• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sikap Politik Berubah 180 Derajat, Ada Apa dengan HRS?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 3, 2024
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

Jakarta – Sikap politik Habib Rizieq Syihab (HRS) terhadap pemerintah berubah 180 derajat. Bila pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dua periode dia mengambil sikap oposisi, kini di awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sikap HRS sebaliknya: mendukung! Ada apa dengan HRS?

Saat berorasi pada “Reuni 212” di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2024), HRS menyerukan agar tidak ada pihak-pihak yang mengganggu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. HRS menyerukan agar bekas Menteri Pertahanan itu diberi kesempatan bekerja memimpin Indonesia.

Meski begitu, katanya, mendukung tidak berarti menjilat, tetapi tetap mengkritisi. Sebab tujuannya adalah “amar ma’ruf nahi munkar” (memerintahkan kebenaran, mencegah kemungkaran).

HRS juga mendoakan Prabowo diberi kesehatan dan pemerintahannya dibersihkan dari orang-orang bermasalah, orang-orang yang selama ini bikin susah rakyat, orang-orang yang melanggar hak asasi manusia (HAM), yang terlibat pembunuhan, terlibat korupsi, agar mereka disingkirkan oleh Allah dari Prabowo sejauh jauhnya.

Sebaliknya, hingga menjelang akhir pemerintahan Jokowi, HRS tetap mengambil sikap oposisi.

HRS, misalnya, melayangkan gugatan perdata ke pengadilan terhadap Jokowi senilai Rp5.246 triliun. HRS menilai Jokowi telah berbohong sejak menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2012 hingga menjadi presiden dua periode. Gugatan ini hingga Jokowi lengser pada 20 Oktober 2024, bahkan hingga kini masih berproses di pengadilan.

Apa yang sesungguhnya terjadi sehingga sikap politik HRS terhadap pemerintah bergeser, bahkan berbalik 180 derajat?

Padahal, rezim Prabowo merupakan kelanjutan rezim Jokowi. Bahkan pemerintahan Prabowo bisa dikatakan sebagai pemerintahan Jokowi jilid 3. Apalagi anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menjadi wakil presidennya Prabowo.

Jadi, secara substansial sebenarnya sama saja antara pemerintahan Prabowo dan pemerintahan Jokowi yang digantikannya. Kalaupun ada perbedaan, cuma sedikit saja. Secara prinsip sama.

Perubahan sikap politik HRS juga terjadi terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Bila pada Pilkada DKI Jakarta 2017, HRS membiarkan politik identitas, sebaliknya pada Pilkada Jakarta 2024 kemarin ia berubah sikap.

Dalam orasinya pada “Reuni 212” kemarin, HRS mengajak para pendukungnya menghormati perbedaan pilihan. Pilihan, katanya, tergantung ijtihad politik masing-masing. HRS juga melarang para pendukungnya mengkafir-kafirkan mereka yang berbeda pilihan dalam Pilkada 2024.

Mengapa HRS mendukung pemerintahan Prabowo yang merupakan kelanjutan dari pemerintahan Jokowi?

Pertama, mungkin karena HRS sudah cukup lama berkolaborasi dengan Prabowo. Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 dan 2019, HRS mati-matian mendukung Prabowo. Kolaborasi itu hendak ia lanjutkan.

Kedua, mungkin karena Prabowo akomodatif terhadap kelompok HRS. Haikal Hassan, misalnya, diangkat Prabowo menjadi Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Padahal, sebelumnya Haikal Hassan mengaku akan terus menjadi oposisi, termasuk jika presidennya adalah Prabowo. Bahkan Haikal menyatakan, lalat-lalat yang mengerubungi bangkai justru lebih mulia daripada ulama-ulama yang mendekati penguasa.

Sindir Prabowo

Dalam orasinya di “Reuni 212” kemarin, HRS mendoakan agar para pelanggar HAM disingkirkan dari pemerintahan Prabowo sejauh-jauhnya.

Apakah sebenarnya “doa” HRS itu untuk menyindir Prabowo?

Diketahui, bekas Komandan Jenderal Kopassus itu lekat dengan citra sebagai pelanggar HAM. Khususnya kasus penculikan dan penghilangan paksa para aktivis demokrasi 1997/1998.

Akhirnya, ada apa dengan HRS?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KETIKA UANG DIPERTUHANKAN DALAM KEHIDUPAN POLITIK.

Next Post

Karya Instalasi Pisang Dilakban Laku 99,5 M, Kok Bisa?

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan
Birokrasi

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026
Cross Cultural

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026
Next Post
Karya Instalasi Pisang Dilakban Laku 99,5 M, Kok Bisa?

Karya Instalasi Pisang Dilakban Laku 99,5 M, Kok Bisa?

MKD DPR RI Jadwalkan Klarifikasi Yulius Terkait Pernyataan "Partai Coklat" di Pilkada 2024

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

MENGGUGAT ETIKA KELUARGA DALAM RUANG NEGARA

April 27, 2026
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...