Jakarta, Fusilatnews.- Dalam turut memeriahkan Piala Dunia di Qatar, fusilatnews akan menurunkan berita-berita khusus Piala Dunia, yang lebih ke persitwa-perisitiwa human interestnya, sehingga lebih bisa dinikmati oleh semua kalangan.
Akhri pekan ini, Piala Dunia 2022 ini dijadwalkan pertandingan pembuka antara Qatar vs Ekuador pada Minggu (20/11/2022) malam WIB. Piala Dunia 2022 ini akan berlangsung selama hampir satu bulan, mulai Minggu (20/11/2022) hingga 18 Desember 2022.
Adapun laga pembuka Piala Dunia 2022 Qatar vs Ekuador dijadwalkan digelar di Stadion Al-Bayt pada Minggu malam pukul 23.00 WIB. Duel antara Qatar dan Ekuador termasuk dalam pertandingan Grup A Piala Dunia 2022.
Selain kedua tim tersebut, Senegal dan Belanda juga tergabung di grup yang sama. Piala Dunia 2022 Akhir Pekan Ini Pertandingan Senegal vs Belanda bakal digelar pada Senin (21/11/2022) pukul 23.00 WIB setelah laga Grup B antara Inggris dan Iran.
Babak penyisihan grup juga akan diramaikan dengan laga besar yang mempertemukan Spanyol dan Jerman. Kedua tim tergabung di Grup E bersama Kosta Rika dan Jepang. Adapun fase grup Piala Dunia 2022 akan berlangsung hingga 2 Desember waktu Qatar atau 3 Desember dini hari WIB.
Lebih dari satu juta penggemar diperkirakan akan mengunjungi negara Teluk selama turnamen berlangsung
Fans dan tim sepak bola sudah mulai berdatangan di Qatar, saat negara Timur Tengah itu bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, yang akan dimulai pada Ahad lusa.
Lebih dari 1,2 juta penggemar diperkirakan akan mengunjungi negara Teluk selama turnamen berlangsung.
Qatar, negara berpenduduk kurang dari tiga juta orang, dianugerahi hak untuk menjadi tuan rumah kompetisi global 32 tim pada tahun 2010. Sejak saat itu, negara tersebut telah mengalami banyak perubahan untuk mempersiapkan acara pesta bola dunia tersebut.
Lantas, apakah Qatar siap menjadi tuan rumah turnamen andalan sepak bola dunia itu?
Stadion
Turnamen ini akan dimainkan di delapan stadion. Qatar, negara pertama di Timur Tengah yang menjadi tuan rumah turnamen tersebut, secara langsung mempekerjakan lebih dari 26.000 orang untuk mempersiapkan stadion untuk pertandingan November dan Desember.
Tujuh stadion baru dibangun untuk acara tersebut. Tempat terakhir yang baru dibangun untuk diresmikan adalah Stadion Lusail, yang menjadi tuan rumah pertandingan antara tim klub Mesir Zamalek dan klub Saudi Al Ahli pada bulan September.
Stadion Lusail, dengan kapasitas 80.000 orang, merupakan tempat turnamen terbesar Piala Dunia 2022 dan akan menjadi tuan rumah final pada 18 Desember, serta pertandingan di setiap tahapan acara.
Yang kedelapan – Stadion Internasional Khalifa berkapasitas 40.000 – telah mengalami renovasi dan peningkatan.
Akomodasi
Ada kekhawatiran bahwa negara tersebut mungkin tidak memiliki akomodasi yang memadai untuk kedatangan penggemar sepak bola yang diharapkan selama turnamen berlangsung. Selama 12 tahun terakhir, penyelenggara telah membangun hotel, apartemen, vila, dan infrastruktur untuk mempersiapkan mega event tersebut.
Penyelenggara juga mengizinkan warga untuk menyewakan rumah dan kamar mereka dalam upaya untuk meredakan masalah akomodasi.
Fans juga akan tinggal di kapal pesiar dan di lokasi di padang pasir. Setidaknya tiga hotel terapung telah berlabuh di Doha dengan kapasitas gabungan sekitar 10.000 tempat tidur.
Pihak berwenang juga mengatakan beberapa penggemar akan dapat tinggal di 1.000 tenda modern yang didirikan di pulau buatan manusia di utara.
Penyelenggara memperkenalkan lebih dari 500 penerbangan ulang-alik setiap hari yang memungkinkan para penggemar untuk tinggal di kota-kota di negara-negara tetangga seperti Dubai di Uni Emirat Arab, Muscat di Oman, dan Jeddah di Arab Saudi untuk meredakan kekhawatiran atas potensi kekurangan akomodasi di Qatar.
Transportasi
Menjelang kejuaraan, Qatar banyak berinvestasi dalam meningkatkan jaringan transportasinya.
Negara tuan rumah membangun sistem kereta metro, yang diluncurkan pada 2019, membangun jalan raya utama, dan meresmikan sistem trem sebelum pertandingan.
Untuk pemegang kartu Hayya – ID penggemar yang memungkinkan pemegang tiket masuk ke Qatar dan stadion – angkutan umum akan gratis antara 10 November dan 23 Desember.
Turnamen 2022 secara geografis akan menjadi Piala Dunia paling kompak dalam sejarah, dengan delapan stadion dalam radius 55 km (34 mil) dari Doha. Fans akan dapat menghadiri lebih dari satu pertandingan sehari jika mereka mau. Namun, hal itu juga menambah kekhawatiran kemacetan karena Piala Dunia pada dasarnya berlangsung di satu kota, ibu kota Doha.
Lima dari delapan stadion Piala Dunia FIFA terhubung langsung ke kereta metro, dengan sisanya dihubungkan dengan kombinasi layanan metro dan shuttle bus.
Armada 4.000 bus, termasuk 700 kendaraan listrik, akan digunakan untuk mengangkut penumpang antara pusat transportasi dan stadion. Menurut penyelenggara, sekitar 50.000 penumpang per hari diperkirakan menggunakan bus selama Piala Dunia
Keamanan
Qatar mengerahkan puluhan ribu personel keamanan untuk Piala Dunia. Itu telah menandatangani kesepakatan kerja sama keamanan dengan beberapa negara.
Turki telah menyediakan petugas polisi dan Pakistan telah mengirim pasukan, yang akan beroperasi di bawah komando Qatar. Beberapa negara peserta juga mengirimkan delegasi kepolisian.
Bulan lalu, pasukan keamanan Qatar, bersama dengan mitranya, melakukan latihan keamanan selama lima hari di seluruh negeri. Latihan tersebut bertujuan untuk menguji kesiapan dan daya tanggap layanan darurat, lapor harian The Peninsula.
kepada panitia keamanan turnamen, latihan yang dijuluki Watan (yang diterjemahkan menjadi bangsa dalam bahasa Arab), melibatkan 32.000 personel keamanan pemerintah dan 17.000 dari sektor keamanan swasta.

























