• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Indonesia Dipimpin Presiden Penculik dan Wakil Anak Haram Konstitusi, Gustika Hatta: Fakta Tak Bisa Ditutup Narasi Ilmiah

Ali Syarief by Ali Syarief
August 20, 2025
in Feature, Sejarah
0
Indonesia Dipimpin Presiden Penculik dan Wakil Anak Haram Konstitusi, Gustika Hatta: Fakta Tak Bisa Ditutup Narasi Ilmiah
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Pernyataan Gustika Hatta yang menyebut Indonesia kini dipimpin Presiden penculik dan wakil anak haram konstitusi menggelegar seperti tamparan sejarah. Bukan tuduhan kosong, melainkan alarm moral yang berpijak pada artefak nyata: jejak penculikan aktivis yang tak pernah tuntas dan putusan Mahkamah Konstitusi yang membuka jalan dinasti politik.

Gustika, cucu Proklamator Bung Hatta, menegaskan bahwa fakta tersebut tak dapat dibantah dengan narasi ilmiah apa pun. “Artefaknya ada. Tidak bisa dibantah oleh sebuah narasi ilmiah sekalipun. Hitam putih. Mutawatir. Telanjang terang benderang,” ucapnya.

Jejak Penculikan Aktivis

Istilah “Presiden penculik” yang diucapkan Gustika merujuk pada sejarah kelam penculikan aktivis pro-demokrasi menjelang keruntuhan Orde Baru. Kasus tersebut telah diakui Komnas HAM sebagai pelanggaran HAM berat, meski hingga kini belum dituntaskan. Beberapa korban kembali, sebagian lainnya hilang dan tidak pernah ditemukan.

“Dokumen, laporan investigasi, kesaksian korban, semua sudah menjadi artefak sejarah. Seberapa pun narasi politik berusaha memutihkan, noda itu tak akan hilang,” jelasnya.

Wakil Presiden “Anak Haram Konstitusi”

Sementara itu, istilah “anak haram konstitusi” ditujukan kepada wakil presiden terpilih yang lahir dari putusan Mahkamah Konstitusi terkait syarat usia calon presiden-wakil presiden. Putusan tersebut dinilai banyak kalangan sebagai bentuk manipulasi konstitusi demi mengakomodasi kepentingan dinasti politik.

“Konstitusi yang seharusnya melindungi demokrasi malah diperkosa oleh kepentingan kekuasaan. Ini bukan sekadar abu-abu, tapi hitam putih,” kata Gustika.

Legalitas dan Legitimasi

Meski pasangan presiden dan wakil presiden saat ini sah secara hukum melalui pemilu, Gustika menekankan adanya jurang antara legalitas formal dan legitimasi moral. Menurutnya, rakyat tak boleh dibutakan oleh prosedur hukum ketika substansi keadilan dan demokrasi telah diretas.

Telanjang Terang Benderang

Pernyataan Gustika mempertegas paradoks politik Indonesia hari ini: korban penculikan masih menuntut keadilan, putusan Mahkamah Konstitusi menjadi preseden buruk, dan dinasti politik terus menguat. Fakta itu, kata dia, sudah telanjang dan terang benderang di hadapan publik.

Analisis Pengamat dan Aktivis

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit (alm.), pernah menekankan bahwa demokrasi Indonesia kerap dipermainkan oleh elite, di mana legitimasi moral sering kali dikorbankan demi legalitas prosedural. Menurut pengamat kontemporer, Fenomena yang disinggung Gustika menunjukkan bagaimana demokrasi di Indonesia sedang memasuki fase kemunduran serius.

“Ketika konstitusi bisa dijadikan alat untuk kepentingan keluarga penguasa, maka rakyat sebetulnya sedang dipaksa menerima demokrasi yang cacat bawaan,” ujar analis politik UIN Jakarta, Fadli Ramadhanil.

Aktivis HAM dari KontraS, Yati Andriyani, juga menilai pernyataan Gustika selaras dengan tuntutan keluarga korban penculikan yang hingga kini belum mendapat keadilan. “Sejak 1998, negara tidak pernah menuntaskan kasus ini. Menyebut presiden sebagai penculik adalah bahasa perlawanan moral yang memang lahir dari kekecewaan panjang,” ujarnya.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Guru, Bukan Beban, Melainkan Amanat Konstitusi

Next Post

Tes DNA Jadi Penentu: Nasib Ridwan Kamil di Pusaran Skandal Lisa Mariana Segera Terkuak

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!
Feature

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026
Feature

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026
Feature

Indonesia Tersesat Akibat Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Pilkada Langsung?

July 27, 2026
Next Post
Tes DNA Jadi Penentu: Nasib Ridwan Kamil di Pusaran Skandal Lisa Mariana Segera Terkuak

Tes DNA Jadi Penentu: Nasib Ridwan Kamil di Pusaran Skandal Lisa Mariana Segera Terkuak

Harga Cabai hingga Beras Kompak Melonjak

Ketika Pangan Jadi Bom Waktu Republik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026

Indonesia Tersesat Akibat Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Pilkada Langsung?

July 27, 2026
Buku Tak Lagi Menumpuk Debu: Mahasiswa KKN Unhas Sulap PKBM Baji Pamae Jadi Rumah Literasi yang Hidup

Buku Tak Lagi Menumpuk Debu: Mahasiswa KKN Unhas Sulap PKBM Baji Pamae Jadi Rumah Literasi yang Hidup

July 27, 2026
Sorotan Publik: Pernyataan “Tak Ada Anggaran” untuk Gaji Guru Berbanding Terbalik dengan Sejumlah Belanja Besar Pemerintah

Sorotan Publik: Pernyataan “Tak Ada Anggaran” untuk Gaji Guru Berbanding Terbalik dengan Sejumlah Belanja Besar Pemerintah

July 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist