• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

HKTI Bangkit atau Tinggal Nama? Refleksi 2025, Ujian Nyata 2026

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
January 26, 2026
in Feature, Komunitas
0
HKTI Bangkit atau Tinggal Nama? Refleksi 2025, Ujian Nyata 2026
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH: ENTANG SASTRAATMADJA
(Anggota Dewan Pakar DPN HKTI)

Setelah terbebas dari bayang-bayang dualisme kepemimpinan yang sempat membuat organisasi ini berjalan dengan agenda masing-masing, kini Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dituntut menampilkan kembali jati dirinya yang sesungguhnya: rumah besar perjuangan kaum tani. Terpilihnya Sudaryono sebagai Ketua Umum DPN HKTI periode 2025–2030 diharapkan menjadi titik balik untuk menyatukan kembali HKTI yang sempat terbelah, sekaligus mengembalikan marwah organisasi sebagai pembela utama petani Indonesia.

HKTI sejak awal memikul visi besar: Terwujudnya pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Adapun tujuannya jelas: meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, harkat, dan martabat insan tani, masyarakat pedesaan, serta pelaku agribisnis melalui pemberdayaan rukun tani dan percepatan pembangunan pertanian.

Untuk mencapai itu, HKTI memiliki fungsi strategis:

  • Wadah Penghimpun, menyatukan seluruh potensi insan tani dan rukun tani komoditas.

  • Alat Penggerak, mengarahkan perjuangan dan konsolidasi kekuatan petani.

  • Sarana Penampung Aspirasi, menyalurkan suara dan kepentingan rakyat tani.

  • Wahana Perjuangan, menuju cita-cita nasional Indonesia yang berdaulat pangan.

  • Arena Pemberdayaan, untuk pendidikan, peningkatan kapasitas, dan kemandirian petani.

Mengiringi kepemimpinan baru ini, seluruh keluarga besar HKTI di Indonesia patut melakukan refleksi mendalam. Sebab refleksi bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan berkaca untuk menata masa depan.

Dalam konteks HKTI, refleksi berarti:

  • Mengevaluasi program yang telah dijalankan,

  • Mengidentifikasi tantangan yang dihadapi petani,

  • Menyerap pelajaran dari keberhasilan dan kegagalan,

  • Menyusun strategi baru yang lebih adaptif dan progresif.

Refleksi akan menuntun pengurus dan kader HKTI menelaah dengan jujur:
Apa yang sudah dicapai? Apa yang belum dikerjakan? Dan di mana organisasi harus berbenah?

Tanpa refleksi, HKTI hanya akan menjadi organisasi seremonial.
Dengan refleksi, HKTI bisa kembali menjadi alat perjuangan yang hidup.


Prospek 2026: Ujian Nyata di Lapangan

Jika refleksi adalah bercermin ke belakang, maka prospek adalah menatap ke depan. Prospek berarti peluang yang bisa diwujudkan menjadi kenyataan. Bagi HKTI, prospek 2026 adalah ujian nyata: mampukah HKTI tampil sebagai pembela petani, bukan sekadar pelengkap birokrasi pertanian?

Prospek itu meliputi:

  • Peluang peningkatan produksi dan ekspor,

  • Harapan naiknya pendapatan petani,

  • Kemungkinan lahirnya komoditas unggulan baru,

  • Terbukanya akses pasar nasional dan global.

Masyarakat tani mendambakan HKTI hadir bukan hanya dalam pidato, tetapi turun ke sawah, ladang, dan pasar — berdiri di barisan depan saat petani menghadapi persoalan harga, pupuk, akses lahan, dan ketidakadilan tata niaga.


Jalan Menuju HKTI yang Kuat

Untuk mewujudkan visi besarnya, HKTI dapat menempuh langkah konkret:

  • Pemberdayaan Petani
    Melalui pelatihan, pendampingan, dan akses teknologi modern.

  • Pengembangan Komoditas Unggulan
    Fokus pada pisang, jagung, sorgum, dan komoditas strategis lainnya.

  • Kolaborasi dengan Pemerintah
    Memperjuangkan akses lahan, air, permodalan, dan subsidi yang tepat sasaran.

  • Advokasi Kebijakan
    Membela hak petani dan memastikan kebijakan pertanian berpihak kepada produsen, bukan hanya pada pedagang besar.

  • Penguatan Infrastruktur Pertanian
    Irigasi, jalan produksi, gudang, hingga pasar tani.

  • Pembukaan Akses Pasar
    Mendorong jejaring distribusi dan ekspor hasil pertanian.

Bila langkah-langkah ini dijalankan dengan konsisten, HKTI tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai kekuatan strategis dalam ketahanan pangan nasional.


Penutup

HKTI kini berada di titik penting sejarahnya.
Bangkit sebagai organisasi perjuangan kaum tani — atau tertinggal sebagai nama besar tanpa daya.

Refleksi 2025 harus melahirkan keberanian untuk berbenah.
Prospek 2026 menuntut kerja nyata, bukan sekadar wacana.

Semoga HKTI benar-benar hadir sebagai pelindung, pembela, dan penggerak utama kaum tani Indonesia.

Semoga demikian adanya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Geopolitik Indonesia di Bawah Prabowo: Jebakan Multilateralisme dan Pragmatisme

Next Post

Pasca Solo, Damai Hari Lubis Laporkan Achmad Khoizinudin ke Polda Metro Jaya

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Feature

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026
Feature

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026
Feature

Menata Ulang Rumah Idealisme (Menggugat Transaksionalisme, Menjaga Marwah Gerakan Mahasiswa, dan Merawat Nurani Demokrasi).

June 29, 2026
Next Post
Pasca Solo, Damai Hari Lubis Laporkan Achmad Khoizinudin ke Polda Metro Jaya

Pasca Solo, Damai Hari Lubis Laporkan Achmad Khoizinudin ke Polda Metro Jaya

Preman Berbaju Polisi: Ironi Kapolda Riau Herry Heryawan Gunakan Jaringan Herkules Intimidasi Aktivis

Preman Berbaju Polisi: Ironi Kapolda Riau Herry Heryawan Gunakan Jaringan Herkules Intimidasi Aktivis

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih
News

Keretakan Hubungan Prabowo-Jokowi Terkonfirmasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 30, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Rasa penasaran publik itu terjawab sudah. Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, yang juga sahabat Prabowo Subianto,...

Read more
Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

June 24, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

June 22, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026
Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih

Keretakan Hubungan Prabowo-Jokowi Terkonfirmasi

June 30, 2026

Menata Ulang Rumah Idealisme (Menggugat Transaksionalisme, Menjaga Marwah Gerakan Mahasiswa, dan Merawat Nurani Demokrasi).

June 29, 2026
Ketika Kembang Sepatu Membaca Pikiran Jokowi

Ketika Kembang Sepatu Membaca Pikiran Jokowi

June 28, 2026
Trauma Bonding Demokrasi (Ketika Rakyat Terus Memaafkan Pemimpin yang Terus Mengecewakannya)

Trauma Bonding Demokrasi (Ketika Rakyat Terus Memaafkan Pemimpin yang Terus Mengecewakannya)

June 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...