• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

JK dan Keris Mpu Gandring

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
JK dan Keris Mpu Gandring
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Kriminalisasi terhadap Jusuf Kalla (JK) mengingatkan kita akan politik balas dendam yang menggunakan keris Mpu Gandring sebagai sarana abad ke-13 lalu.

Demi memenuhi ambisi politiknya, Ken Arok, berandalan yang diangkat Tunggul Ametung sebagai pengawalnya, membunuh Akuwu (Bupati) Tumapel itu dengan keris buatan Mpu Gandring. Selain merebut takhta, Ken Arok juga merebut Ken Dedes, istri Tunggul Ametung.

Setelah menjadi penguasa dan mendirikan Kerajaan Singasari di Malang, Jawa Timur, Ken Arok lalu dibunuh Anusapati, anak Tunggul Ametung-Ken Dedes dengan keris Mpu Gandring pula.

Anusapati kemudian dibunuh Tohjaya, anak Ken Arok, dengan keris yang sama. Demikian seterusnya, sampai-sampai aksi balas dendam itu terjadi hingga tujuh turunan seperti kutukan Mpu Gandring saat Ken Arok merebut keris yang belum sempurna dibuatnya.

Politik balas dendam ala Ken Arok dulu juga mewarnai politik Indonesia saat ini. Setiap pergantian pemimpin dari satu presiden ke presiden lain selalu diwarnai politik balas dendam.

Kriminalisasi yang dialami JK saat ini pun tak lepas dari politik balas dendam ala Ken Arok itu.

Diketahui, ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026 lalu itu videonya dipotong sehingga kehilangan konteks, lalu diviralkan di media sosial. JK kemudian dilaporkan ke polisi dengan tuduhan penistaan agama.

Dalam ceramahnya, JK menyinggung konflik sosial di Poso, Sulawesi Tengah, dan Ambon, Maluku yang dilatarbelakangi perbedaan agama.

JK pun menyinggung ihwal mati demi membela agama, yang dalam Islam disebut syahid, dan dalam Kristen disebut martir. Karena ceramah berdurasi 1 jam itu videonya dipotong, akhirnya kehilangan konteks dan maknanya pun menjadi lain. JK dituduh menistakan agama. Pria Bugis itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).

Ketika disebut bahwa video ceramah JK itu dipotong sehingga menimbulkan makna yang berbeda, para penyerang JK pun berdalih: dulu ceramah Ahok juga dipotong sehingga kehilangan konteks, tapi toh pria bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu tetap divonis bersalah dengan dakwaan penistaan agama.

Kini yang mempersoalkan isi ceramah JK antara lain Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda. Bahkan Ade Armando disebut sebagai pihak yang memotong video ceramah JK dan memviralkannya.

Pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, Ade Armando dan Abu Janda berada di kubu Ahok yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat dan didukung Joko Widodo. Sedangkan JK berada di kubu Anies Baswedan yang berpasangan dengan Sandiaga Uno. Anies-Sandi keluar sebagai pemenang mengalahkan Ahok-Djarot.

Belakangan, JK memang banyak mengkritik kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang didukung Jokowi. Bahkan JK sempat mendesak Jokowi untuk menunjukkan ijazah aslinya demi mengakhiri perseteruan yang menguras energi bangsa.

Jika dulu yang memotong video ceramah Ahok soal Surat Al Maidah adalah pendukung Prabowo dan diviralkan oleh Buni Yani, sekubu dengan JK, maka kini yang memotong dan memviralkan video ceramah JK diduga adalah Ade Armando yang sekubu dengan Jokowi.

Pertahanan Terbaik adalah Menyerang

Ah, seandainya JK tidak menyenggol Jokowi, mungkin eks Ketua Umum Partai Golkar ini tak dikriminalisasi oleh para pendukung Prabowo dan Jokowi. Tapi apa boleh buat, ibarat nasi sudah menjadi bubur.

Mungkin terinspirasi ungkapan Sun Tzu (544-496 SM), filsuf, ahli strategi perang dan jenderal asal Tiongkok kuno yang menulis buku legendaris “The Art of War” (Seni Berperang), JK pun mau melakukan perlawanan dengan melaporkan Ade Armando dan GAMKI ke polisi dengan tuduhan fitnah yang ia sebut lebih kejam daripada pembunuhan. Pertahanan terbaik adalah menyerang, kata Sun Tzu.

Selain JK, mereka yang bersuara kritis terhadap pemerintah juga telah dilaporkan ke polisi, seperti Saiful Mujani, Islah Bahrawi, Feri Amsari dan Ubedillah Badrun. Tujuannya apa kalau bukan untuk membungkam?

Padahal Indonesia adalah negara demokrasi di mana kebebasan berpendapat warganya dijamin konstitusi. Faktanya, kini rakyat mengalami ketakutan bak hidup di negeri fasis atau komunis seperti Korea Utara atau Rusia.

Maka hanya ada satu kata buat JK: lawan!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ekonomi Lesu: Ketika Mahasiswa Menjadi Indikator Krisis yang Diabaikan

Next Post

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...