Jakarta, Fusilatnews.com – Tragedi kemanusiaan yang menewaskan 187 orang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur menjadi atensi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Orang nomor satu di Indonesia ini memberikan pernyataan duka cita, sekaligus menegaskan agar ada evaluasi terkait Tragedi Malang 1 Oktober 2022.
Pernyataan duka tersebut disampaikan Jokowi melalui video yang diunggah di akun sosial media YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10/2022), seperti dilansir Kompas.com.
Berikut pernyataan resmi presiden Jokowi terkait Tragedi Malang 1 Oktober:
Assalamualaikum, Warahmatullahi Wabarakatuh.
Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang (kini sekitar 187 orang, red), saudara-saudara kita dalam tragedi sepakbola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Saya telah meminta Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik.
Saya juga telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepakbola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya.
Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini.
Untuk itu saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga Satu sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan.
Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini dan saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepakbola di Tanah Air, jangan sampai ada lagi tragedi kemanusian seperti ini di masa yang akan datang.
Sportivitas, rasa kemanusiaan dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. (F-2)


























