• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Konsep Negara Berbasis Lingkungan Hidup

fusilat by fusilat
September 30, 2022
in Feature
0
Diincar Dunia, RI Punya Harta Karun Super Langka Miliaran Ton

Di Bangka Belitung ada potensi logam tanah jarang sebesar 186.663 ton logam tanah jarang dalam bentuk monasit dan 20.734 logam tanah jarang dalam bentuk senotim. Ada juga logam tanah jarang dalam bentuk laterit di Sulawesi Tengah sebesar 443 ton dan Kalimantan Barat sebesar 219 ton. Ada juga potensi di Sumatera Utara sebesar 19.917 ton.Foto: Rachman_punyaFOTO (detik.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Susilawati Saras -Pemerhati lingkungan politik dan pertahanan negara.

…..semoga mulai muncul kesadaran masyarakat Indonesia untuk mau peduli terhadap lingkungan hidup yang baik, karena semua yang ada di bumi, memiliki peran dan arti dalam kehidupan semesta.

Lingkungan hidup menurut UU No. 32 tahun 2009 pasal 1 ayat 1 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah, kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Dari defenisi itu sejatinya dapat dipahami oleh seluruh pemimpin nasional dalam membuat setiap kebijakan, berdasarkan pengelolaan lingkungan hidup yang baik, dengan menjalankan sistem kerja yang berpegang pada stabilitas lingkungan hidup maka kepemimpinan tersebut adalah kepemimpinan yang berhasil merealisasikan kehidupan rahmatan lil alamin. Lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak azasi setiap warga negara Indonesia sesuai yang diamanatkan dalam pasal 28H UUD 1945.

Namun seringkali kita amati dan rasakan bahwa kebijakan pemimpin nasional mengabaikan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang baik, karena hanya berorientasi pada tujuan ekonomi yang bersumber dari kekayaan alam Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki kekayaan alam luar biasa serta beriklim tropis.

Sumber daya alam salah satu modal dasar bagi pembangunan nasional selama ini dan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi nasional. Di era orde baru bahkan sumber daya alam seperti minyak, hutan dan sumber daya mineral menjadi ujung tombak dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Memang keterkaitan antara lingkungan dan ekonomi sangat kuat saling mempengaruhi, namun ini menjadi tantangan bagi kepemimpinan nasional, untuk cerdas agar dapat mewujudkan bagaimana ekonomi tercapai tapi lingkungan tetap terjaga baik.

Di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2007, Indonesia telah berupaya menunjukkan pada dunia kepedulian yang besar mengenai perubahan iklim yang menjadi dasar penyokong bagi kesehatan dan keselamatan hidup manusia.

Di era modern saat ini isu lingkungan hidup menjadi isu global nomor satu di dunia, yang membangkitkan kesadaran umat manusia utama para pemimpin dunia untuk bersatu menyelamatkan planet bumi dari gas efek rumah kaca, yang jika tidak segera diatasi akan berdampak membahayakan kehidupan manusia di dunia.

Jika sudah dimulai di era SBY sejatinya ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia untuk dapat merealisasikan kehidupan yang lebih terjamin baik dari sisi sosial, ekonomi maupun lingkungan yang menjadi ekosistem agar terus stabil. Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi (Wikipedia).

Dengan menerapkan pola pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, maka akan menghasilkan sumber ekonomi yang kuat karena dapat meminimalisir biaya yang dibutuhkan jika alam rusak akibat eksplorasi.

Contoh pemanfaatan sumber daya alam yang memberikan manfaat yang disebut sebagai rente ekonomi, dimana rente ekonomi ini dapat ditransformasikan dalam bentuk kemakmuran lain seperti emas yang merupakan bentuk kemakmuran yang dihasilkan oleh alam serta dapat ditransformasikan dalam bentuk kemakmuran lainnya seperti pendidikan, infrastruktur, mesin juga sumber daya manusia.  

Dengan komitmen kuat untuk menjaga ritme eksplorasi sumber daya alam dalam rentang waktu tertentu maka kelestarian alam terus stabil, atau dengan kata lain tidak mengeksploitasi sumber daya alam yang melimpah tersebut karena ekploitasi sumber daya alam menyebabkan degradasi lingkungan yang memicu terjadinya bencana alam yang intens.

Pemimpin nasional sejak dini harus tegas berkomitmen untuk menjalankan keseimbangan ekosistem lingkungan agar dapat menghindari kerusakan alam, yang menjadi sumber utama bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Inilah modal dasar yang harus dijaga dan dikelola dengan baik oleh pemerintah maupun masyarakat Indonesia.

Dengan pengaturan yang lebih jelas akan memudahkan dalam segala hal, selain pembagian yang adil juga dapat mengantisipasi timbulnya kerugian maupun hal yang membahayakan keselamatan hidup semua makhluk.

Untuk apa ekonomi berhasil dicapai tapi jika alam rusak, maka tidak dapat dijadikan sumber kehidupan selanjutnya. Untuk apa tersedia kekayaan alam yang subur jika tidak dimanfaatkan untuk kesejahteraan hidup manusia sehingga memunculkan ruang sosial yang berkualitas rendah dan memicu kegaduhan terus menerus.

Negara-negara maju memiliki kesadaran lingkungan hidup yang sangat baik, terlihat dari tata kota dan budaya serta cara hidup masyarakatnya terkesan lebih ramah, tenang, peduli sehingga menghasilkan kualitas hidup yang bernilai tinggi.

Indonesia sebagai bangsa yang memiliki ciri sebagai masyarakat spiritual sejatinya lebih sadar dan lebih mudah menjalani kehidupan yang mengedepankan kesadaran lingkungan. Itu semua dapat terwujud jika para pemimpin utamanya memiliki komitmen kuat dalam membuat dan menjalankan kebijakan yang berorientasi pada lingkungan hidup agar tercipta negara yang ramah bagi rakyatnya.

Saat ini dirasakan sejujurnya kehidupan masyarakat Indonesia cenderung pada tujuan ekonomi semata sehingga disadari atau tidak, telah merusak karakter diri maupun tatanan kehidupan sosial.

Ke depan semoga mulai muncul kesadaran masyarakat Indonesia untuk mau peduli terhadap lingkungan hidup yang baik, karena semua yang ada di bumi, memiliki peran dan arti dalam kehidupan semesta. Kepemimpinan yang sadar akan lingkungan dapat menyelamatkan kehidupan bangsa Indonesia secara berkelanjutan bagaimanapun dinamika kehidupan yang dihadapi serta kemajuan zaman yang tidak dapat dihindari.  Itulah jati diri bangsa Indonesia yang harus dipegang dan menjadi acuan dalam setiap tindakan, baik di lingkungan yang lebih kecil maupun lingkungan lebih luas sebagai sikap bela negara.

Jakarta, 30 September 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ngeri! Nadiem dan 400 Tim Satgassusnya Berpotensi Masuk Penjara

Next Post

Merefleksikan Humor Seksual

fusilat

fusilat

Related Posts

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik
Feature

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Krisis Makin Mencekik, Banyak Wanita Inggris Terpaksa Jadi PSK Demi Makan, Duh!

Merefleksikan Humor Seksual

Penerima Nobel Uskup Belo Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Anak, Ini Respon Vatikan

Update: Geger Uskup Belo Dituduh Lecehkan Anak-anak, Vatikan Jatuhkan Sanksi, Apa Sanksinya?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist