• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kepasrahan yang Mengundang Keajaiban

Ali Syarief by Ali Syarief
December 14, 2025
in Feature, Spiritual
0
Kepasrahan yang Mengundang Keajaiban
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Sahabatku itu hidup dengan satu bekal paling sunyi namun paling kokoh: kepasrahan kepada kehendak Ilahi. Dari sanalah takdir menyingkapkan rahasianya, dan hidup pun menjelma rangkaian keajaiban—datang tanpa diminta, namun selalu tepat waktu.
Sebagaimana firman Allah: “Barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Dia akan mencukupkan (keperluannya).” (QS. At-Talaq: 3)

Kepasrahan bukanlah menyerah tanpa ikhtiar. Ia justru puncak dari usaha yang jujur, ketika tangan bekerja sepenuh daya dan hati beristirahat sepenuhnya pada Tuhan. Dalam kepasrahan, manusia berhenti memaksa semesta agar tunduk pada egonya, dan mulai menyelaraskan langkah dengan hikmah-Nya.
Allah mengingatkan: “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagimu; dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

Kita sering letih karena ingin mengendalikan segalanya. Kita resah karena menakar masa depan dengan kecemasan, bukan dengan iman. Padahal, ketenangan lahir bukan dari kepastian dunia, melainkan dari keyakinan kepada Yang Maha Mengatur.
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

Sahabatku mengajarkan tanpa banyak kata: hidup yang ditopang tawakal akan berjalan ringan, meski jalannya menanjak. Ketika rencana runtuh, ia tidak runtuh. Ketika doa tertunda, ia tidak putus asa. Ia percaya bahwa penundaan bukan penolakan, dan kesunyian Tuhan bukan ketiadaan kasih sayang.
Seperti nasihat Ibn ‘Athaillah As-Sakandari: “Istirahatkan dirimu dari mengatur; apa yang telah diurus oleh selainmu, jangan kau sibukkan dirimu dengannya.”

Nasihat ini bukan ajakan untuk pasif, melainkan undangan untuk jujur pada batas manusia. Ikhtiar adalah kewajiban, hasil adalah rahasia. Di titik inilah iman menemukan keindahannya: bekerja seakan segalanya bergantung pada kita, lalu berserah seakan segalanya telah diatur-Nya.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki; ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Tirmidzi)

Kita pun diajak belajar menafsirkan hidup dengan lapang. Tidak setiap luka adalah hukuman; tidak setiap kehilangan adalah keburukan. Ada doa yang dijawab dengan kekuatan, bukan dengan apa yang diminta. Ada jalan yang dipersempit agar kita kembali menengadah.
“Dan boleh jadi Allah menjadikan pada yang demikian itu kebaikan yang banyak.” (QS. An-Nisa: 19)

Pada akhirnya, kepasrahan adalah seni berdamai dengan ketetapan, tanpa mematikan harapan. Ia membuat kita teguh tanpa menjadi keras, lapang tanpa menjadi lalai. Dalam kepasrahan, kita belajar rendah hati: bahwa hidup ini bukan tentang menang atas dunia, melainkan tentang selamat di hadapan Tuhan.
Seperti kata Jalaluddin Rumi: “Ketika aku melepaskan apa yang kupikir seharusnya terjadi, aku menemukan apa yang memang ditakdirkan untukku.”

Maka, nasihat ini untuk kita semua: rawatlah ikhtiar dengan kesungguhan, dan rawatlah hati dengan tawakal. Jika langkahmu goyah, ingatlah bahwa ada tangan yang tak pernah lalai menggenggam semesta.
“Cukuplah Allah sebagai Penolong.” (QS. An-Nisa: 45)

Di sanalah keajaiban hidup bermula—bukan karena dunia berubah, tetapi karena hati telah pulang kepada-Nya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PETANI TURUN KE JALAN: ALARM DARI SAWAH YANG TERABAIKAN

Next Post

Tak Ada Kuasa yang Benar-Benar Bisa Bernegosiasi dengan Nurani

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang
Feature

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris
Crime

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya
Economy

Di Balik Pernyataan Purbaya: Rupiah dan Rapuhnya Fondasi Ekonomi Indonesia

January 24, 2026
Next Post
Tak Ada Kuasa yang Benar-Benar Bisa Bernegosiasi dengan Nurani

Tak Ada Kuasa yang Benar-Benar Bisa Bernegosiasi dengan Nurani

Kiai NU Se-Jawa Mendesak MLB NU

Kiai NU Se-Jawa Mendesak MLB NU

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD
Feature

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

by Karyudi Sutajah Putra
January 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan partai politik-partai politik pendukungnya, yang mewacanakan...

Read more
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

January 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Di Balik Pernyataan Purbaya: Rupiah dan Rapuhnya Fondasi Ekonomi Indonesia

January 24, 2026
Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

January 24, 2026
Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

January 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist