• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Kereta Cepat Jakarta–Bandung: Biaya Tinggi, Utang Membengkak, Rugi Berulang — Tapi Tak Juga Disetop

Ali Syarief by Ali Syarief
October 14, 2025
in Bencana, Feature
0
Ironis Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Turun di Padalarang
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Biaya sangat tinggi, utang membengkak, dan setiap tahun rugi — tapi tetap dipertahankan.
Begitulah nasib Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB), atau yang kini dikenal sebagai “Whoosh”. Di balik laju 350 kilometer per jam yang membelah hamparan sawah dan bukit antara Halim dan Tegalluar, tersembunyi kecepatan lain yang jauh lebih mencemaskan: kecepatan bertambahnya utang dan membesarnya kerugian.

Sejak diresmikan pada Oktober 2023, proyek ini menjadi monumen ambisi pemerintahan Joko Widodo. Diumumkan sebagai kerja sama business to business tanpa dana negara, namun akhirnya justru menuntut suntikan modal triliunan rupiah dari APBN. Biaya yang semula ditaksir Rp 86 triliun melonjak menjadi lebih dari Rp 114 triliun, dan sekitar tiga perempat pembiayaannya berasal dari pinjaman luar negeri. Beban bunga per tahun mencapai lebih dari Rp 1,7 triliun, sementara pendapatan tiket tidak cukup untuk menutupnya.

Di atas kertas, Whoosh seharusnya menjadi simbol efisiensi transportasi modern. Namun di lapangan, realitas tak seindah narasi. Jumlah penumpang hanya berkisar 16–18 ribu per hari pada hari kerja, meningkat sedikit saat akhir pekan. Angka itu jauh di bawah proyeksi studi kelayakan yang memprediksi 50–70 ribu penumpang per hari. Tak heran jika laporan keuangan konsorsium BUMN yang menaunginya—termasuk KAI dan WIKA—membukukan kerugian hingga lebih dari Rp 4 triliun pada 2024.

Beban tersebut terus berlanjut. Hingga pertengahan 2025, KAI harus menanggung hampir Rp 1 triliun kerugian dari proyek ini, di luar biaya operasional rutin. Dalam satu tahun penuh, total kerugian yang ditanggung diperkirakan mencapai Rp 2 triliun lebih. Sementara itu, biaya bunga pinjaman terus berjalan, menambah tekanan keuangan bagi BUMN yang terlibat.

Ironisnya, pemerintah belum menunjukkan tanda-tanda akan meninjau ulang proyek ini. Padahal, indikator ekonomi dan laporan kinerja keuangan sudah jelas memperlihatkan bahwa Whoosh belum menemukan jalur keberlanjutan. Alih-alih melakukan restrukturisasi, pemerintah tampak memilih mempertahankannya—seolah takut mengakui bahwa proyek kebanggaan ini memang cacat sejak perencanaan.

Fenomena ini mencerminkan apa yang disebut para ekonom sebagai sunk cost fallacy—kecenderungan terus mengeluarkan biaya karena merasa sudah terlalu banyak berinvestasi. Dalam konteks politik, ini berubah menjadi persoalan gengsi. Kereta cepat bukan lagi sekadar moda transportasi, melainkan simbol prestise pemerintahan. Ia menjadi monumen ambisi yang harus terus hidup, meski dengan menumpuknya beban pada keuangan negara.

Padahal, di luar rel yang berkilau dan stasiun megah, masyarakat masih berhadapan dengan persoalan mendasar: harga pangan, pendidikan, dan layanan publik yang tertinggal. Dalam situasi fiskal yang menekan, mempertahankan proyek semacam ini sama saja dengan menukar prioritas rakyat demi gengsi infrastruktur.

Whoosh memang berhasil membuktikan bahwa Indonesia bisa membangun kereta cepat. Tapi proyek ini juga membuktikan bahwa kemajuan teknologis tanpa perhitungan ekonomi hanya akan melahirkan kebanggaan yang mahal. Setiap tahun, kereta cepat ini terus melaju, namun bukan menuju efisiensi atau keuntungan, melainkan menuju jurang kerugian yang semakin dalam.

Pada akhirnya, publik tak lagi menilai seberapa cepat kereta itu berlari, melainkan seberapa berani pemerintah menekan rem sebelum bangsa ini tergelincir lebih jauh dalam ilusi pembangunan yang berutang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Lidah Kelu Istana Melahirkan Buzzer Negara

Next Post

Saatnya Erick Thohir Lempar Handuk

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
Dana Pensiun BUMN di Korupsi , Erick Thohir Marah Besar

Saatnya Erick Thohir Lempar Handuk

Neo-PKI: Wajah Lama dalam Topeng Baru

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist