• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi Brengsek; Meski Wafat, Masih Menyisakan Luka untuk Negara

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
December 8, 2024
in Feature, Politik
0
Paradox Dua Era: Kolonial Belanda Membangun dan Kepemimpinan Jokowi Menghancurkan
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Ketua Aliansi Anak Bangsa

Peristiwa-peristiwa seperti Unlawful Killing KM 50, kematian 894 petugas KPPS, serta ratusan korban jiwa dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, merupakan catatan hitam yang terjadi di era pemerintahan Jokowi. Semua itu menunjukkan lemahnya penegakan hukum dan minimnya akuntabilitas pemimpin pada masanya.

Kelak, ketika Indonesia memiliki pemimpin yang ideal dan bijak, perilaku pertanggungjawaban hukum terhadap pelanggaran HAM di era Jokowi—khususnya dalam kasus-kasus seperti KM 50 yang tergolong extra judicial killing—dapat dipastikan akan diusut secara mendalam. Dengan hukum yang berlaku retroaktif (tanpa mengenal daluarsa), semua pelanggaran ini, apabila pelaku utamanya masih hidup, akan dibawa ke pengadilan untuk mendapatkan vonis yang setimpal.

Namun, jika para pelaku, termasuk Jokowi, sudah tiada, maka beban pertanggungjawaban akan jatuh kepada negara. Negara, melalui Keppres dan Inpres, akan diminta memenuhi kewajiban hukum kepada para korban dan ahli waris mereka. Dalam hukum pidana, tuntutan terhadap pelaku memang hapus karena kematian (vide Pasal 77 KUHP). Akan tetapi, tanggung jawab negara tetap ada, mengingat negara telah lalai dalam melindungi rakyatnya di masa lalu.

Pertanggungjawaban hukum ini dapat berupa pemberian ganti rugi yang setimpal kepada keluarga korban atas dasar pengakuan negara terhadap kelalaian pemimpin masa itu. Dalam hal ini, negara yang bersalah harus menghukum dirinya sendiri, dengan sepengetahuan serta persetujuan legislatif, untuk menanggung akibat dari pelanggaran HAM yang terjadi pada periode 2014–2024.

Kesimpulan
Jokowi, meski telah wafat sekalipun, masih akan meninggalkan beban bagi negara. Kesalahan-kesalahan yang terjadi di masa pemerintahannya akan terus menjadi luka dalam sejarah bangsa. Bahkan, jejak kepemimpinannya—yang penuh kontroversi dan pelanggaran hukum—akan dikenang sebagai salah satu periode tergelap dalam perjalanan Republik ini.

Tidak berlebihan jika pandangan sarkastik Rocky Gerung yang pernah menyebut Jokowi sebagai “bajingan tolol” mendapat ruang dalam diskusi sejarah kelak. Putusan pengadilan yang menolak gugatan terhadap Rocky terkait pernyataan ini mengindikasikan adanya ruang kebebasan berekspresi yang mengungkap kritik tajam terhadap pemerintahan Jokowi.

Jokowi akan dicatat sebagai pemimpin yang menjadi musuh bersama bangsa, atau common enemy, akibat dari lemahnya kepemimpinan, pembiaran terhadap pelanggaran hukum, dan kebijakan yang merugikan rakyat serta negara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jurnalis di Balik Film Dokumenter “Robby Djohan The Story of A Legendary Banker”, Siapa Dia?

Next Post

Setelah 3 Tahun Beroperasi dengan Omzet Rp 2 Miliar Per Bulan, Judi “Online” Djarum Toto Terbongkar

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor
Politik

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Next Post
Setelah 3 Tahun Beroperasi dengan Omzet Rp 2 Miliar Per Bulan, Judi “Online” Djarum Toto Terbongkar

Setelah 3 Tahun Beroperasi dengan Omzet Rp 2 Miliar Per Bulan, Judi "Online" Djarum Toto Terbongkar

Pilkada Jakarta Satu Putaran, Pramono Rano Dinyatakan Menang Dalam Pilkada Jakarta  2024

Pilkada Jakarta Satu Putaran, Pramono Rano Dinyatakan Menang Dalam Pilkada Jakarta  2024

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...