• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Iqra: Membaca sebagai Fondasi Peradaban

Ali Syarief by Ali Syarief
March 16, 2025
in Cross Cultural, Feature
0
Iqra: Membaca sebagai Fondasi Peradaban
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Perintah pertama yang diturunkan dalam Al-Qur’an adalah Iqra—bacalah. Perintah ini menegaskan bahwa membaca bukan hanya sekadar aktivitas intelektual, tetapi juga kewajiban spiritual yang menjadi dasar peradaban manusia. Membaca adalah pintu gerbang menuju pengetahuan, kebijaksanaan, dan pemahaman yang lebih luas tentang dunia. Tanpa membaca, manusia akan mudah terperosok dalam kebodohan dan manipulasi.

Pramoedya Ananta Toer, salah satu sastrawan terbesar yang pernah dimiliki Indonesia, kerap menekankan pentingnya literasi dalam membangun peradaban. Dalam berbagai karyanya, ia menggambarkan bagaimana bangsa yang tidak membaca akan menjadi bangsa yang mudah dikendalikan, dibohongi, dan terjerumus dalam fanatisme serta manipulasi. Ironisnya, hal ini masih terjadi di Indonesia hingga saat ini. Budaya membaca yang rendah telah menghambat kualitas berpikir kritis masyarakat dan menjadikan kebodohan sebagai sistem yang terus berulang.

Membaca: Jendela Dunia yang Terabaikan

Ungkapan “membaca adalah jendela dunia” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah kenyataan. Dengan membaca, seseorang dapat memahami dunia lebih luas, mempelajari sejarah, dan menggali berbagai pemikiran yang memperkaya wawasan. Sayangnya, di Indonesia, minat baca masih sangat rendah. Data UNESCO menyebutkan bahwa indeks membaca masyarakat Indonesia hanya sekitar 0,001, yang berarti hanya 1 dari 1.000 orang yang memiliki kebiasaan membaca secara serius. Hal ini tentu berdampak serius pada kualitas intelektual masyarakat.

Ketika membaca tidak menjadi bagian dari budaya, masyarakat menjadi rentan terhadap disinformasi. Hoaks, propaganda, dan ujaran kebencian mudah menyebar karena rendahnya daya kritis. Fanatisme yang berlebihan terhadap tokoh, ideologi, atau kelompok tertentu juga tumbuh subur di lingkungan yang minim literasi. Hal ini menciptakan masyarakat yang tidak terbiasa mempertanyakan informasi, melainkan hanya menerima dan menyebarkannya tanpa proses verifikasi.

Literasi dan Kemampuan Berpikir Kritis

Salah satu dampak terbesar dari rendahnya literasi adalah melemahnya kemampuan berpikir kritis. Dalam masyarakat yang tidak terbiasa membaca, opini publik lebih banyak dibentuk oleh informasi instan yang sering kali tidak akurat. Media sosial menjadi sumber utama berita, sementara masyarakat kurang memiliki keterampilan untuk memilah mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan.

Pramoedya menegaskan bahwa kebodohan bukan sekadar kelemahan, melainkan bagian dari sistem yang terus berulang. Dalam banyak rezim otoriter, pembodohan massal dilakukan dengan membatasi akses terhadap literasi dan pendidikan kritis. Masyarakat yang tidak memiliki pemahaman luas cenderung pasif dan mudah dikendalikan oleh elite yang memegang kekuasaan. Tanpa literasi, demokrasi pun menjadi rapuh karena rakyat tidak memiliki modal intelektual untuk mengkritisi kebijakan dan menuntut perubahan.

Membangun Budaya Literasi sebagai Perlawanan

Jika ingin membangun bangsa yang mandiri dan maju, maka membangun budaya literasi harus menjadi prioritas. Literasi tidak hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga mencakup pemahaman yang mendalam, analisis kritis, dan keberanian untuk mempertanyakan informasi. Sekolah, keluarga, dan media harus berperan aktif dalam membangun kebiasaan membaca sejak dini.

Di era digital ini, akses terhadap informasi semakin mudah. Namun, tanpa kemampuan literasi yang baik, kemudahan ini justru menjadi bumerang yang membuat masyarakat semakin terjebak dalam informasi yang salah. Oleh karena itu, gerakan literasi harus digalakkan di berbagai lapisan masyarakat. Program membaca, diskusi buku, dan pendidikan berpikir kritis harus menjadi bagian dari sistem pendidikan nasional dan kebijakan publik.

Kesimpulan

Pramoedya telah memberikan peringatan yang jelas: tanpa literasi, bangsa ini akan terus terjebak dalam kebodohan yang sistemik. Membaca bukan hanya sekadar hobi, tetapi sebuah keharusan untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, dan tidak mudah dimanipulasi. Jika kita ingin keluar dari lingkaran kebodohan ini, membangun budaya membaca harus menjadi agenda utama. Sebab, tanpa literasi, kita bukan hanya kehilangan masa depan, tetapi juga jatuh ke dalam siklus yang tak berkesudahan—sebuah bangsa yang mudah dibohongi dan dikendalikan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Muhammadiyah dan Organisasi Keagamaan Terkaya di Dunia: Sebuah Perbandingan

Next Post

MAMPUKAH BULOG “MEMBEBASKAN” PETANI DARI SISTEM IJON?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS
Feature

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers
Crime

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026
Next Post
Wamentan Larang Harga Gabah Kering Panen Dibeli Dibawah HPP

MAMPUKAH BULOG "MEMBEBASKAN" PETANI DARI SISTEM IJON?

Melawan Lupa: PPWI Punya Andil dalam Memajukan Polri

Melawan Lupa: PPWI Punya Andil dalam Memajukan Polri

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026
Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

April 27, 2026
Ibrah dari Runtuhnya Moral Para “Penjaga Moral”

Ibrah dari Runtuhnya Moral Para “Penjaga Moral”

April 27, 2026
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist