Jakarta, 3/06/22 (FusilatNews)-Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menepis pernikahan dengan adik jokowi sebagai kepentingan politik, lebih lanjut ia mengaku tak mengetahui Idayati ialah adik dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu disampaikan dalam kuliah umum di Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang yang disiarkan di channel YouTube MK, Kamis (2/6/2022). Anwar Usman dalam kesempatan itu menepis pernikahannya dengan Idayati sebagai pernikahan politik.
“Misalnya ada yang menuding, ini perkawinan politik. La, saya bukan partai politik. Apa yang saya cari? La untuk apa? Pak Jokowi juga tidak bisa lagi ikut Pilpres 2024, sudah dua periode,” kata Anwar Usman. Dilansir detik.com Kamis (02/06).
Anwar Usman membantah pernikahannya dengan Idayati adalah perkawinan politik. Anwar Usman menegaskan bahwa dirinya bukan orang partai politik. Ia menyatakan berbagai rumor itu adalah risiko jabatan hakim. Lebih lanjut ia mengungkapkan pengadilan dunia penuh dengan fitnah dan caci maki. “Semakin banyak caci maki, semakin banyak pahala untuk saya. Alhamdulillah dinaikkan derajatnya menjadi Ketua MK, malah dapat putri Solo terakhir,” kata Anwar Usman, yang disambut tepuk tangan peserta kuliah umum.
Sebagaimana diketahui, Ketua MK Anwar Usman menikah dengan adik dari Presiden Jokowi, Idayati di Solo pada 26 Mei lalu. Sejumlah pejabat negara hadir termasuk Presiden Jokowi. Pernikahan ini dinilai bisa membuat konflik kepentingan bagi Anwar Usman karena banyak kepentingan Presiden yang diadili di MK.
Berita Update Lainnya Ikuti Kami Di Google News
























