• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

KEWAJIBAN MAKAN BERGIZI GRATIS

Radhar Tribaskoro by Radhar Tribaskoro
February 21, 2025
in Feature, Layanan Publik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Radhar Tribaskoro-The BRAIN Institute

Dalam perdebatan tentang kebijakan sosial, ada pandangan bahwa negara seharusnya lebih fokus pada penyediaan pendidikan gratis dan penciptaan lapangan kerja ketimbang memberikan makan bergizi gratis (MBG). Mereka yang berpendapat demikian sering kali beranggapan bahwa pendidikan dan pekerjaan adalah solusi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat, sementara makan bergizi gratis hanya bersifat sementara. Namun, anggapan ini mengabaikan satu fakta mendasar: negara tidak boleh memilih satu aspek kesejahteraan di atas yang lain, melainkan harus melayani seluruh kebutuhan warganya tanpa terkecuali.

MBG sering dianggap sebagai kebijakan populis yang tidak memberikan dampak signifikan dalam jangka panjang. Namun, penelitian menunjukkan bahwa akses terhadap makanan bergizi memiliki dampak besar terhadap produktivitas dan perkembangan individu. Sebuah studi dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) menyatakan bahwa kelaparan dapat menurunkan produktivitas kerja sebesar 20%. Ini berarti bahwa pekerja yang lapar tidak dapat bekerja dengan optimal, sementara anak-anak yang kekurangan gizi tidak dapat belajar dengan baik di sekolah.

Selain itu, program MBG telah terbukti meningkatkan partisipasi siswa di sekolah. Data dari Program Makanan Sekolah PBB menunjukkan bahwa penyediaan MBG di sekolah dapat meningkatkan kehadiran siswa hingga 20% dan meningkatkan kinerja akademik secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa makanan bergizi berkontribusi langsung terhadap pendidikan, sehingga argumen bahwa pendidikan lebih penting daripada MBG tidaklah berdasar.

Negara Melayani Semua

Negara bukanlah entitas yang berhak memutuskan bahwa satu aspek kesejahteraan lebih penting dari yang lain. Tugas negara adalah memastikan bahwa seluruh kebutuhan dasar warganya terpenuhi, baik itu pendidikan, pekerjaan, maupun kebutuhan pangan. John Rawls, seorang filsuf politik, menegaskan dalam A Theory of Justice bahwa keadilan sosial hanya bisa dicapai ketika negara memastikan kesejahteraan bagi yang paling rentan dalam masyarakat. Jika negara hanya fokus pada pendidikan dan pekerjaan tanpa memastikan bahwa rakyatnya tidak kelaparan, maka negara telah gagal dalam tugasnya.

Sebagai contoh, negara-negara Skandinavia seperti Finlandia, Swedia, dan Norwegia tidak hanya menawarkan pendidikan gratis dan menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menyediakan MBG di sekolah. Pendekatan ini menunjukkan bahwa negara tidak harus memilih salah satu kebijakan sosial, melainkan dapat dan harus menjalankan semuanya secara bersamaan.

Beberapa pihak mungkin berargumen bahwa program MBG terlalu membebani anggaran negara. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa investasi dalam makanan gratis justru memiliki dampak positif dalam jangka panjang. Sebuah studi yang diterbitkan oleh Brookings Institution menunjukkan bahwa program makan gratis di sekolah dapat meningkatkan PDB suatu negara dengan meningkatkan produktivitas tenaga kerja di masa depan.

Selain itu, kebijakan ini juga dapat mengurangi ketimpangan sosial. Anak-anak dari keluarga miskin sering kali mengalami kesulitan dalam mengakses makanan bergizi, yang berujung pada ketidaksetaraan dalam kesehatan dan pendidikan. Dengan memberikan MBG, negara turut memastikan bahwa semua anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi mereka, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Sinergi

Argumen bahwa pendidikan dan lapangan kerja lebih penting daripada MBG mengabaikan keterkaitan antara ketiganya. Pendidikan berkualitas tidak dapat dicapai jika siswa datang ke sekolah dalam keadaan lapar. Begitu pula dengan penciptaan lapangan kerja, yang membutuhkan tenaga kerja yang sehat dan produktif. Oleh karena itu, MBG bukanlah penghambat pembangunan, melainkan bagian integral dari pembangunan itu sendiri.
Mantan Sekretaris Jenderal PBB, Kofi Annan, pernah berkata, “Hunger is not an issue of charity. It is an issue of justice.” Kelaparan bukanlah sekadar masalah kedermawanan, tetapi merupakan isu keadilan. Jika negara hanya berfokus pada pendidikan dan pekerjaan tanpa mengatasi permasalahan kelaparan, maka keadilan sosial tidak akan pernah tercapai.

Negara tidak boleh memilih antara pendidikan, pekerjaan, atau MBG. Ketiganya saling berhubungan dan sama pentingnya dalam menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera. Dengan memastikan bahwa tidak ada warga negara yang kelaparan, negara tidak hanya meningkatkan produktivitas dan kualitas pendidikan, tetapi juga menciptakan fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Program MBG bukanlah kebijakan yang menghambat pembangunan, melainkan sebuah investasi sosial yang berdampak luas. Negara yang benar-benar peduli pada kesejahteraan rakyatnya harus mampu mengakomodasi semua kebutuhan dasar, tanpa harus memilih salah satu dan mengorbankan yang lain. Seperti yang dikatakan Nelson Mandela, “Overcoming poverty is not a gesture of charity, it is an act of justice.” Mengatasi kemiskinan, termasuk dengan memberikan akses terhadap makanan bergizi, adalah tindakan keadilan, bukan sekadar amal. Dengan prinsip ini, MBG seharusnya menjadi bagian tak terpisahkan dari kebijakan kesejahteraan negara mana pun.===

Cimahi, 21 Februari 2025

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pembekalan Kepada Para Kepala Daerah yang Baru Dilantik: Melawan Instruksi Ketua Umum PDIP

Next Post

BULOG & PETANI DI TANAH MERDEKA

Radhar Tribaskoro

Radhar Tribaskoro

Related Posts

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan
Birokrasi

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Next Post
PETANI TANPA BULOG

BULOG & PETANI DI TANAH MERDEKA

PWI Cabut Keanggotaan Wartawan Umbaran, Wilson Lalengke: Itu Tindakan Brutal dan Sangat Disayangkan

Percakapan Ketum PPWI dan Penyidik Polda Riau Menyoal Independensi Polri dalam Penanganan Kasus Jurnalis

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...