• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Indonesia Peringkat 1 Negara dengan Skizofrenia, Stigma Harus Dihilangkan

fusilat by fusilat
March 24, 2022
in Feature
0
Indonesia Peringkat 1 Negara dengan Skizofrenia, Stigma Harus Dihilangkan

Ilustrasi skizofrenia.(SHUTTERSTOCK/LIGHTSPRING)

Share on FacebookShare on Twitter

Sempat viral di sosial media mengenai DALY rates atau Disability Adjusted Life Years yang menyebut bahwa jumlah pasien skizofrenia di Indonesia yang menduduki peringkat nomor satu sedunia. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, diperkirakan sekitar 450 ribu masyarakat Indonesia merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat. Prevalensi (permil) rumah tangga dengan ART gangguan jiwa skizofrenia/psikosis lebih banyak terjadi di perdesaan daripada di perkotaan.

Menurut dr. Jiemi Ardian, Sp.KJ, untuk mengukur banyaknya penduduk yang mengalami skizofrenia melalui prevalensi. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi skizofrenia di Indonesia sebanyak 6,7 per 1.000 rumah tangga. Prevalensi ini berbeda dengan angka DALY, berapa banyak tahun yang hilang dari suatu penyakit tertentu. Karena skizofrenia adalah penyakit berjangka panjang, DALY skizofrenia di Indonesia memang besar.

Apa itu skizofrenia?

Skizofrenia adalah penyakit gangguan jiwa berat yang membuat penderitanya kehilangan kontak dengan kenyataan dan kesulitan membedakan mana hal yang nyata dan yang tidak. Hingga saat ini penyebab dari skizofrenia sulit untuk diketahui. Skizofrenia merupakan salah satu penyakit yang paling disalahpahami dan sering diberi stigma. Dalam dunia media, skizofrenia dapat dianggap sebagai sindrom, yang berarti dapat terjadi karena beberapa gangguan yang berhubungan dengan gejala serupa, tetapi penyebab yang berbeda.

Mengutip TedEd, episode psikotik pertama yang terjadi dapat berupa delusi, halusinasi, dan perkataan dan perilaku yang tidak teratur. Miskonsepsi yang sering terjadi adalah orang beranggapan bahwa penderita skizofrenia memiliki beberapa kepribadian. Namun, sebenarnya gejala yang terlihat adalah efek dari terganggunya pola pikiran, dan bukan munculnya kepribadian baru.

Stigma skizofrenia di Indonesia

Di Indonesia, kerap kali masyarakat dan anggota keluarga memberi stigma buruk terhadap penderita skizofrenia karena kurangnya edukasi mengenai kesehatan mental. Menurut International Journal of Mental Health Systems, pasien dengan gangguan kejiwaan sering didiskriminasi. Dalam studi tersebut, masyarakat sering beranggapan bahwa pasien dengan gangguan jiwa adalah orang yang berbahaya. Hal senada juga diungkap oleh dr. Jiemi Ardian, Sp.KJ dan dr. Dharmawan Ardi Purnama, Sp.KJ. Merka juga setuju bahwa tingginya angka DALY dan Prevalensi dapat dikarenakan kurangnya fasilitas kesehatan jiwa dan masih banyaknya stigma tentang penyakit jiwa di Indonesia. Bahkan, pasien gangguan jiwa justru sering menjadi korban dari suatu kekerasan dan mengalami trauma.

“Memang bisa pasien menjadi agresif, tapi lebih banyak lagi pasien yang jadi korban kekerasan dan mengalami trauma,” ujar Dharmawan. Diskriminasi terhadap penderita dapat berupa perkataan atau label, seperti “orang gila”, “orang sakit jiwa”, dan dapat juga berupa perilaku seperti diperlakukan dengan tidak adil, ditelantarkan, dikucilkan, diikat, hingga dipukul. Tindakan yang dilakukan di beberapa rumah tangga dengan pasien skizofrenia sebanyak 31 persen berupa pasung dan tidak ditangani dengan tenaga kesehatan profesional (Riskesdas, 2018).

Stigma harus dihilangkan dan peran keluarga

Dharmawan mengatakan, keluarga memiliki peran besar untuk mencarikan anggota keluarga skizofrenia bantuan karena pasien tidak dapat mempertanggungjawabkan tindakannya. Dharmawan juga menekankan apabila tidak segera ditangani, pasien dapat mengalami perburukan sehingga semakin tidak dapat dipulihkan. “Jika sudah perburukan, akan timbul gejala sisa. Gejala sisa yang paling sulit diatasi yaitu gejala negatif, seperti menarik diri, susah berpikir, ekspresi afektif menumpul sampai datar, sehingga pasiennya seperti orang yang tidak punya gairah dan tujuan, hingga bunuh diri” ujar Dharmawan.

“Stigma yang masih tinggi, edukasi rendah, dan masih menganggap skizofrenia tidak bisa diobati atau hanya dikira guna-guna magic masih tinggi juga,” ucap dr. Dharmawan Stigma yang beredar di masyarakat tentang skizofrenia dapat menghalangi penderita untuk mencari bantuan. Pasien merasa malu apabila mengaku ada yang salah dari dirinya. Stigma juga dapat membuat keluarga dan lingkungan sekitar menjadi tidak suportif. Akibatnya, pasien tidak memiliki dukungan sosial dan menyulitkan proses pengobatan.

Apabila stigma dan prasangka akan skizofrenia terus berlanjut, banyak penderita yang tidak terdiagnosis dan tidak terobati. Jika tidak segera mendapat bantuan, skizofrenia dapat berakibat fatal seperti bunuh diri. “Saya percaya isu kesehatan mental ditangani secara sistemik, mulai dari rumah tangga hingga lembaga pengambil keputusan, seperti legislatif maupun eksekutif,” kata Jiemi.

“Akan baik juga bila kita bisa memulai di sekolah, misalnya kurikulum atau kampanye anti perundungan, sistem pencegahan perundungan, atau pengenalan terhadap bentuk tubuh yang beragam, sehingga tidak terjebak pada diet-diet yang bermasalah yang memunculkan eating disorder, dan lain sebagainya,” sambungnya. Indonesia perlu mengedukasi masyarakat akan skizofrenia dan gangguan kejiwaan lainnya dan menyediakan layanan jiwa yang memadai dan tersedia untuk semua orang.

Sumber

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketua Relawan Jokowi Mania Immanuel Ebenezer Dicopot dari Komisaris Anak BUMN

Next Post

Pansus Minyak Goreng Layu Sebelum Berkembang

fusilat

fusilat

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
Pansus Minyak Goreng Layu Sebelum Berkembang

Pansus Minyak Goreng Layu Sebelum Berkembang

Daya Ungkit Gaet Investor di Pembangunan IKN

Daya Ungkit Gaet Investor di Pembangunan IKN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist