• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kondisi Demokrasi Global Memburuk, EIU: Indonesia masih dikategorikan sebagai “demokrasi cacat” (flawed democracy).

fusilat by fusilat
April 8, 2026
in Feature, Politik
0
Kondisi Demokrasi Global Memburuk, EIU: Indonesia masih dikategorikan sebagai “demokrasi cacat” (flawed democracy).
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews — Lembaga riset internasional Economist Intelligence Unit (EIU) kembali merilis laporan tahunan terkait kondisi demokrasi di berbagai negara di dunia. Dalam laporan terbarunya, EIU mencatat bahwa kesehatan demokrasi global masih berada dalam tren penurunan, meskipun terdapat sedikit perbaikan di sejumlah negara.

Laporan tersebut mengukur kualitas demokrasi melalui berbagai indikator, seperti proses pemilu, fungsi pemerintahan, partisipasi politik, budaya politik, serta kebebasan sipil. Hasilnya menunjukkan bahwa secara umum, standar demokrasi global belum pulih sepenuhnya sejak mengalami kemunduran dalam beberapa tahun terakhir.

EIU menyebut bahwa faktor-faktor seperti meningkatnya polarisasi politik, pembatasan kebebasan sipil, hingga melemahnya kepercayaan publik terhadap institusi negara menjadi penyebab utama memburuknya kondisi demokrasi di banyak negara. Selain itu, konflik geopolitik dan tekanan ekonomi global juga turut memperburuk situasi.

Meski demikian, laporan terbaru ini juga membawa sedikit kabar positif. Beberapa negara dilaporkan mengalami peningkatan skor demokrasi, terutama yang berhasil memperkuat proses pemilu dan meningkatkan partisipasi publik dalam kehidupan politik. Perbaikan ini dinilai sebagai sinyal bahwa reformasi institusional masih memungkinkan untuk mendorong pemulihan demokrasi.

Namun, laporan tersebut juga menyoroti kondisi yang kurang menggembirakan di sejumlah negara maju, termasuk Amerika Serikat. EIU mencatat bahwa warga Amerika kemungkinan akan merasa kurang nyaman dengan hasil indeks terbaru ini, mengingat masih adanya tantangan serius dalam aspek polarisasi politik dan kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi.

Dalam klasifikasinya, EIU membagi negara-negara ke dalam beberapa kategori, yakni demokrasi penuh, demokrasi cacat (flawed democracy), rezim hibrida, dan rezim otoriter. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah negara yang masuk kategori demokrasi penuh cenderung stagnan atau bahkan menurun, sementara kategori rezim hibrida dan otoriter mengalami peningkatan.

EIU menegaskan bahwa tanpa komitmen kuat dari pemerintah dan masyarakat sipil untuk memperkuat institusi demokrasi, tren penurunan ini berpotensi terus berlanjut. Laporan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa demokrasi bukanlah kondisi yang statis, melainkan sistem yang membutuhkan perawatan dan pengawasan berkelanjutan.

Dengan dinamika global yang terus berubah, EIU menilai masa depan demokrasi akan sangat ditentukan oleh kemampuan negara-negara dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas politik, kebebasan sipil, dan partisipasi publik.

Dalam laporan terbaru, Indonesia umumnya masih dikategorikan sebagai “demokrasi cacat” (flawed democracy). Kategori ini menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjalankan sistem demokrasi—seperti pemilu yang relatif bebas dan partisipasi politik yang cukup tinggi—namun masih menghadapi sejumlah kelemahan mendasar.

Beberapa catatan penting terkait posisi Indonesia antara lain:

  • Kualitas institusi demokrasi dinilai belum kuat, terutama dalam hal independensi lembaga dan penegakan hukum.
  • Kebebasan sipil mengalami tekanan, misalnya terkait kebebasan berpendapat dan ruang kritik terhadap pemerintah.
  • Budaya politik masih dipengaruhi oleh patronase dan oligarki, yang membatasi kompetisi politik yang sehat.
  • Partisipasi politik relatif baik, tetapi belum sepenuhnya diiringi dengan literasi politik yang matang.

Dalam beberapa tahun terakhir, skor Indonesia cenderung stagnan atau mengalami penurunan tipis, sejalan dengan tren global yang juga menunjukkan kemunduran demokrasi.

Meski demikian, Indonesia masih berada di posisi yang lebih baik dibandingkan dengan banyak negara yang masuk kategori rezim hibrida atau otoriter. Artinya, fondasi demokrasi masih ada, tetapi kualitasnya belum optimal.

Secara sederhana, laporan EIU melihat Indonesia sebagai negara yang demokrasinya berjalan, tetapi belum sehat sepenuhnya—masih membutuhkan penguatan serius pada aspek kebebasan sipil, kualitas institusi, dan integritas politik.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Berkas Ditutup, Keadilan Dibungkam? Jejak Gelap 4 Prajurit TNI dalam Kasus Air Keras Andrie Yunus

Next Post

Isu Reshuffle Menggantung, Istana Bungkam: Seskab Teddy Hanya Bilang ‘Tunggu Saja’

fusilat

fusilat

Related Posts

Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa
Crime

Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa

April 15, 2026
Economy

Bisnis Hulu Citronella Oil, Margin Tergantung Variabel Volatilitas Harga Pasar dan Kualitas Produk

April 14, 2026
Feature

Cinta Dunia dan Dampaknya ​(Manajemen Risiko Akhirat)

April 14, 2026
Next Post
Kontroversi Kenaikan Pangkat Mayor Teddy Menjadi Letkol: Antara Profesionalisme dan Intervensi Politik

Isu Reshuffle Menggantung, Istana Bungkam: Seskab Teddy Hanya Bilang ‘Tunggu Saja’

Perang Teluk dan Ancaman Sunyi terhadap Ketahanan Pangan Global

Perang Teluk dan Ancaman Sunyi terhadap Ketahanan Pangan Global

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!
Law

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

by Karyudi Sutajah Putra
April 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Pemberitaan sejumlah media beberapa waktu lalu ihwal pembongkaran rumah tua di kawasan cagar budaya, tepatnya di Jalan Teuku...

Read more
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Padamnya Api Demokrasi di Tangan Prabowo

April 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Langit Kedaulatan Dipertaruhkan: Jet Tempur AS Mengintip Udara Indonesia

Langit Kedaulatan Dipertaruhkan: Jet Tempur AS Mengintip Udara Indonesia

April 15, 2026
Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa

Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa

April 15, 2026
Hari Buruh 1 Mei: Massa KSPI Jabar Gelar Demo di Jakarta Besok

May Day Disuruh Tertib, Tapi Nasib Buruh Masih di Ujung Ketidakpastian

April 15, 2026
Menteri atau Mandataris? Menguji Logika Bahlil di Balik Dalih “Menjalankan Visi Presiden”

Menteri atau Mandataris? Menguji Logika Bahlil di Balik Dalih “Menjalankan Visi Presiden”

April 15, 2026
Rabat Jadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026, Wilson Lalengke Ucapkan Selamat!

Rabat Jadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026, Wilson Lalengke Ucapkan Selamat!

April 15, 2026

Bisnis Hulu Citronella Oil, Margin Tergantung Variabel Volatilitas Harga Pasar dan Kualitas Produk

April 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Langit Kedaulatan Dipertaruhkan: Jet Tempur AS Mengintip Udara Indonesia

Langit Kedaulatan Dipertaruhkan: Jet Tempur AS Mengintip Udara Indonesia

April 15, 2026
Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa

Dunia di Ujung Tombak Nuklir: Siapa Memulai, Semua Binasa

April 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist