Jakarta, FusilatNews- Eks Kaden A Ropaminal Divisi Propam Polri Kombes Agus Nurpatria dijatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo oleh Tim Komisi Kode Etik Polri (KKEP). Agus pun menyusul tiga anggota Polri lain yang telah dipecat lebih dahulu. Mereka antara lain Irjen Ferdy Sambo, Kompol Baiquni Wibowo, dan Kompol Chuck Putranto.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengataka dari sidang diputuskan secara kolektif kolegial oleh seluruh hakim komisi sidang.
“Pemberhentian dengan tidak hormat atau PTDH dari anggota kepolisian,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, dikutip kompas.com Rabu (7/9/2022).
Sidang komisi kode etik Polri (KKEP) terhadap Kombes Agus digelar selama 2 hari sejak Selasa (6/8/2022) hingga Rabu (7/9/2022). Total ada 14 saksi yang dihadirkan dalam sidang itu.
Kombes Agus dinyatakan melakukan tindakan atau perbuatan tercela. Hasil putusan etik juga menyampaikan bahwa Kombes Agus diberi sanksi penempatan khusus selama 28 hari. “Sanksi administrasi penempatan khusus 28 hari dari 9 Agustus sampai 6 September,” ungkapnya.
Kombes Agus dianggap merusak CCTV sekitar lokasi pembunuhan Brigadir J, di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan. Kombes Agus juga telah ditetapkan sebagai tersangka obstruction of justice terkait pembunuhan Brigadir J.
Sebelumnya Irjen Ferdy Sambo, Kompol Chuck dan Kompol Baiquni sudah mendapat pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atas hasil putusan sidang kode etik. Keduanya juga mengajukan banding atas putusan tersebut.


























