• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jika Tempat Wisata Tidak Mendukung Disabilitas, Maka Rekreasi Hanya Dinikmati Segelintir Orang

fusilat by fusilat
May 26, 2026
in Feature, Pariwisata
0
Jika Tempat Wisata Tidak Mendukung Disabilitas, Maka Rekreasi Hanya Dinikmati Segelintir Orang
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Firdaus Makassar

Goa – Fusilat News – Bagi sebagian orang, rekreasi adalah menikmati hamparan alam yang hijau, mengabadikan pemandangan melalui kamera, atau sekadar menghirup udara sejuk untuk melepas penat. Namun bagi sebagian lainnya, terutama penyandang disabilitas, pertanyaan mendasarnya justru lebih sederhana: apakah tempat itu dapat diakses?

Pertanyaan itu muncul saat kami mengunjungi Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Moncongloe, Desa Bissoloro, pada Rabu, 13 Mei 2026. Selama dua malam kami berada di lokasi untuk menikmati berbagai pesona wisata yang ditawarkan kawasan tersebut.

Hamparan pohon pinus yang menjulang, udara dingin yang menyegarkan, serta suara kicauan burung yang bersahutan menghadirkan suasana tenang yang sulit ditemukan di tengah hiruk-pikuk perkotaan. Alam menawarkan keteduhan dan ketenangan yang dapat menghilangkan penat.

Namun perjalanan ini tidak hanya menjadi momen untuk berwisata. Kami juga menjadikannya sebagai ruang untuk mengamati dan berdiskusi tentang satu persoalan yang sering luput dari perhatian: aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di tempat wisata.

Iman mengawali diskusi dengan menyoroti minimnya fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas di berbagai lokasi wisata.

“Sebagian orang fokus pada isu-isu besar, tetapi lupa bahwa disabilitas juga memiliki kebutuhan akan rekreasi. Padahal rekreasi bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi hak setiap orang tanpa terkecuali,” ujarnya.

Pernyataan itu memperlihatkan satu kenyataan yang masih sering terjadi. Fasilitas wisata selama ini lebih banyak dirancang untuk orang tanpa hambatan fisik. Akibatnya, banyak penyandang disabilitas harus menghadapi tantangan yang lebih besar hanya untuk mendapatkan pengalaman yang sama.

Kandacong menilai bahwa pengalaman menikmati alam bagi penyandang disabilitas tentu memiliki cara yang berbeda.

“Dengan keterbatasan yang ada, penyandang disabilitas juga memiliki hak yang sama dengan orang lain untuk menikmati rekreasi,” katanya.

Rekreasi pada dasarnya merupakan kebutuhan semua orang. Aktivitas tersebut memiliki manfaat psikologis, membantu mengurangi tekanan, memulihkan pikiran, serta menghadirkan ketenangan batin. Hanya saja, setiap orang memiliki cara berbeda dalam menikmati dan memaknai pengalaman tersebut.

Di tengah diskusi, Iman yang juga merupakan penyandang disabilitas netra menggambarkan pengalamannya saat berada di lokasi perkemahan.

“Kalau saya lebih menikmati suasana yang sejuk dan tenang. Kalau berbicara soal visual, tentu saya tidak bisa menikmatinya seperti orang lain. Tetapi menikmati sesuatu tidak hanya melalui satu indra, melainkan bisa melalui indra-indra lainnya,” jelasnya.

Pernyataan itu menjadi pengingat bahwa menikmati keindahan tidak selalu harus melalui penglihatan. Suara, udara, aroma, hingga suasana sekitar juga dapat menghadirkan pengalaman yang bermakna.

Namun persoalannya bukan hanya pada cara menikmati alam, melainkan juga pada akses menuju pengalaman tersebut.

Biccu menilai bahwa perhatian terhadap aksesibilitas masih harus ditingkatkan, terutama bagi penyandang disabilitas netra dan pengguna kursi roda.

“Penyandang disabilitas juga membutuhkan rekreasi. Namun yang harus menjadi perhatian adalah apakah lokasi wisata tersebut benar-benar ramah bagi mereka atau tidak,” ujarnya.

Penyandang disabilitas netra, misalnya, membutuhkan penunjuk arah yang jelas atau pendamping yang dapat menggambarkan situasi sekitar. Sementara pengguna kursi roda memerlukan jalur yang aman dan mudah diakses agar dapat menikmati tempat wisata secara mandiri.

Menurut Biccu, pengelola wisata dan pemerintah perlu mulai melihat aksesibilitas sebagai bagian penting dari pelayanan publik, bukan sekadar fasilitas tambahan.

“Pembuatan jalur akses sebenarnya tidak bertentangan dengan estetika sebuah tempat wisata. Kita bisa merancang desain universal yang menggabungkan keindahan dan kemudahan akses secara bersamaan. Jika alasan estetika justru mengabaikan hak penyandang disabilitas, maka fasilitas wisata itu sesungguhnya belum lengkap,” tegasnya.

Aksesibilitas juga tidak hanya bermanfaat bagi penyandang disabilitas. Lansia, ibu hamil, anak-anak, hingga pengunjung dengan kebutuhan khusus lainnya juga akan merasakan manfaat yang sama.

Pada akhirnya, wisata bukan hanya tentang seberapa indah suatu tempat, tetapi juga tentang siapa saja yang dapat menikmatinya. Sebab ketika sebuah tempat wisata tidak menyediakan ruang bagi semua orang, maka keindahan yang ditawarkan sesungguhnya hanya dinikmati oleh segelintir orang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hari Raya Idul Adha di Dunia Islam dan di Tengah Komunitas Muslim Negara-Negara Maju

Next Post

ANDRE DONAS BANGGA JADI PENGARANG MINANG, Karya-karyanya Disebut Sarat Nilai Budaya dan Sosok Ibu

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

MALING TERIAK MALING

July 17, 2026
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima
Feature

Raja Juli dan Raja Jawa

July 17, 2026
Feature

CARA PRABOWO MEMUTUS DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN

July 16, 2026
Next Post
ANDRE DONAS BANGGA JADI PENGARANG MINANG, Karya-karyanya Disebut Sarat Nilai Budaya dan Sosok Ibu

ANDRE DONAS BANGGA JADI PENGARANG MINANG, Karya-karyanya Disebut Sarat Nilai Budaya dan Sosok Ibu

Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

Lampu Padam Lagi, Bener Meriah Menunggu Negara Hadir

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mahasiswa KKN Unhas Gandeng Pemerintah Kelurahan Bangun Budaya Literasi di Monro-Monro

Mahasiswa KKN Unhas Gandeng Pemerintah Kelurahan Bangun Budaya Literasi di Monro-Monro

July 17, 2026

MALING TERIAK MALING

July 17, 2026
Habib Umar Alhamid: Presiden Prabowo Tak Pernah Lelah Bangun Indonesia, Justru Terus Dorong Reformasi

Habib Umar Alhamid: Presiden Prabowo Tak Pernah Lelah Bangun Indonesia, Justru Terus Dorong Reformasi

July 17, 2026
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

Raja Juli dan Raja Jawa

July 17, 2026
Ancaman Trump ke Iran Dinilai Berpotensi Langgar Hukum Perang, Efektivitasnya Dipertanyakan

Trump Menawarkan Damai, Iran Menolak: Ambisi Strategis Dinilai Lebih Berharga daripada Ratusan Miliar Dolar

July 17, 2026

CARA PRABOWO MEMUTUS DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN

July 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mahasiswa KKN Unhas Gandeng Pemerintah Kelurahan Bangun Budaya Literasi di Monro-Monro

Mahasiswa KKN Unhas Gandeng Pemerintah Kelurahan Bangun Budaya Literasi di Monro-Monro

July 17, 2026

MALING TERIAK MALING

July 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist