FusilatNews– Bob Tutupoly meninggal dunia, Selasa (5/7/2022) pukul 00.03 WIB di RS Mayapada, Jakarta. Kabar ini beredar di media sosial sejumlah rekan artis pada Selasa (5/7/2022). Kabar duka tersebut juga disampaikan pengamat musik Stanley Tulung. Melalui laman media sosial Instagram-nya, Stenley juga mengunggah foto bersama Bob Tutupoly. “RIP Om Bob Tutupoly. Terima kasih untuk semua yg sudah Oom Bob berikan untuk kita semua. Semoga lapang jalanmu menuju keabadian sejati” tulis Stenley. pengamat musik yang dekat dengan almarhum juga membagikan kabar duka tersebut, lewat akun Facebook-nya, Selasa dini hari,. Disertai dengan unggahan foto bersama dengan pelantun tembang Widuri itu.
Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui pasti apa penyebab meninggalnya penyanyi legendaris itu. Diketahui belakangan Bob Tutupoly memang menghadapi masalah kesehatan serius dan harus bolak balik dirawat di rumah sakit.
Jenazah Bob Tutupoly kini disemayamkan di Rumah Duka RS Siloam, Semanggi, Jakarta, Ruang John. Sekedar membuka memori publik, Bob sempat dirawat beberapa kali di rumah sakit karena masalah kesehatan, salah satunya stroke ringan.
Beberapa bulan lalu sejumlah artis dan selebritis sempat menjenguk Om Bob yang dalam kondisi harus duduk di kursi roda. Sebut saja mantan Dubes Selandia Baru sekaligus penyanyi Tantowi Yahya. Termasuk Yuni Shara.
Profil Bob Tutupoly
Om Bob, begitu sapaan khasnya Bob Tutupoly, Ia adalah penyanyi Indonesia berdarah Ambon. Pria bernama lengkap Bobby Williem Tutupoly ini lahir di Surabaya, Jawa Timur 13 November 1939. Namanya melambung berkat lagu “Widuri” ciptaan Slamet Adriyadie. Di tahun 1977, lagu ini berhasil terjual sebanyak 650 ribu kopi di seluruh Indonesia. Selain “Widuri”, lagu populer yang ia bawakan adalah “Tiada Maaf Bagimu” dan “Lidah Tidak Bertulang”. Sepanjang kariernya, Bob juga sempat eksis sebagai aktor dan pembawa acara. Sebagai pemandu acara, dia pernah membawakan kuis Pesona 13, Silih Berganti dan Ragam Pesona. Selama beberapa tahun, dia juga pernah membawakan acara Tembang Kenangan di Indosiar.
Di dunia akting, dia pernah bermain dalam film Kisah Cinta si Tukang Becak (1958), Penasaran (1977), dan Sebelah Mata (2008). Selain itu, Bob Tutupoly juga pernah menjadi duta budaya yang memboyong kesenian Indonesia di pentas Asia bahkan internasional. Pada tahun 1985 dan 1988, Bob pernah membawa rombongan kesenian Maluku “Siwa Lima” pergi pentas ke beberapa kota di Belanda.
Pada 29 November 2019 lalu, sejumlah musikus kenamaan pernah menggelar konser untuk merayakan ulang tahun Bob Tutupoly yang ke-80. Pentas itu digelar di The Pallas, SCBD, Jakarta. Sejumlah penampil di konser itu adalah almarhum Glenn Fredly, Yura Yunita, Andien, Dira Sugandi, Iwa K, Saykoji, Vina Panduwinata, Mondo Gascaro, Barry Likumahuwa dan Hindia. Mereka membawakan lagu-lagu karya Bob Tutupoly. Sebagai penggagas acara, kala itu Glenn mengatakan: “Kita merayakan seorang ikon yang menurut kami patut dirayakan.” “Ini penting tidak hanya sebagai apresiasi, tapi sebagai bentuk penghormatan bagi seseorang yang berkontribusi besar dan masih bermusik sampai saat ini,” tambah Glenn.
Sementara Vina Panduwinata mengatakan Bob Tutupoly adalah sosok yang menginspirasinya dalam dunia musik. “Pertama kali mulai nyanyi banyak sekali belajar bagaimana menjadi entertainer itu dari om Bob.” “Banyak dikasih pelajaran. Jadi buat mama Ina kayaknya ini sudah jadi keharusan untuk gabung merayakan 80 tahun om Bob,” kata Vina Panduwinata.





















