• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kaesang Menantang, Mentang-mentang, Tak Akan Menang!

fusilat by fusilat
June 21, 2024
in Feature, Pojok KSP
0
Politik Telikung Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI).

Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews – Siap dipinang Gerindra. Menolak dipinang Anies Baswedan.

Demikianlah. Kaesang Pangarep menyatakan siap jika Partai Gerindra meminang dirinya sebagai calon gubernur di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.

Sebaliknya, anak bungsu Presiden Joko Widodo itu menolak jika dipasangkan sebagai calon wakil gubernur dengan Anies Baswedan. Alasan Kaesang, dirinya berbeda dengan Anies. Entah berbeda apanya.

Dengan demikian, bisa dikatakan Kaesang mulai menantang. Menantang Anies dan siapa saja yang maju sebagai cagub dalam Pilkada Jakarta 2024. Ia tak mau menjadi cawagub.

Kaesang pun “over confidence” (terlalu percaya diri). Bahkan cenderung mentang-mentang. Maklum, adik kandung Gibran Rakabuming Raka ini punya segalanya. Apa saja?

Pertama, ia adalah anak seorang presiden. Sebagai anak presiden, diakui atau tidak, ia punya “privileges” (hak istimewa). Sebab itu, tak heran jika Wakil Presiden Ma’ruf Amin pun mengakui, bila boleh memilih, maka banyak orang yang ingin dilahirkan sebagai anak presiden.

Presiden bisa melakukan apa saja yang orang lain tak bisa lakukan. Contohnya membuat kebijakan dan menggerakkan sumber daya untuk memenangkan calon tertentu. Buktinya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di mana calon presiden-wakil presiden yang didukung Jokowi, yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menang telak atas pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dengan angka yang cukup meyakinkan: 58,58%!

Diakui atau tidak, kemenangan itu didapat Prabowo-Gibran setelah Jokowi mengerahkan segala sumber daya, termasuk anggaran bantuan sosial (bansos) yang mencapai Rp450 triliun.

Bukankah saat pilkada digelar pada 27 November 2024, Jokowi yang akan lengser pada 20 Oktober nanti bukan presiden lagi? Tidak salah!

Tapi ingat, saat itu kekuasaan negara berpindah ke tangan Prabowo-Gibran yang dalam Pilpres 2024 didukung Jokowi. Dengan demikian, Prabowo-Gibran pun akan balas budi dengan mendukung Kaesang. Apalagi Kaesang-Gibran adalah adik-abang.

Wacana Gerindra menggaet Kaesang pun saya kira bagian dari politik balas budi itu. Sebab sebelumnya partai yang dipimpin Prabowo itu sempat menggadang-gadang kadernya sendiri, Budisatrio Djiwandono yang tak lain adalah keponakan Prabowo, sebagai cagub di Pilkada Jakarta 2024.

Kedua, Kaesang adalah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sebab itu, ia sempat menepuk dada ketika ditanya perlukah restu dari Jokowi untuk maju jadi cagub di Pilkada Jakarta 2024. “Saya ketua umum, punya kursi di sini. Tak perlu restu siapa pun,” kata Kaesang.

Di DPRD Jakarta periode 2024-2029, PSI memiliki 8 kursi hasil Pemilu 2024. Sementara Gerindra mengusai 14 kursi. Jika digabung maka menjadi 22 kursi. Klop. Pas. Jumlah 22 kursi merupakan syarat minimal partai politik atau gabungan partai politik mengusung cagub-cawagub di Pilkada Jakarta 2024. Atau 20% dari 106 kursi DPRD Jakarta. Hal ini sesuai ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Selain Gerindra, parpol-parpol lain yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju juga diyakini akan mendukung Kaesang. Yang sudah lantang bersuara adalah Partai Amanat Nasional (PAN). Partai Golkar yang semula menggadang-gadang kadernya sendiri, Ridwan Kamil, kini mulai melembek. Golkar cenderung mengusung Kang Emil untuk Pilkada Jawa Barat 2024. Diyakini pada akhirnya Golkar pun akan mendukung Kaesang. Begitu pun Partai Demokrat yang sempat dikecewakan Anies Baswedan di Pilpres 2024 lalu.

Ketiga, Kaesang sudah difasilitasi Mahkamah Agung (MA) melalui Putusan No 23P/2024. Dengan putusan itu, Kaesang yang baru 25 Desember nanti genap berusia 30 tahun, bisa maju sebagai cagub/cawagub, setelah batas usia minimal dihitung per tanggal pelantikan cagub-cawagub terpilih, diperkirakan Januari 2025, bukan per tanggal penetapan pasangan calon, September nanti.

Putusan MA No 23P/2024 itu analog dengan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 90 Tahun 2023 yang memfasilitasi Gibran maju sebagai cawapres di Pilpres 2024 kendati baru berusia 36 tahun, belum 40 tahun, karena sedang/pernah menjabat kepala daerah. Gibran adalah Walikota Surakarta, Jawa Tengah.

Ketua MK saat keputusan kontroversial itu diambil adalah Anwar Usman, adik ipar Jokowi. Sebab itu kemudian muncul anekdot, MK adalah Mahkamah Kakak.

Begitu pun MA. Meskipun ketuanya, M Syarifuddin mungkin bukan siapa-siapanya Kaesang, akibat Putusan No 23P/2024 yang kontroversial itu, MA jadi dipelesetkan menjadi Mahkamah Anak.

Over confidence-nya Kaesang pun mengingatkan kita akan tingkah sang abang, Gibran saat kampanye Pilpres 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Saat itu Gibran berujar kepada Prabowo, “Tenang Pak, saya sudah di sini!’

Mungkin saat itu Kaesang bergumam, “Menyala, Abangku!”

Kini, Kaesang sudah menantang. Akankah Anies, Emil, atau cagub dari PDIP nanti menjadi bimbang?

Dari survei berbagai lembaga, sementara elektabilitas Anies masih yang teratas. Anies sudah resmi dicalonkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan mungkin akan menyusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasdem.

Saya memprediksi, jika tidak ditopang oleh tangan-tangan kekuasaan, niscaya Kaesang tak akan menang. Apalagi dia cenderung mentang-mentang. Arogan. “Dumeh,” orang Jawa bilang.

Mentang-mentangnya Kaesang pun akhirnya jadi bumerang. Berani taruhan!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PDI-P Berniat Usung Kader Sendiri di Pilgub Jakarta, Bisa Cagub atau Cawagub

Next Post

Diskusi GMRI : Menilik Kegundahan Ekonomi Indonesia Yang Semakin Memburuk Hingga Upaya Menjadikan Komplek Candi Borobudur dan Candi Muara Takus Sebagai Pusat Ziarah Spiritual Dunia

fusilat

fusilat

Related Posts

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN
Feature

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026
Feature

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Next Post
Diskusi GMRI : Menilik Kegundahan Ekonomi Indonesia Yang Semakin Memburuk Hingga Upaya Menjadikan Komplek Candi Borobudur dan Candi Muara Takus Sebagai Pusat Ziarah Spiritual Dunia

Diskusi GMRI : Menilik Kegundahan Ekonomi Indonesia Yang Semakin Memburuk Hingga Upaya Menjadikan Komplek Candi Borobudur dan Candi Muara Takus Sebagai Pusat Ziarah Spiritual Dunia

Phobia Terhadap Umat Beragama Apapun di Indonesia Jangan Dibiarkan Hendak Merusak Kerukunan Umat

Phobia Terhadap Umat Beragama Apapun di Indonesia Jangan Dibiarkan Hendak Merusak Kerukunan Umat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

June 11, 2026
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...