• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika Menkumham dan Wamenkumham Saling Melindungi

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 5, 2023
in Feature
0
KSP: Panglima Itu Jabatan Politik!
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Pegiat Media

Jakarta – Pagi ini, Jumat 5 Mei 2023, para pengacara yang tergabung dalam Tim Koalisi Antikorupsi dan Antikriminalisasi, sesuai undangan yang diterima penulis, hendak “menggeruduk” markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan. Tujuannya: meminta penjelasan soal proses hukum atas gratifikasi Rp7 miliar yang diduga melibatkan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej.

Dugaan tindak pidana korupsi ini dilaporkan Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, Selasa (14/3/2023). Eddy diduga menerima gratifikasi dari Direktur Utama PT Citra Lampia Mandiri (CLM) Helmut Hermawan.

Mengapa harus “menggeruduk” KPK? Mungkin mereka tak sabar. Setelah hampir dua bulan dilaporkan, ternyata tak ada perkembangan signifikan dari KPK. Mereka mungkin juga takut, isu korupsi tersebut tenggelam oleh isu lain yang diembuskan aktor kawakan Tio Pakusadewo. Dalam sebuah “podcast” dengan Uya Kuya, Tio mengungkap monopoli bisnis di banyak lembaga pemasyarakatan di Indonesia yang diduga melibatkan anak seorang menteri.

Melalui sebuah yayasan, anak menteri itu disebut Tio diduga memonopoli bisnis air hingga kantin di dalam lapas. Para narapidana di dalam lapas, kata dia, mau tidak mau membeli air untuk minum hingga makanan di kantin karena yang disediakan oleh lapas tidak bagus kualitasnya.

Tio yang pernah mendekam di lapas karena kasus narkoba ini juga mengungkap bisnis narkoba di dalam lapas.

Entah mengapa, meski Tio tak menyebut nama menteri dimaksud, namun belakangan beredar kabar bahwa yang dia maksud adalah Menkumham Yasonna H Laoly, dan anak Laoly adalah Yamitema Laoly.

Soal tuduhan gratifikasi Eddy Hiariej, Menkumham Yasonna Laoly mengaku sudah memanggil yang bersangkutan untuk diklarifikasi. Hasilnya: Eddy membantah menerima gratifikasi. Yasonna sejauh ini juga tidak menonaktifkan wakilnya itu.

Soal tudingan monopoli bisnis anak Yasonna di lapas, Eddy Hiariej pun membantahnya. Menurut Eddy, Selasa (2/5/2023), isu anak menteri terlibat bisnis dan monopoli di lapas merupakan informasi menyesatkan.

Yasonna pun tak mau kalah. Politikus PDI Perjuangan itu, Selasa (2/5/2023), menyebut tuduhan monopoli bisnis anaknya di lapas itu sebagai kebohongan besar. Yasonna mengklaim, putranya hanya bekerja sama dengan sejumlah lapas untuk memberikan pelatihan.

Ketika diterpa isu tak sedap, ternyata Yasonna dan Eddy saling melindungi satu sama lain. Mereka tak ingin empasan angin itu berubah menjadi badai yang bisa menyapu mereka dari Kemenkumham. Mereka harus saling menguatkan. Mereka harus bahu-membahu dan saling bargandengan tangan.

Lapor Polisi

Usai melaporkan dugaan gratifikasi ke KPK, malam harinya Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Pelapornya adalah Yogi Ari Rukmana, asisten pribadi Eddy Hiariej, yang disebut Sugeng menjadi perantara dugaan gratifikasi ke bosnya itu. Laporan dugaan pencemaran nama baik itu kini sedang berproses di Bareskrim Polri.

Mengapa Eddy tidak melaporkan langsung Sugeng ke Polri? Guru Besar Hukum Pidana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini berdalih, ada beberapa hal yang menjadi alasan dirinya tidak melaporkan Sugeng ke polisi. Pertama, IPW merupakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang memiliki peran untuk mengawasi kinerja aparatur negara.

Kedua, Eddy tidak akan melapor balik ke polisi karena statusnya sebagai pejabat publik. Menurutnya, pejabat publik perlu memberikan klarifikasi apabila ada informasi yang perlu diluruskan, dan ia sudah meluruskan informasi yang ia anggap tidak lurus tersebut.

Ketiga, Eddy menilai dirinya perlu memiliki lawan sepadan apabila akan berurusan dengan sistem peradilan. Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso di mata Eddy bukanlah lawan yang sepadan.

Pertanyaannya kemudian, akankah Yasonna melaporkan Tio Pakusadewo ke polisi, atau lebih memilih langkah seperti Eddy? Kita tidak tahu. Kalaupun dilaporkan, mungkin polisi akan sulit menemukan delik pidana yang dilakukan aktor senior itu, karena ia tidak menyebut nama menteri tertentu.

Atau bisa saja Yasonna tidak akan melaporkan Tio Pakusadewo ke polisi, karena bila itu dilakukan, bisa jadi akan membuka kotak pandora bisnis ilegal narkoba di dalam lapas.

Yang pasti, kini Kemenkumham sudah babak belur. Selain dihantam isu dugaan gratifikasi Wanmenkumham, juga diterjang badai dugaan monopoli bisnis anak Menkumham di lapas. Maka tak ada jalan lain kecuali Yasonna dan Eddy harus saling menguatkan, saling melindungi satu sama lain. Jika tidak, keduanya bisa sama-sama jatuh. Sebab jika yang satu sudah jatuh, biasanya ia akan menarik yang lainnya untuk jatuh bersama-sama. “Tiji-tibeh”, “mati siji mati kabeh” (mati satu mati semua).

Kini, bola ada di tangan KPK, baik menyangkut dugaan gratifikasi Wamenkumham Eddy Hiariej maupun dugaan monopoli bisnis anak Menkumham Yasonna Laoly di lapas.

Akankah isu tak sedap ini menguap begitu saja? Ataukah masih ada yang percaya terhadap KPK?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mahfud Anggap Masalah Bisnis Anak Yasonna di Lapas Masalah Sedernana

Next Post

Kejanggalan Dalam Insiden Penembakan di Kantor Pusat MUI

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Penembakan di Kantor MUI, Pelaku yang Mengaku Nabi Tewas, Motif Belum Jelas

Kejanggalan Dalam Insiden Penembakan di Kantor Pusat MUI

Gempa Berkekuatan Maghnitudo 6,3 Guncang Ishikawa Perfektur. Tak ada Ancaman Tsunami

Gempa Berkekuatan Maghnitudo 6,3 Guncang Ishikawa Perfektur. Tak ada Ancaman Tsunami

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist