• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

JANGAN SALAHKAN HUJAN! INILAH BIANG KELADI MELAMBUNGNYA HARGA BERAS

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
July 24, 2025
in Economy, Feature
0
MEMPERKOKOH KEBERADAAN BADAN PANGAN NASIONAL
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Badan Pangan Nasional, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengakui harga beras saat ini naik. Alasannya, menurut Zulhas, sederhana: masa panen pertama telah berakhir dan petani memasuki masa tanam kedua. Akibatnya, pasokan berkurang.

Sebagai respons, pemerintah menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1,3 juta ton untuk periode Juli–Desember 2025. Beras SPHP dijual dalam kemasan 5 kilogram seharga Rp 62.500 (Rp 12.500/kg), tersedia di pasar tradisional hingga Koperasi Desa Merah Putih.

Namun, benarkah ini semata soal siklus panen? Bukankah para pengamat dan praktisi sudah lama mengingatkan potensi lonjakan harga pasca-panen raya? Saya pun sudah berulang kali menyerukan pentingnya deteksi dini dan pola antisipatif. Sayangnya, berbagai aspirasi dan peringatan tersebut seperti masuk telinga kiri keluar telinga kanan para pengambil kebijakan.

Yang terjadi malah sebaliknya. Pemerintah seperti terjebak dalam pola “pemadam kebakaran”—baru bergerak ketika harga sudah naik, rakyat sudah resah, dan stabilitas pangan sudah goyah.

Padahal secara narasi, pemerintah kerap membanggakan surplus produksi dan cadangan beras yang “kokoh”. Tapi di lapangan, harga justru melonjak signifikan. Publik pun bertanya-tanya: ada apa dengan tata kelola perberasan nasional?

Bukan Anomali, Tapi Gagal Kelola!

Kenaikan harga beras ini bukan sekadar fenomena musiman, melainkan bukti nyata lemahnya kendali pemerintah atas pasar. Data menunjukkan negara hanya menguasai sekitar 5% pasar beras. Artinya, 95% sisanya dikuasai segelintir pemain swasta—yang tentu saja lebih mementingkan profit dibanding stabilitas harga.

Tiga biang keladi utama:

  1. Kurangnya kontrol pemerintah. Negara nyaris tak punya taring dalam menentukan arah harga dan distribusi beras.
  2. Dominasi kartel swasta. Segelintir pemain bisa mengatur pasokan dan harga sesuka hati.
  3. Lemahnya peran BUMN pangan. Bulog dan Bapanas belum berfungsi optimal menjaga ketahanan dan keterjangkauan pangan.

Tujuh Solusi Cerdas Atasi Melonjaknya Harga Beras

Agar harga beras kembali stabil dan rakyat tidak terus menjadi korban pasar liar, pemerintah harus mengambil langkah konkret. Berikut tujuh solusi strategis:

  1. Tingkatkan produktivitas pertanian. Dukungan teknologi, benih unggul, dan pendampingan petani harus ditingkatkan.
  2. Diversifikasi pangan. Promosi pangan alternatif seperti jagung, umbi-umbian, dan kedelai untuk mengurangi ketergantungan pada beras.
  3. Subsidi yang tepat sasaran. Bantuan pupuk, benih, dan subsidi harga harus diarahkan ke petani kecil dan masyarakat bawah.
  4. Transparansi pasar. Data harga dan stok harus dibuka secara reguler agar spekulasi bisa ditekan.
  5. Perkuat koperasi desa. Program Koperasi Merah Putih ala Prabowo bisa jadi solusi permanen mengurangi rantai pasok yang panjang dan mahal.
  6. Gerakan pangan murah. SPHP harus disertai distribusi yang merata dan mudah diakses.
  7. Pengawasan dan penindakan. Tegas terhadap mafia beras dan pelanggar HET.

Krisis harga beras tak boleh dianggap biasa. Ini bukan sekadar soal musim tanam, tapi soal political will untuk mengendalikan pangan demi rakyat. Pemerintah harus segera menjawab: mau tetap jadi penonton pasar, atau jadi pelindung rakyat?

Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Stigma Jokowi Pendusta dan Bukti Polling: Saat Kebenaran Tak Lagi Dipercaya

Next Post

Prabowo Utangnya Nihil, Orang Kaya dengan Total Harta Capai Rp 2 Triliun

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo
Birokrasi

Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo

May 28, 2026
PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME
Economy

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

May 27, 2026
Feature

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Next Post
Jokowi dan Prabowo: Pelaku Kekuasaan dalam Cengkraman Korupsi Absolut

Prabowo Utangnya Nihil, Orang Kaya dengan Total Harta Capai Rp 2 Triliun

Ketua Umum PPWI Siap Memenuhi Undangan Divpropam Polri Terkait Laporan Dugaan Pelanggaran Etik oleh Oknum Polisi Polda Sumsel

Ketua Umum PPWI Siap Memenuhi Undangan Divpropam Polri Terkait Laporan Dugaan Pelanggaran Etik oleh Oknum Polisi Polda Sumsel

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo

Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo

May 28, 2026
Hentikan Multifungsi TNI dan Militerisasi Ruang Sipil

Hentikan Multifungsi TNI dan Militerisasi Ruang Sipil

May 28, 2026
FLS3N Digelar, Kepala SLB YPAC Dorong Gita Bahana Viswara Kolaborasi dengan Sekolah Reguler

FLS3N Digelar, Kepala SLB YPAC Dorong Gita Bahana Viswara Kolaborasi dengan Sekolah Reguler

May 27, 2026
PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

PRABOWO MEMERINTAH KAPITALISME

May 27, 2026

Idul Adha dan Kualitas Bangsa: Kritik Teologis untuk Elite Pemimpin

May 27, 2026
Sejarah Melempar Jumrah Saat Haji dan Umroh

Ka’bah, Tradisi Pagan, dan Cara Agama Mengubah Makna Sejarah

May 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo

Paradoks Kurban Presiden untuk Se-Nusantara – Uang Rakyat untuk Rakyat atas Nama Prabowo

May 28, 2026
Hentikan Multifungsi TNI dan Militerisasi Ruang Sipil

Hentikan Multifungsi TNI dan Militerisasi Ruang Sipil

May 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...