• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kompolnas Digeruduk? Ketika Laporan Jokowi Mulai Menjadi Bumerang Moral

fusilat by fusilat
August 7, 2025
in Feature
0
Kompolnas Digeruduk? Ketika Laporan Jokowi Mulai Menjadi Bumerang Moral
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Arvid Saktyo, S.H., M.K.N
a.n. Sekjen Korlabi, Kuasa Hukum Terlapor Damai Hari Lubis (DHL)

Kamis, 7 Agustus 2025. Tanggal ini mungkin akan dicatat sebagai hari yang absurd dalam catatan hukum Indonesia: beberapa orang terlapor atas dasar laporan dari Presiden (non-aktif) Joko Widodo dan para pendukung fanatiknya, akan mendatangi Kompolnas. Tujuannya? Tak jelas. Urgensinya? Samar. Legitimasi hukumnya? Layak dipertanyakan.

Kami selaku kuasa hukum Damai Hari Lubis (DHL), salah satu dari 12 orang yang dilaporkan oleh Jokowi, menyatakan tidak pernah diajak bersepakat ataupun dimintai pertimbangan atas agenda ini. Sebab itu, langkah mereka tampak sepihak, elitis, dan justru membuka peluang polemik hukum yang tak kalah luar biasanya.

Jika ada 12 terlapor, maka satu suara yang tak sepakat saja sudah cukup menggoyang legitimasi moral dan hukum dari kesepakatan tersebut. Terlebih, ini bukan sekadar perkara teknis, melainkan menyangkut kredibilitas institusi, kejelasan delik aduan, serta—yang paling penting—nasib persatuan bangsa.

Kami bertanya-tanya: apakah mereka yang merapat ke Kompolnas benar-benar memahami tupoksi lembaga tersebut? Apakah mereka menyadari bahwa Kompolnas bukanlah lembaga eksekutor perkara, melainkan lembaga pengawas eksternal yang bersifat kolektif kolegial? Bahwa Kompolnas secara terbuka telah menyatakan bahwa proses penyelidikan Bareskrim Mabes Polri sudah sesuai dengan prosedur hukum?

Jika begitu, lalu apa urgensinya mereka datang? Jika bukan sekadar “permainan politik” atau pendekatan simbolik yang hanya menjadi proxy, maka kami harus bertanya: siapa sesungguhnya yang sedang mereka wakili?

Apapun itu, prinsip kami tetap tegas: proses hukum harus berdiri di atas asas legalitas, bukan di atas logika kekuasaan. Langkah-langkah negosiasi atau pendekatan personal ke Kompolnas tidak boleh mengaburkan fakta bahwa proses hukum ini menyangkut dugaan serius: pemalsuan ijazah S1 oleh seorang presiden. Ini bukan hanya menyangkut 12 individu terlapor, melainkan menyangkut integritas lembaga kepresidenan, kepercayaan publik terhadap negara, dan arah masa depan bangsa.

Untuk itu, kami tetap berkoordinasi dengan jaringan aktivis hukum dari berbagai elemen, termasuk API dan TPM, demi menjaga agar proses hukum ini tetap berada di jalur yang konstitusional dan bermartabat.

Namun ada satu hal yang harus digarisbawahi: keputusan akhir dalam perkara ini—baik lanjut atau tidak—tidak boleh dilepaskan dari sikap dan restu Imam Besar kami, Dr. Habib Rizieq Shihab (HRS). Sebab perkara ini bukan hanya legal, tetapi juga moral dan politis. Ia menyentuh akar terdalam dari dinamika bangsa: antara kebenaran dan kebohongan, antara konstitusi dan manipulasi.

Akhir kata, kami mencium aroma yang tak sedap dari seluruh proses ini. Upaya hukum terhadap dugaan ijazah palsu Jokowi terasa tidak berdiri murni atas asas rule of law. Ada nuansa politik yang kental. Ada tekanan kekuasaan yang menyesakkan. Dan mungkin—jika kita tidak waspada—ada pula upaya untuk mengubur kebenaran dengan kesepakatan semu.

Maka biarlah kami berdiri di jalan sunyi: jalan hukum, jalan moral, jalan yang barangkali tak populer tetapi benar.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

ABOLISI YANG MENYELAMATKAN INDONESIA

Next Post

Imparsial Desak Audit Sengkarut Pengelolaan Tabungan Wajib Perumahan Prajurit TNI AD

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Imparsial Desak Audit Sengkarut Pengelolaan Tabungan Wajib Perumahan Prajurit TNI AD

Imparsial Desak Audit Sengkarut Pengelolaan Tabungan Wajib Perumahan Prajurit TNI AD

Main Hukum atau Main Politik? Jokowi dan Penyidik KPK Bisa Dilaporkan Lembong

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist