• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jangan Ejek Korban Musibah 

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 11, 2023
in Feature
0
Ratusan Tewas Saat Gempa Kuat Mengguncang Turki, Suriah

Petugas penyelamat dan tim medis berusaha menjangkau warga yang terjebak di bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di Diyarbakir, Turki tenggara, Senin (6/2/2023) dini hari waktu setempat.(news.sky.com

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan 

Jakarta – Pada saat naskah ini ditulis, jumlah korban jiwa akibat gempa bumi di kawasan perbatasan Turkiye dan Suriah sudah melampaui total 20.000 orang. Tampaknya gempa Turkiye-Suriah merupakan gempa terbesar pada awal abad XXI. Bendera dikibarkan setengah tiang di seluruh pelosok Turkiye dan Suriah. Dunia berbelasungkawa terhadap Turkiye dan Suriah. 

Namun ternyata tidak semua pihak merasa prihatin. Bahkan ada yang meyakini musibah dahsyat yang menimpa sesama mamusia tersebut sebagai kutukan Tuhan mirip kisah apokaliptik yang meluluh-lantakkan Sodom dan Gomorrah.

Secara kodrati memang manusia memiliki beberapa jenis naluri. Naluri yang paling mendasar sebab langsung terkait dengan kehidupan adalah naluri untuk bertahan hidup. Namun ada pula naluri yang sebenarnya tidak terlalu perlu, yaitu naluri mengejek sesama manusia yang kebetulan sedang menderita akibat mengalami musibah.

Maka pada saat sesama manusia mengalami musibah seperti misalnya terdampak gempa bumi senantiasa ada saja sesama manusia yang sedang tidak mengalami musibah tega mengejek sesama manusia yang terdampak musibah. 

Lebih parah lagi adalah mengejek sesama manusia yang terkena musibah dikaitkan dengan suku, bangsa, ras, dan agama. 

Bahkan ada yang meyakini bahwa gempa bumi merupakan kutukan Tuhan terhadap umat beragama tertentu yang dianggap berdosa maka justru wajib dikutuk.

Suatu keyakinan yang absurd serta anakronis dengan era globalisasi di mana praktis sudah tidak ada daerah apalagi negara yang 100 persen semua warganya beragama yang sama. 

Misalnya, Kota Jerusalem kini dihuni oleh warga Israel yang beragama saling beda satu dengan lainnya mulai dari Yudaisme, Islam, Nasrani, Bahia sampai Agnostik bahkan Atheis. 

Di Iran masa kini Zoroasterisme masih eksis sehingga punya wakil di parlemen Iran. 

Memang ideologi Republik Rakyat China adalah komunisme yang secara prinsip tidak percaya Tuhan, namun masih cukup banyak warga Republik Rakyat China masa kini secara resmi menganut agama Buddha, Nasrani, dan Islam. 

Maka pada hakikatnya mengejek sesama manusia yang sedang mengalami derita musibah gempa bumi atau kecelakaan lalu lintas atau penyakit fatal atau apa pun jenis musibahnya bukan merupakan perilaku manusia yang beradab. 

Sebagai pembelajar apa yang disebut sebagai humor serta pendiri Perhimpunan Pencinta Humor dan Pusat Studi Humorologi, saya tidak pernah tertawa atas lelucon tentang penderitaan sesama manusia. Saya sadar bahwa setiap saat, saya sendiri bisa mengalami musibah yang sama dengan mereka yang dipaksa untuk menjadi bahan lelucon tidak lucu tersebut. 

Di Indonesia, khususnya mereka yang tega mengejek sesama warga yang tertimpa musibah perlu dicurigai apakah mereka benar-benar warga Indonesia. 

Apabila mereka ternyata warga Indonesia, maka masih perlu dipertanyakan apakah mereka benar-benar sudah menghayati kemudian mengejawantahkan Pancasila menjadi kenyataan.

Sebab perilaku mengejek sesama manusia yang sedang tertimpa musibah jelas sama sekali tidak sesuai dengan sukma adi luhur yang terkandung di dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa serta Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.

Dikutip dari Kompas.com, Sabtu 11 Februari 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Masa Depan Fungsional ASN

Next Post

Firli Minta 2 Jenderal di KPK Ditarik ke Polri-“Disinyalir Tidak Mau Memanggil Anies Baswedan”

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
Indeks Persepsi Korupsi Anjlok, Firli Jadikan Harun Masiku ‘Kambing Hitam’

Firli Minta 2 Jenderal di KPK Ditarik ke Polri-“Disinyalir Tidak Mau Memanggil Anies Baswedan”

Di Mana Mereka Semua?

Di Mana Mereka Semua?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist