• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Karya Instalasi Pisang Dilakban Laku 99,5 M, Kok Bisa?

fusilat by fusilat
December 3, 2024
in Feature, Pojok KSP, Seni & Budaya
0
Karya Instalasi Pisang Dilakban Laku 99,5 M, Kok Bisa?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

Jakarta, Fusilatnews – Fenomenal. Sebuah karya instalasi berupa sebuah pisang yang ditempel dengan lakban bertajuk “Comedian” yang dibuat seniman asal Italia, Maurizio Cattelan terjual di balai lelang Sotheby’s, New York, Amerika Serikat, pekan lalu, seharga US$6,2 juta atau setara Rp99,5 miliar.

Pengusaha kripto Justin Sun menjadi satu di antara tujuh penawar yang akhirnya memenangkannya. Ia pun langsung memenuhi janjinya untuk memakan pisang tersebut dengan santainya.

Katanya, pisang itu punya rasa yang sangat berbeda dan ikonik, jauh lebih baik daripada pisang lainnya.

Diminta komentar soal fenonema langka ini, kritikus seni Fajar Sidiq Sukirnanto berpendapat, fenomena konteks seni yang berdasarkan sumber karya berbasis kontemporer adalah logika kebaruan karena hiperialitas telah meminjam simulakrum atau simulakra, dan objek yang kehilangan nalar dalam visual ini dikarenakan tafsir karya seni seiring zaman mulai bergeser dan kehilangan makna.

Adapun simulakrum (jamak: simulakra, bahasa Latin) merujuk pada sebuah hal tampak, baik riil maupun khayal, salinan realitas atau entitas yang telah hilang atau bahkan tidak memiliki dasar realitas asal apa pun.

Dengan kata lain, representasi yang tampak bersumber atau berdasar pada hal yang secara ontologis palsu atau tidak tulen sehingga keberadaannya hanya absah berdasar pada status realitasnya sendiri.

Konsep ini adalah salah satu bagian kuat penyusun diskursus pascamodernisme dan umumnya bertautan dengan ekspresi kritis atas realitas yang dinilai hubungan representatif antara tanda dan maknanya terganggu.

Menurut Fajar, bila sebuah karya telah menghilangkan bentuk secara realitas, maka sublimasi pada visual hanya menghadirkan objek dari karya seni berdasarkan kreasi ide atau gagasan senimannya yang kompleks itu melalui pendekatan medium di dalam membaca gejala visualnya, bahkan akhirnya objek menjadi sebuah abstraksi nilai kebendaan.

“Bahkan kemunculan ‘trend’ baru ini hanyalah olah medium saja sifatnya dan kehilangan makna seperti karya ‘ready made element’ dan ‘pond object’ (objek kolam) seperti bentuk instalasi patung,” kata putra dari Slamet Sukirnato, sastrawan besar angkatan 1966 ini kepada Fusilatnews.com, Senin (2/12/2024).

Dalam gambaran absurditas, kata Fajar, fenomena atau gejala ini begitu mudah diabadikan, dan niscaya telah melampaui karya seni konvensional.

“Ini juga terjadi pada medium variabel lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci yang dilukis ulang oleh seniman Marcel Duchampp menjadi karya ‘mac shine’ ketika lukisan Monalisa dikonfigurasi ulang dengan menambahkan kumis. Berarti dalam kecenderungan revitalisasi juga berlaku klaim tentang dominasi duplikasi pada karya. Penggandaan ini menjadi jembatan terhubungnya seni murni dan seni tetapan untuk publik melalui sinisme, kritik, duel gol ke arah paparan seni konsumsi media dan ‘pop art’ (seni populer) di mana budaya massa menjadi ‘point of interest’ (titik penting) dari ‘something for given mainstream’ (sesuatu untuk arus utama tertentu) yang terbentuk di arus utama itu. Jadi, terlihat karya objek pisang menjadi ‘trigger’ (pemicu) kemunculan ‘avant-garde’ dari peran media massa dan budaya populer sebagai cerminan validasi peradaban,” paparnya.

Avant-garde, “advance guard” atau “vanguard” adalah kata yang digunakan pada orang atau karya yang bersifat eksperimental, radikal, dan tidak lazim. Karya-karya avant-garde umumnya bertujuan untuk melawan batas-batas dan norma dalam suatu kebudayaan.

Menurut Fajar, efek dari popularitas yang menggejala secara “formal balance” (keseimbangan formal) ikut meningkatkan harga, dan lukisan itu sedang melakukan komunikasi “branding awerness” (kesadaran merek) dan resonansi dengan menaikkan “value preposition” (nilai yang dijanjikan oleh perusahaan agar produk atau layanannya bisa diterima pasar atau konsumen) dan “customer segment” (segmentasi pelanggan), sehingga berganti harga dan ikut melambung.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sikap Politik Berubah 180 Derajat, Ada Apa dengan HRS?

Next Post

MKD DPR RI Jadwalkan Klarifikasi Yulius Terkait Pernyataan “Partai Coklat” di Pilkada 2024

fusilat

fusilat

Related Posts

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan
Birokrasi

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Next Post

MKD DPR RI Jadwalkan Klarifikasi Yulius Terkait Pernyataan "Partai Coklat" di Pilkada 2024

Meski Sempet Kritis,Ibu Remaja yang Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus Sudah Sadar

Meski Sempet Kritis,Ibu Remaja yang Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus Sudah Sadar

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...