapat memberikan penjelasan yang jelas dan tegas mengenai masalah ini, agar integritas akademik tetap terjaga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bahlil Lahadalia mengenai polemik ini. Rakyat Indonesia kini menantikan hasil dari rapat Dewan Guru Besar UI, yang diharapkan dapat mengklarifikasi dan menyelesaikan kontroversi yang telah mencuat di tengah masyarakat.

Sumber: Tempo

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Baliho Terima Kasih Jokowi: Simbol Kesalahan Sistem atau Kebutuhan Akan Pengakuan?

Next Post

Siapa Saja yang Tidak Dianjurkan Mengonsumsi Daun Kelor?

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026
daerah

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
Pertamax Bakal Naik Jadi Rp16.000 per Liter? Ini Penjelasan Pertamina
Layanan Publik

Daftar Lengkap Harga BBM se-Indonesia per 18 April 2026!

April 19, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru
Layanan Publik

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Next Post
Siapa Saja yang Tidak Dianjurkan Mengonsumsi Daun Kelor?

Siapa Saja yang Tidak Dianjurkan Mengonsumsi Daun Kelor?

No Thank You Jokowi; Penyebab Deflasi Saat Ini Fenomena Ekonomi Buruk “Acaman Menyimpan Bahaya di Baliknya”

No Thank You Jokowi; Penyebab Deflasi Saat Ini Fenomena Ekonomi Buruk "Acaman Menyimpan Bahaya di Baliknya"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

ilihan yang Bukan Pilihan

April 20, 2026

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 20, 2026
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

ilihan yang Bukan Pilihan

April 20, 2026

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist