• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Kebijakan Gubernur Jabar Berikan Pendidikan disiplin Militer Kepada Siswa SMA Menuai Pro – Kontra

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
April 29, 2025
in News, Pendidikan
0
Mantan Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi Resmi Cerai Dengan Isterinya Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. Apa Yang Terjadi Dengan Rumah Tangga Mereka Berdua?
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung – Fusilatnews – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menggulirkan kebijakan baru yang bakal memicu kontroversi di kalangan pendidik: pendidikan disiplin ala militer untuk siswa SMA yang dianggap “nakal”.

Program ini akan diterapkan secara bertahap mulai 2 Mei 2025, dimulai dari daerah-daerah yang dinilai rawan terhadap perilaku menyimpang remaja. Fokus utamanya adalah membina siswa yang terlibat kenakalan berat, mulai dari tawuran, keanggotaan geng motor, hingga perilaku menyimpang sosial lainnya.

“Pelaksanaannya tidak harus serentak di 27 kabupaten/kota. Kita mulai dari daerah yang siap dan dinilai rawan, lalu bertahap,” kata Dedi dalam keterangan persnya, Sabtu, 26 April 2025.

Dilatih ala Militer, Bukan untuk Perang

Program ini bukan pelatihan militer dalam arti sempit, melainkan pendidikan karakter berbasis disiplin ketat. Dedi menegaskan, tujuannya adalah membangun kebiasaan hidup sehat, menumbuhkan minat dan bakat, serta memperkenalkan kegiatan kesenian dan olahraga dalam suasana penuh keteraturan.

“Ini bukan untuk mempersiapkan mereka perang. Ini adalah pendekatan pendidikan karakter, dengan sentuhan tegas tapi penuh kasih,” ujarnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bekerja sama dengan TNI. Sekitar 30 hingga 40 barak disiapkan sebagai tempat pembinaan. Para siswa akan tetap tercatat sebagai pelajar aktif dan mengikuti kegiatan belajar formal di lokasi barak.

Sasaran: Siswa ‘Bandel’ dan Tak Terbina

Program ini tak berlaku untuk seluruh siswa. Hanya siswa dengan kategori tertentu yang akan dikirim ke barak pendidikan ini. Kriteria mereka adalah:

  • Sudah berulang kali melakukan pelanggaran disiplin berat di sekolah

  • Terlibat pergaulan bebas atau penggunaan zat adiktif

  • Pelaku kekerasan, kriminalitas, atau tawuran

  • Anggota geng motor

  • Anak-anak yang tidak lagi bisa dikendalikan oleh orangtua

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menekankan bahwa proses pemilihan siswa akan dilakukan berdasarkan persetujuan sekolah dan orangtua.

“Prioritas pada siswa yang terlibat tawuran, geng motor, dan yang orangtuanya sudah tidak mampu lagi mendidik secara etika dan perilaku,” kata Wahyu, Senin, 28 April 2025.

Pro dan Kontra: Disiplin Tak Selalu Butuh Tentara

Sejumlah pengamat menyambut baik niat Gubernur Dedi, namun mereka juga mengingatkan agar pendekatan ini tidak menjadi solusi tunggal. Pengamat pendidikan Darmaningtyas mengingatkan bahwa pendidikan karakter semestinya tidak selalu identik dengan pola militeristik.

“Kalau pendidikan karakternya jalan, kenakalan bisa ditangani tanpa perlu pendidikan militer. Sekolah calon pastor atau beberapa sekolah swasta sudah membuktikan bisa mencetak siswa disiplin tanpa tentara,” ujarnya.

Alih-alih hanya menggunakan pendekatan militer, Darmaningtyas menyarankan agar sekolah melibatkan seniman, budayawan, dan sastrawan dalam membentuk karakter siswa. “Mereka bisa menumbuhkan sikap kritis dan kreatif yang justru lebih dibutuhkan anak muda hari ini,” tambahnya.

DPR Ingatkan Soal Hak Pendidikan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menilai program ini perlu dikaji lebih mendalam agar tidak melanggar hak siswa atas pendidikan formal.

“Pendidikan karakter memang penting, tapi jangan sampai siswa kehilangan hak atas pendidikan nasional yang utuh. Apalagi, program bela negara sudah masuk kurikulum melalui PKN,” kata politisi PKB itu.

Ada Dukungan dari Sekolah, Tapi…

Kepala SMAN 1 Bandung, Tuti Kurniawati, mendukung kebijakan ini dan bahkan mengusulkan agar diterapkan juga bagi siswa kelas X sebagai program tahunan wajib.

“Kami mendukung penuh. Namun tiap sekolah harus diberi keleluasaan untuk mengemas program ini sesuai dengan kondisi masing-masing,” ujarnya.

Namun berbeda dengan Tuti, Pengamat Kebijakan Pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Cecep Darmawan, mengingatkan agar program ini tidak bersifat one size fits all. Ia menggarisbawahi pentingnya memahami latar belakang psikologis dan sosial setiap anak.

“Kalau hanya enam bulan di barak, lalu kembali ke lingkungan lama tanpa pendampingan, apa yang dijamin bisa berubah? Harus ada pendekatan jangka panjang dan bukan hanya sekadar pelatihan disiplin,” ucap Cecep.

Masalah Serius di Tengah Kenakalan Akut

Dedi Mulyadi menilai kenakalan remaja di Jawa Barat sudah masuk fase akut. Ia menyebut bahwa kasus remaja yang terlibat kriminal, termasuk penganiayaan hingga pembunuhan, meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Problem kenakalannya sudah akut. Ini tidak bisa dibiarkan. Kita harus hadir sebelum mereka tenggelam lebih dalam dalam dunia kelam,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa program ini juga bertujuan menjauhkan remaja dari narkoba, judi daring, rokok, dan kecanduan gawai.

“Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk melahirkan generasi Jawa Barat yang kokoh, kuat, dan hebat,” tegasnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pengkhianatan Jokowi kepada Anak dan Menantunya

Next Post

Tempo Diteror, Hasan Nasbi Jadi Tumbal

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Arah Pidato Prabowo Itu, Sesungguhnya Untuk Siapa?
Feature

Hardiknas Tanpa Gairah: Prabowo Terlihat Tidak Menggebu Mencerdaskan Bangsa

May 2, 2026
Feature

Menuju Ul Albab: Memadukan Integritas, Akademik, dan Kebermanfaatan

May 2, 2026
Export Manusia – Apa Untungnya?
Feature

Export Manusia – Apa Untungnya?

May 2, 2026
Next Post
Menanggapi Jubir Presiden: Dari Kesalahan ‘Masak Saja’ hingga Logika Kabinet Obesitas

Tempo Diteror, Hasan Nasbi Jadi Tumbal

Erick Thohir Harus Mundur: Pertanggungjawaban atas Mega Korupsi di PT Pertamina

Rocky Gerung: Reshuffle di Tikungan Kalkulasi Politik Prabowo "Sosok Yang Akan Jadi Korban"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Arah Pidato Prabowo Itu, Sesungguhnya Untuk Siapa?

Hardiknas Tanpa Gairah: Prabowo Terlihat Tidak Menggebu Mencerdaskan Bangsa

May 2, 2026

Ilmu & Amal yang Berimbang Menjadi Indah & Barokah

May 2, 2026
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi

Teddy, Gay, dan Luth

May 2, 2026
Republik Oligarki: Menakar Kedalaman Jurang Ketimpangan Indonesia 2026

Republik Oligarki: Menakar Kedalaman Jurang Ketimpangan Indonesia 2026

May 2, 2026
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026

Menuju Ul Albab: Memadukan Integritas, Akademik, dan Kebermanfaatan

May 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Arah Pidato Prabowo Itu, Sesungguhnya Untuk Siapa?

Hardiknas Tanpa Gairah: Prabowo Terlihat Tidak Menggebu Mencerdaskan Bangsa

May 2, 2026

Ilmu & Amal yang Berimbang Menjadi Indah & Barokah

May 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist