• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Kacamata Dunia: Papua dalam Cengkeraman Negara – Tanah Dirampas, Suara Dibungkam

Ali Syarief by Ali Syarief
June 7, 2025
in Crime, Feature
0
Kacamata Dunia: Papua dalam Cengkeraman Negara – Tanah Dirampas, Suara Dibungkam
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Negara bukan hanya gagal menjamin keadilan di Papua—ia justru menjadi bagian utama dari ketidakadilan itu. Di tanah yang kaya sumber daya namun miskin penghormatan, rakyat Papua hidup dalam ketakutan yang dibungkus janji pembangunan.

Bayang-Bayang Senjata di Tanah Surga

Pesawat CN-295 milik TNI AU mendarat di Bandara Wamena dengan rombongan pasukan. Beberapa hari sebelumnya, empat warga sipil ditemukan tewas tertembak dalam operasi pengejaran kelompok bersenjata. Tak ada investigasi independen, tak ada pernyataan dari pihak militer. Hening. Begitulah cara negara menjawab kematian di Papua: dengan diam yang mematikan.

Laporan tahunan Amnesty International 2024 menyebutkan bahwa “Papua tetap menjadi wilayah paling berbahaya bagi kebebasan berekspresi di Indonesia.” Sejak 2018, lebih dari 100 kasus pembunuhan di luar hukum oleh aparat keamanan tercatat. Mayoritas tidak berujung proses hukum.

“Negara memperlakukan Papua seolah-olah ladang konflik yang harus dikuasai, bukan ruang hidup yang harus dilindungi,” kata Usman Hamid, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia.

Ladang Emas, Kuburan Rakyat

Di Timika, tambang emas terbesar di dunia dikelola PT Freeport Indonesia. Selama lebih dari 50 tahun beroperasi, perusahaan ini menjadi sumber devisa sekaligus sumber konflik berkepanjangan. Sementara ratusan ton emas dan tembaga keluar setiap hari, masyarakat sekitar hidup dalam kemiskinan akut.

“Kami hanya menonton kekayaan diangkut ke luar, sementara anak-anak kami mati karena gizi buruk,” kata Pastor John Jonga, tokoh gereja yang vokal memperjuangkan hak masyarakat adat Papua.

Proyek lain seperti Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) seluas 1,2 juta hektar juga merampas tanah adat suku Malind. Investigasi The Gecko Project (2023) mengungkap perampasan tanah dengan modus manipulasi dokumen, pembayaran kompensasi tak adil, dan tekanan militer.

Otonomi Khusus yang Gagal Total

Sejak diberlakukannya Undang-Undang Otonomi Khusus pada 2001, Papua menerima dana triliunan rupiah setiap tahun. Namun, menurut Laporan BPKP 2023, 52 persen dana Otsus digunakan untuk belanja pegawai dan birokrasi. Hanya 17 persen yang menyentuh pendidikan dan layanan dasar.

Studi Asia Foundation menunjukkan ketimpangan yang mencolok: 84% kampung di Pegunungan Tengah masih belum memiliki akses listrik, dan lebih dari 60% anak usia sekolah dasar tidak bersekolah secara rutin karena minimnya infrastruktur dan tenaga pengajar.

“Yang disebut otonomi hanyalah fatamorgana. Kami tidak pernah diajak bicara, hanya diberi proyek dan perintah,” kata Yulianus Pigai, Ketua Dewan Adat Papua.

Media Dibungkam, Narasi Dimatikan

Pembatasan jurnalis asing dan independen untuk masuk ke Papua menjadi penghalang besar bagi keterbukaan informasi. Pada 2022, Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) menyebut Indonesia sebagai salah satu negara paling tidak transparan dalam meliput konflik internal, terutama Papua.

“Larangan jurnalis asing ke Papua hanya memperkuat dugaan bahwa ada yang ingin disembunyikan negara,” ujar Andreas Harsono, peneliti Human Rights Watch Indonesia.

Bahkan jurnalis lokal pun tak luput dari represi. Victor Mambor, jurnalis senior dari Jubi, pernah menjadi korban intimidasi dan perusakan kendaraan pribadinya. Ia mencatat, “Di Papua, menjadi wartawan adalah pekerjaan yang bisa membuat Anda mati pelan-pelan.”

Di Antara Mimpi dan Duka

Meski kekerasan dan penindasan menjadi bagian dari hidup sehari-hari, Papua tidak kehilangan harapan. Gerakan sipil, komunitas gereja, dan generasi muda terus menyuarakan hak mereka dengan segala keterbatasan.

Namun tanpa perubahan mendasar dari pendekatan negara—dari militeristik ke partisipatif, dari eksploitatif ke penghargaan hak adat—luka di Papua akan terus berdarah, bahkan ketika dunia menutup mata.

Penutup:
Papua bukan proyek pembangunan, tapi wilayah kehidupan. Ketika suara rakyatnya dibungkam dan tanahnya dirampas demi investasi, negara telah kehilangan legitimasi moral. Dan bila republik ini masih mengaku demokratis, maka Papua seharusnya bukan lagi ruang kekuasaan, melainkan ruang penghormatan.

Sumber : Berbagai laporan Internasional

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Membaca Pikiran Buni Yani: Distopia Pasca-Jokowi dan Tiga Tombak Pemakzulan

Next Post

Papua: A Land of Plunder, A People Silenced – A Call to the International Community

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan
Feature

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026
Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI
Birokrasi

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026
Next Post
Raja Ampat Dirusak Negara

Papua: A Land of Plunder, A People Silenced – A Call to the International Community

Tambang Nikel Raja Ampat: Negara Kehilangan Nalar Ekologis.- Bila Terjadi di Eropa Sudah Cukup Bisa Memenjarakan Presiden

Tambang Nikel Raja Ampat: Negara Kehilangan Nalar Ekologis.- Bila Terjadi di Eropa Sudah Cukup Bisa Memenjarakan Presiden

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist