• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Indonesia Ingin Membeli Kapal Induk?

fusilat by fusilat
May 27, 2025
in Feature, Layanan Publik
0
Indonesia Ingin Membeli Kapal Induk?

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Shawn Corrigan – Indonesian Politics, Business & Culture Specialist | Political Risk AdvisorĀ 

Kapal Induk di Tengah Lautan Keraguan

Desas-desus bahwa Indonesia tengah melirik sebuah kapal induk bekas dari Italia telah menyita perhatian publik dan para pengamat militer. Jika pembelian ini terealisasi, maka untuk pertama kalinya dalam sejarah, TNI Angkatan Laut akan memiliki kapal induk. Namun di balik gegap gempita ambisi tersebut, muncul pertanyaan yang lebih penting: benarkah ini langkah cerdas, atau sekadar mimpi besar yang tak berpijak pada realitas?

Indonesia bukan negara biasa. Negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau ini memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia. Dalam konteks itu, wacana memiliki kapal induk tampak logis. Kapal induk dapat memperluas jangkauan militer, mendukung patroli maritim, serta merespons bencana secara cepat dan efektif. Sebuah simbol kekuatan laut yang mengambang, bergeser dari pangkalan ke pangkalan, seperti penjaga yang tak kenal lelah di tengah samudra.

Namun, kapal induk yang dirumorkan hendak dibeli Indonesia ini bukanlah supercarrier raksasa seperti milik Amerika Serikat. Ia adalah light carrier — kapal induk ringan yang berusia hampir empat dekade, dengan kemampuan terbatas dalam membawa pesawat dan daya tempur. Jet tempur utama yang mendukungnya pun adalah Harrier, pesawat yang bisa lepas landas vertikal dan kini mulai ditinggalkan oleh banyak negara karena usianya yang uzur dan teknologinya yang kian usang.

Pelajaran dari negara tetangga harusnya jadi cermin. Thailand, misalnya, pernah membeli kapal induk ā€œChakri Naruebetā€ dari Spanyol pada 1997. Antusiasme tinggi menyertai pembelian itu. Tapi apa lacur? Hari-hari kapal tersebut lebih banyak dihabiskan bersandar di pelabuhan. Minimnya anggaran operasional dan tak tersedianya jet tempur membuat kapal itu lebih menyerupai monumen kemegahan daripada alat pertahanan strategis. Sebuah ā€œmuseum terapung,ā€ begitu ejekan sebagian analis.

Mungkinkah Indonesia akan mengulang kesalahan yang sama?

Secara harga, kapal induk Italia itu kabarnya ditawarkan dengan nilai sekitar 300 juta dolar AS — harga yang tampak miring untuk kapal induk. Namun perlu diingat, membeli adalah satu hal; mengoperasikan adalah cerita lain. Kapal induk butuh armada pendukung: kapal perusak sebagai pengawal, kapal suplai bahan bakar, sistem pertahanan udara, logistik, dan pelatihan personel. Tanpa itu semua, kapal induk hanyalah sasaran besar yang mengapung di lautan.

Kalkulasi ekonominya pun mencemaskan. Di tengah keterbatasan anggaran pertahanan dan banyaknya prioritas strategis lain — dari penguatan pertahanan udara, pengamanan wilayah perbatasan, hingga pembangunan pangkalan di wilayah timur — apakah pengadaan kapal induk ini benar-benar langkah bijak? Para ahli menyebut, untuk tujuan pengamanan maritim, penanggulangan bencana, atau patroli laut, ada opsi yang jauh lebih efisien dan fleksibel: fregat modern, kapal patroli maritim, atau bahkan pesawat drone maritim jarak jauh.

Di atas kertas, memiliki kapal induk terdengar prestisius. Ia bisa menjadi simbol kekuatan, proyeksi dominasi kawasan, sekaligus alat diplomasi militer yang kuat. Tapi simbol saja tak cukup. Kapal induk tak akan menjamin Indonesia menjadi kekuatan maritim bila ia hanya menjadi besi tua yang mengapung tanpa arah. Dalam dunia pertahanan, kebanggaan tak bisa dijadikan kompas. Rasionalitas strategis lah yang seharusnya memandu.

Mungkin Indonesia memang butuh kapal induk — suatu hari nanti. Tapi hari itu belum tentu hari ini.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Demokrasi dalam Cermin Retak

Next Post

Jangan Rusak Bumi Ini: Perintah Langit, Tugas Kita

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan
Birokrasi

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan
Feature

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Next Post
Hari Ini TNI AL Mentargetkan 5 Km Pagar Laut Di Perairan Pesisir Tangerang Dibongkar

Jangan Rusak Bumi Ini: Perintah Langit, Tugas Kita

Konsumen Muslim Merasa Dikecewakan, Ayam Goreng Legendaris Widuran SoloTernyata Tidak Halal

Konsumen Muslim Merasa Dikecewakan, Ayam Goreng Legendaris Widuran SoloTernyata Tidak Halal

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentangĀ Presidential ThresholdĀ adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka Ā Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka Ā Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – ā€œ Pemimpin itu Tak Berbohongā€

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – ā€œ Pemimpin itu Tak Berbohongā€

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

Ā© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

Ā© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist