FusilatNews- Kemunculan Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo, jadi sorotan publik. Putri menjadi sosok yang dinanti karena menjadi saksi kunci kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Namun Kemunculan Putri Candrawathi (PC) justru dipertanyakan kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak. Dia mengaku kaget karena sosoknya dirasa tak sama dengan gambar atau video yang selama ini beredar di medsos. Menurut Kamarudin, perbedaannya pun tetap mencolok meski sosok perempuan yang disebut Putri Candrawathi itu mengenakan masker.
Namun, keraguan itu terbantahkan. Pengacara menegaskan bahwa sosok yang berbicara di hadapan media massa adalah Putri Candrawathi. Kuasa hukum Putri, Arman Hanis membantah spekulasi-spekulasi tentang sosok yang pertama kali muncul di depan publik itu. Arman menegaskan pihaknya tak mungkin bertindak bodoh untuk menghadirkan orang lain di depan publik.
“Sebagai advokat InsyaAllah saya tidak akan melakukan hal-hal yang bodoh 😁😁,” ujar Arman dikutip detikcom, Rabu (10/8/2022).
Arman mengatakan bahwa yang berbicara di depan publik saat itu adalah benar Putri Candrawathi.
“Iya benar (Putri Candrawahi),” singkatnya. Untuk pertama kalinya Putri muncul di depan publik pada Minggu (7/8). Putri Candrawathi kala itu datang ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, untuk mengunjungi suaminya, Irjen Ferdy Sambo yang ditempatkan di tempat khusus di sana.
Arman Hanis, selaku kuasa hukum yang mendampinginya mengatakan psikolog Putri telah memberikan izin Putri bicara ke media. Dia menyebut Putri tegar dan kuat dalam menjalani masa sulit.
“Ibu PC ini, saya alhamdulillah hari ini bersyukur, tadi diberikan izin oleh psikolog klinis. Ibu PC tegar dan kuat untuk menjalani masa sulit ini,” kata Arman. Isak tangis Putri sempat mewarnai kemunculan perdananya. Putri terisak saat menyampaikan pernyataannya di hadapan publik.
Putri mengaku percaya terhadap sang suami. Dia juga menekankan ketulusannya mencintai Irjen Ferdy Sambo.
“Saya Putri bersama-sama anak saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya,” kata Putri di Mako Brimob.
Putri Candrawathi kemudian menyampaikan bahwa dia ikhlas menerima apa yang dialami oleh dirinya dan keluarga, tanpa menjelaskan lebih lanjut maksud ‘perbuatan’ itu.
“Saya ikhlas memaafkan segala perbuatan yang kami dan keluarga alami,” ujar Putri.

























