• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Ingat LBP dan Erick Thohir Bisnis PCR?- ” Ketika Krisis Jadi Ladang Cuan Pejabat”

fusilat by fusilat
October 23, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Ingat LBP dan Erick Thohir Bisnis PCR?- ” Ketika Krisis Jadi Ladang Cuan Pejabat”
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di tengah ketakutan dan kematian yang membayangi rakyat akibat pandemi COVID-19, ternyata ada yang menemukan peluang emas: bisnis tes PCR. Bukan oleh pengusaha biasa, melainkan oleh mereka yang seharusnya berdiri di barisan paling depan melindungi rakyat — pejabat negara.

Nama Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir mencuat pada akhir Oktober 2021, ketika majalah Tempo membuka keterlibatan mereka di balik PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI Lab) — sebuah laboratorium yang menjadi penyedia utama layanan PCR saat pandemi menggila. GSI Lab, menurut laporan itu, lahir dari kolaborasi berbagai yayasan dan perusahaan besar. Di antara jaringan itu, terselip nama perusahaan yang berafiliasi dengan Luhut dan Erick.

Keduanya kompak menyangkal. Luhut mengatakan, keterlibatan perusahaannya semata-mata untuk membantu negara meningkatkan kapasitas testing. Tak ada keuntungan pribadi, katanya, semua laba disumbangkan untuk kegiatan sosial. Erick pun bernada serupa — bahwa ini inisiatif kemanusiaan, bukan bisnis.

Namun, publik punya logika lain. Bagaimana mungkin pejabat tinggi negara, yang duduk di posisi strategis dalam kebijakan penanganan pandemi, ikut terlibat dalam bisnis yang produknya diwajibkan oleh pemerintah sendiri? Di sinilah aroma konflik kepentingan menyeruak tajam. Mungkin bukan kejahatan hukum, tapi jelas mencederai moralitas publik.

Saat rakyat antre di bawah terik matahari untuk swab demi bisa bekerja, harga PCR masih menembus Rp 900 ribu hingga Rp 1,5 juta per tes. Bagi masyarakat kecil, itu bukan sekadar biaya kesehatan — tapi tiket agar bisa tetap mencari nafkah. Sementara di sisi lain, mesin-mesin PCR berputar cepat, mencetak hasil tes sekaligus cuan.

Tekanan publik akhirnya memaksa pemerintah menurunkan harga PCR menjadi Rp 275 ribu. Tapi luka kepercayaan sudah telanjur terbuka. Pandemi yang seharusnya menjadi momen solidaritas berubah menjadi cermin ketimpangan moral: ketika sebagian orang kehilangan keluarga dan pekerjaan, sebagian lainnya menghitung laba atas nama “kepedulian sosial.”

Kasus PCR ini bukan semata tentang siapa yang salah, melainkan tentang cara berpikir yang keliru dalam memaknai kekuasaan. Di negeri yang masih berjuang keluar dari wabah, pejabat publik seharusnya menjadi simbol pengorbanan, bukan simbol peluang bisnis.

Krisis memang membuka banyak pintu — bagi yang punya nurani, itu pintu untuk membantu sesama. Tapi bagi mereka yang silau oleh kekuasaan, krisis justru menjelma jadi ladang emas. Pandemi berakhir, tapi jejak moral dari bisnis PCR ini masih tertinggal: mengingatkan kita bahwa bahaya terbesar dari wabah bukan hanya virus yang menular, melainkan kerakusan yang merajalela.

Dan mungkin di sinilah akar persoalannya: kultur kekuasaan di era Jokowi yang mengaburkan batas antara pelayanan publik dan kepentingan pribadi. Ketika pejabat merasa wajar untuk berbisnis sambil berkuasa, publik tak lagi tahu siapa yang bekerja untuk rakyat dan siapa yang bekerja untuk kantongnya sendiri. PCR hanyalah satu episode — simbol dari masa ketika moralitas kekuasaan terinfeksi oleh virus yang lebih berbahaya daripada COVID-19: virus keserakahan yang lahir dari kekuasaan tanpa batas.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kepuasaan 72% Untuk Gibran – Menghianati Akal Sehat dan Nurani Bangsa

Next Post

Prabowo Turun Gunung: Perang Tambang Ilegal atau Panggung Politik?

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Krisis Qona’ah dan Sindrom Kebebalan Moral dalam Pusaran Korupsi

July 30, 2026
Feature

PASAL-PASAL DALAM DRAF RUU ADVOKAT MASIH MENYISAKAN AMBIGUITAS

July 30, 2026
Birokrasi

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Next Post
Reaksi Wakil Rakyat di Parlemen, Terkait eksploitasi Tambang Nikel di Raja Ampat

Prabowo Turun Gunung: Perang Tambang Ilegal atau Panggung Politik?

Murid Merokok, Guru Menampar, Orang Tua Lapor

Murid Merokok, Guru Menampar, Orang Tua Lapor

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Birokrasi

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

by Karyudi Sutajah Putra
July 30, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Setiap ada kepala daerah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), gaji...

Read more
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan

Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan

July 30, 2026

Krisis Qona’ah dan Sindrom Kebebalan Moral dalam Pusaran Korupsi

July 30, 2026

PASAL-PASAL DALAM DRAF RUU ADVOKAT MASIH MENYISAKAN AMBIGUITAS

July 30, 2026
Terjawab, Teka-teki Pengunduran Diri Gubernur BI

Terjawab, Teka-teki Pengunduran Diri Gubernur BI

July 30, 2026
Sorotan Harta Rp92,1 Miliar Wakil Ketua DPRD Sulsel, Masyarakat Dorong Transparansi dan Pengawasan

Sorotan Harta Rp92,1 Miliar Wakil Ketua DPRD Sulsel, Masyarakat Dorong Transparansi dan Pengawasan

July 30, 2026

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan

Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan

July 30, 2026

Krisis Qona’ah dan Sindrom Kebebalan Moral dalam Pusaran Korupsi

July 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist