Kontributor: Biccu – Pangkep
PANGKEP-FusilatNews – Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Pangkep terus berupaya membangkitkan semangat literasi di kalangan pemuda. Melalui kegiatan Training of Writing Recruitment (TOWR), FLP Pangkep menggandeng Gramedia Mall Ratu Indah untuk menghadirkan bazar buku dalam pelatihan kepenulisan yang berlangsung di Aula Perpustakaan Daerah Pangkep, Jalan Terminal Baru Bungoro, Kelurahan Samalewa, pada Kamis (27/2/2025).
FLP Pangkep merupakan organisasi kepenulisan yang bergerak dalam bidang literasi, dengan fokus membentuk generasi muda yang memiliki minat dan bakat dalam dunia kepenulisan. Organisasi ini memiliki visi untuk memberikan pencerahan melalui tulisan.
Ketua FLP Pangkep, Muh. Nur Rahmadani, mengungkapkan bahwa kehadiran FLP dengan semangat baru bertujuan menciptakan ekosistem literasi yang lebih kuat di Kabupaten Pangkep. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran literasi di tengah kondisi krisis minat baca di daerah tersebut.
“Harapan saya, setiap anggota FLP Pangkep bisa menjadi api kecil yang menerangi kegelapan literasi. Di tengah maraknya seruan #IndonesiaGelap dan #KaburAjaDulu, FLP harus menjadi rumah bagi para pecinta literasi, dimulai dari daerah kita sendiri,” ujar Rahmadani.
Kegiatan TOWR ini berlangsung di gedung perpustakaan daerah yang baru dan dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, Muhiddin R, serta dihadiri oleh pengurus wilayah FLP Sulawesi Selatan, Dewan Penasihat FLP Pangkep, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), Duta Pangkep, serta komunitas literasi lainnya.
Dalam sambutannya, Muhiddin mengapresiasi upaya FLP Pangkep dalam mendorong semangat literasi di daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung berbagai kegiatan literasi yang berkontribusi pada peningkatan wawasan masyarakat.
“Kami dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan siap bersinergi dan memfasilitasi berbagai kegiatan literasi, inovasi, dan kreativitas. Teruslah berkarya dan jadilah bagian dari 10 pemuda yang dicari Sukarno untuk mengguncang dunia,” ungkap Muhiddin.
TOWR FLP Pangkep kali ini mengusung tema Menulis Inspirasi, Membangun Generasi, yang bertujuan untuk mendorong para pemuda agar menuliskan ide dan pemikiran mereka demi memberikan inspirasi bagi masyarakat. FLP Pangkep juga menyoroti sosok inspiratif Asdar Muis, seorang sastrawan yang menjadi ikon literasi di daerah tersebut.
Ketua FLP Wilayah Sulawesi Selatan, Adibah, dalam kesempatan tersebut turut menjelaskan sejarah dan perkembangan FLP yang telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara. Ia menekankan bahwa FLP merupakan organisasi kepenulisan terbesar di Asia, yang selama lebih dari 20 tahun terus mencetak penulis-penulis muda berbakat di berbagai genre, baik fiksi maupun nonfiksi.
“Selamat datang para peserta TOWR FLP Pangkep, selamat datang dalam perjalanan menuju keabadian. Karena dengan menulis, kita bisa dikenal dan dikenang oleh banyak orang. Seperti para tokoh hebat pendiri FLP, yakni Helvi Tiana Rosa, Asma Nadia, dan Habiburrahman El Shirazy,” tutur Adibah.
“Semoga kita semua bisa mengikuti jejak mereka, berkarya dengan tulisan yang menginspirasi. Kita yang fana, berliterasilah agar abadi,” tambahnya.
Pelatihan kepenulisan TOWR FLP Pangkep berjalan dengan lancar berkat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, Baznas Pangkep, Gramedia Mall Ratu Indah, dan Zchiken, serta media partner FLP Sulawesi Selatan. Dengan kegiatan ini, FLP Pangkep berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang cinta literasi dan berkontribusi dalam dunia kepenulisan.























