• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi Berpotensi Ditangkap Penyidik Bareskrim: Rocky Keliru, Prabowo Bukan “Bajingan Tolol”

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
May 20, 2025
in Feature, Law, Politik
0
Kapolri Siap Tindak Para Pihak Terlibat skandal Judol di Kemkomdigi Termasuk Nama Tertentu
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis-Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Keyakinan saya bahwa Presiden Jokowi berpotensi ditangkap oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri bukan tanpa dasar. Hal ini bertumpu pada sistem hukum Negara Republik Indonesia yang menempatkan Presiden (dalam hal ini Prabowo Subianto) sebagai pemilik hak prerogatif dalam pengangkatan maupun pemberhentian Kapolri.

Indikasi kuat lainnya terletak pada pola kepemimpinan dan diskresi politik Prabowo yang sudah terlihat dalam sejumlah peristiwa berikut:

  1. Pencabutan Keputusan Pencopotan Letjen Kunto Arief Wibowo, satu hari setelah dicopot dari jabatan Panglima Komando Wilayah Pertahanan I. Langkah ini dipandang sebagai bentuk penghormatan terhadap ayahanda Letjen Kunto, yakni mantan Wapres Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno, yang sebelumnya turut serta dalam aksi bersama ratusan purnawirawan meminta Gibran Rakabuming Raka dicopot dari jabatan Wapres.
  2. Bareskrim Mau Proses Aduan TPUA, suatu hal yang mengejutkan karena sebelumnya selama era pemerintahan Jokowi, puluhan laporan dari aliansi aktivis seperti TPUA, AAB, dan KORLABI tidak satu pun diproses hingga ke tahap klarifikasi. Kini, aduan TPUA terkait dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi mulai ditindaklanjuti.
  3. Perilaku Jokowi yang Kembali Terlihat Tidak Konsisten, dengan mengutus adik iparnya untuk menyerahkan dokumen yang diklaim sebagai ijazah asli ke Polda Metro Jaya. Tindakan ini justru memperkuat kecurigaan publik bahwa ada kejanggalan dalam kepemilikan ijazah S-1 dari Fakultas Kehutanan UGM.
  4. Kemungkinan Kapolri Listyo Sigit Diganti, sebagai bagian dari manuver politik menjelang potensi proses hukum terhadap Jokowi.
  5. Sinyal Pengganti Kapolri adalah Wakapolri, yang mulai menunjukkan pendekatan ke kelompok-kelompok Islam identitas dengan berziarah ke makam ulama.
  6. Dukungan Megawati Terhadap Percepatan Proses Hukum Jokowi, menjadi indikasi politik yang signifikan. Sikap sinis Megawati terlihat dari ucapannya: “Kalau memang ada ijazah aslinya, ya tinggal tunjukkan saja!”

Keterlibatan Megawati dalam “karma politik” yang kini mengejar Jokowi sangat mungkin karena adanya pengkhianatan politik. Kita tahu, Megawati adalah sosok sentral yang membesarkan nama Jokowi dan Gibran, mulai dari Pilkada Surakarta, Pilgub DKI Jakarta, hingga dua periode kepresidenan. Maka, jika tuduhan ijazah palsu terbukti, bukan hanya publik yang merasa dibohongi—tetapi juga Megawati dan seluruh kader PDIP. Tentu, ini menjadi pengkhianatan serius yang menyakiti moralitas politik seorang negarawati sekelas Megawati.

Dukungan Megawati terhadap percepatan proses hukum terhadap Jokowi, secara moral dan politis bisa dimaklumi. Apalagi, pengaduan TPUA sudah memenuhi unsur formal, dilakukan secara resmi di Dumas Mabes Polri pada 9 Desember 2024 dan diperkuat dengan analisis dua pakar IT: Dr. Roy Suryo dan Dr. Rismon Sianipar. Justru kedua pakar ini kini dilaporkan balik oleh pihak Jokowi ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2025.

Adapun proses penyelidikan yang sedang berjalan, telah melibatkan klarifikasi terhadap puluhan saksi di Yogyakarta dan Solo. Empat pelapor utama—Damai Hari Lubis, Rizal Fadillah, Meydi, dan Rustam—telah diperiksa di Bareskrim Mabes Polri.

Maka, pertanyaan publik tentang “kapan Jokowi akan diadili secara terbuka?” tentu bergantung pada penyelesaian tahap penyidikan. Proses ini sedang berlangsung, dan kita sebagai masyarakat sipil harus terus mengawalnya.

Dalam konteks ini, pernyataan sarkastik Rocky Gerung bahwa “Prabowo bajingan tolol” jelas keliru. Berbeda dengan Jokowi, Prabowo memiliki rekam jejak keluarga, pendidikan, dan kecerdasan yang jauh lebih kuat. Dari sisi nasionalisme pun, Prabowo jauh lebih konsisten.

Sebagai catatan, TPUA pernah memberikan dukungan moril dan hukum kepada Rocky Gerung dalam kasus perdata di PN Jakarta Selatan dengan register 712/Pdt.G/2023/PN JKT.SEL, di mana Rocky digugat oleh kelompok pecinta Jokowi. TPUA saat itu turut campur melalui mekanisme tussien voeging untuk membela hak kebebasan berpendapat Rocky, termasuk kalimat sarkastiknya “Jokowi bajingan tolol”.

Namun kini, ketika Rocky mengalihkan label sarkastik itu kepada Prabowo, dia justru kehilangan presisi nalar. Pengamat seperti saya yang juga Koordinator TPUA menilai, secara substansial kepribadian Prabowo jauh dari sebutan sarkastik tersebut.

Pengamat adalah Pakar Ilmu Peran Serta Masyarakat dan Kebebasan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.


Referensi:

  • https://youtube.com/shorts/RNP_Q2aP38o?si=6Q2bbxUyg0Uc1L_1
  • https://www.faktakini.info/2023/10/damai-lubis-rocky-gerung-mendapat.html
  • https://youtu.be/_zphNgnp-pA?si=xhv4TRsGuo6bO77x

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Zarof Klaim Asal Sebut Terima Fee Rp 200 Miliar Dari Mengurus Perkara

Next Post

Kebijaksanaan Seorang Pemimpin: Prabowo dan Refleksi Kearifan dalam Menata Kekuasaan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Kebijaksanaan Seorang Pemimpin: Prabowo dan Refleksi Kearifan dalam Menata Kekuasaan

KEMANA ARAH KETAHANAN PANGAN KE DEPAN ?

EKSPOR BERAS: JALAN MENUJU KEDAULATAN DAN KEJAYAAN BANGSA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...