• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Kepemimpinan Tanpa Nalar: Ironi Kenaikan PBB 250% di Pati dan Keteladanan Jepang

Ali Syarief by Ali Syarief
August 8, 2025
in Bencana, Birokrasi, Feature
0
Kepemimpinan Tanpa Nalar: Ironi Kenaikan PBB 250% di Pati dan Keteladanan Jepang
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Rakyat Pati belum sempat menarik napas panjang pasca-pandemi, kini harus bersiap menghadapi rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 250%. Kenaikan ini memang belum diberlakukan, namun kegaduhan sosial yang ditimbulkannya sudah lebih dari cukup untuk menunjukkan satu hal: kebijakan ini dibuat tanpa nalar kepemimpinan yang sehat.

Bupati Pati, Sudewo, mencoba meredam gejolak dengan menyatakan bahwa kebijakan ini hanya melanjutkan Perda No. 1 Tahun 2024, warisan pemerintahan sebelumnya. Tapi rakyat tidak peduli siapa yang membuatnya. Yang mereka tahu, pemimpin hari ini bertanggung jawab atas apa yang dijalankan hari ini. Bersembunyi di balik regulasi tanpa keberanian untuk merevisi atau menunda bukan sikap seorang pemimpin—itu sikap seorang birokrat yang takut disalahkan.

Bandingkan dengan Jepang. Negara ini juga menaikkan pajak—tapi hanya 6%, dan yang paling penting: pengumumannya dilakukan dua tahun sebelumnya. Pemerintah Jepang memberi waktu bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk bersiap. Lebih dari itu, negara hadir untuk membantu mereka yang terdampak. Ada subsidi, bantuan tunai, dan skema transisi yang membuat beban tidak jatuh mendadak. Pajak bukan hanya soal pemasukan negara, tapi juga soal kemampuan rakyat untuk membayarnya secara adil dan manusiawi.

Di Pati, pendekatannya nyaris kebalikannya. Tidak ada masa transisi. Tidak ada komunikasi publik yang matang. Tidak ada jaring pengaman sosial. Yang ada hanyalah angka mengejutkan dan narasi pembenaran. Di tengah ekonomi rakyat yang belum pulih, rencana ini seperti melempar beban di punggung yang sudah rapuh.

Yang lebih menyedihkan, ketika gelombang penolakan masyarakat muncul, Bupati buru-buru mengumumkan akan mengkaji ulang rencana kenaikan tersebut. Ini bukti bahwa kebijakan itu sejak awal memang tidak didasarkan pada kajian matang, tapi sekadar pelaksanaan administratif. Ketika keputusan penting bisa dengan mudah dibatalkan oleh tekanan publik, itu berarti proses pembuatannya memang cacat.

Kepemimpinan bukan sekadar menjalankan aturan, tapi memilah, mempertimbangkan, dan merasakan denyut nadi masyarakat. Seorang pemimpin harus punya keberanian moral untuk menunda atau menolak kebijakan yang merugikan rakyat, sekalipun ia legal secara hukum. Legalitas tidak cukup; yang dibutuhkan adalah legitimasi sosial dan etika kepemimpinan.

Rencana kenaikan PBB 250% ini bukan sekadar angka. Ia adalah simbol dari sebuah cara memimpin yang tidak berpijak pada realitas rakyat. Sementara Jepang menunjukkan bagaimana negara hadir dalam keadilan fiskal, Pati justru menunjukkan bagaimana pemerintah lokal bisa hadir sebagai ancaman bagi kesejahteraan warganya sendiri.

Kalau begini wajah kepemimpinan di daerah, bagaimana rakyat bisa percaya bahwa pemerintah adalah pelayan, bukan pemalak?


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PT Mutu Agung Lestari Perkuat Langkah di Perdagangan Karbon

Next Post

Gabah Any Quality: Target Tercapai, Bom Waktu Tersimpan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak
Feature

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026
Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa
Feature

Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

May 17, 2026
SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat
Feature

SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

May 17, 2026
Next Post
REBUTAN GABAH

Gabah Any Quality: Target Tercapai, Bom Waktu Tersimpan

Koalisi Sipil Tolak Perluasan Komando Teritorial

Koalisi Sipil Tolak Perluasan Komando Teritorial

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

May 17, 2026
BREAKING NEWS  Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

BREAKING NEWS Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

May 17, 2026
Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026
Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

May 17, 2026
SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

May 17, 2026
Politik Medsos, “Gemoy,” dan Jebakan Rot Brain

Prabowo & Keledai

May 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

May 17, 2026
BREAKING NEWS  Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

BREAKING NEWS Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

May 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist