• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Korban Sepak Bola yang Mirip Kecelakaan Pesawat Terbang

fusilat by fusilat
October 3, 2022
in News
0
Korban Sepak Bola yang Mirip Kecelakaan Pesawat Terbang

dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Chappy Hakim

KEJADIAN naas atau tragedi Stadion Kanjuruhan menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit. Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dan ratusan lainnya dirawat di rumah sakit (RS). Gol Persebaya pada menit ke-51, memastikan Arema bertekuk lutut di hadapan Persebaya dengan skor 2-3. Hasil pertandingan derbi Jatim ini ternyata tidak bisa diterima pendukung Arema FC.

Mereka kecewa dan langsung berhamburan masuk ke lapangan dengan meloncati pagar, membuat situasi tak terkendali. Jajaran pengamanan pun terlihat kewalahan menghalau kericuhan tersebut. Situasi makin chaos ketika pihak keamanan menembakkan gas air mata ke arah tribune penonton.

Demikian kutipan bebas dari berbagai media hari ini.

Inilah Lembaran Hitam dunia sepakbola kita yang sangat menyedihkan diiringi pertanyaan besar mengapa hal itu bisa terjadi. Bila kita renungkan sejenak saja, maka sebenarnya kita akan dengan mudah memperoleh jawaban yaitu rendahnya tingkat disiplin masyarakat kita.

Tidak hanya di sepakbola, dibanyak kegiatan lain di negeri ini dengan mudah terlihat betapa rendah disiplin masyarakat kita. Korupsi tidak hanya terjadi pada jajaran yang memang memberikan peluang untuk itu akan tetapi meluas sampai dengan jajaran pendidikan dan bahkan aparat penegak hukum.

Sekali lagi itu semua bukti nyata dari sebuah refleksi rendahnya disiplin sebagian besar masyarakat kita. Tidak hanya rendah disiplin akan tetapi juga rendahnya keperdulian antar sesama terutama dalam hal untuk bersama sama menaati aturan.

Dengan kondisi masyarakat kita pada umumnya yang seperti ini, maka kejadian mengerikan di Stadion Kanjuruhan agak sulit untuk dapat dicegah agar tidak terulang kembali. Hal yang paling sederhana dapat dilihat dalam keseharian lalulintas di jalan raya. Kesemrawutan sebagai akibat pelanggaran lalulintas di jalan raya sehari hari sampai hari ini belum terlihat ada upaya yang nyata untuk memperbaikinya dengan serius.

Walau sudah banyak yang dikerjakan oleh Pihak Kepolisian dan jajaran aparat pengatur lalulintas jalan raya, akan tetapi realita dilapangan tetap saja terlihat semrawut. Pelanggaran marka jalan, diterabasnya lampu merah, sepeda motor yang dengan tenang berlawanan arah, angkot yang parkir ditikungan jalan, bus way yang diterabas dan belum lagi kendaraan yang bebas melintas ditengah kemacetan dengan meminggirkan kendaraan lainnya dengan ngoeng ngoeng.

Kesemua itu adalah pemandangan yang biasa biasa saja terjadi setiap hari.   Tanpa disadari sebenarnya, bahwa semua hal itulah yang memiliki andil besar dalam mendidik sebagian masyarakat kita untuk terbangun dengan sosok  disiplin rendah alias terbiasa dengan keadaan yang tidak taat aturan.

Tanpa disadari pula bahwa keseharian itulah yang mendidik dan sekaligus mencetak sebagian besar masyarakat kita yang enggan untuk mau mematuhi aturan.   Ujung dari semua itu adalah tenggelamnya rasa tanggung jawab sosial dari sebagain besar kita semua.

Disiplin rendah masyarakat dan kebiasaan melanggar aturan akan selalu memproduksi chaos dikala berada dalam situasi dan kondisi yang memungkinkan terjadi seperti antara lain dalam ajang pertandingan sepakbola.   Sulit untuk hanya menyalahkan salah satu pihak, karena tragedi semacam yang terjadi di Kanjuhuran adalah produk dari kompilasi kesalahan hampir semua pihak yang berkait dengan penyelenggaraan sepakbola itu sendiri.

Pertanyaan pertanyaan tentang mengapa penonton bisa masuk melebihi kapasitas stadion, mengapa Polisi menggunakan gas air mata, mengapa penonton bisa masuk lapangan dengan mudah, mengapa penonton terlihat seperti terorganisir merespon kekalahan timnya dan sejumlah mengapa lainnya adalah jawaban tentang kejadian tragedi Kanjuruhan sebagai produk kesalahan berbagai pihak yang ujungnya adalah tidak taat aturan. Apabila dilakukan investigasi yang mendalam dipastikan banyak pihak yang memiliki andil sebagai penyebab terjadinya tragedi tersebut.

Banyak pihak yang berkontribusi dalam menghasilkan kerusuhan tersebut.   Intinya adalah memang masyarakat kita sangat rendah disiplinnya dan tidak taat aturan.

Selama kita enggan memulai Gerakan disiplin secara nasional, maka sulit sekali untuk berupaya agar tragedi Kanjuruhan tidak terulang kembali.   Disiplin secara nasional dapat dimulai dari Gerakan disiplin di jalan raya yang melibatkan seluruh pihak yang seharusnya bertanggung jawab. Harus ada kemauan bersama untuk mewujudkan disiplin secara nasional.

Tragedi Kanjuruhan hanya puncak gunung es yang menyimpan banyak sekali masalah yang menuntut untuk segera diatasi. Diiringi rasa turut berduka yang mendalam dan sekaligus berdoa bagi para korban dan keluarganya, tersimpan harapan besar agar Indonesia dapat bangkit bersama dalam membangun disiplin secara nasional. Tidak ada waktu lagi untuk selalu berada dalam labirin debat kusir yang saling menyalahkan satu dengan lainnya.

Kembalilah ke Jalan yang benar, jalan kearah pembangunan disiplin pribadi dan sikap yang taat aturan. 

 Chappy Hakim mantan KSAU dan pendiri Pusat Studi Air Power Indonesia.

Dikutip Rmol.id Minggu, 02 Oktober 2022

Tags: Arema FC vs PersebayaTragedi Kanjuruhan

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ada Malin Kundang di Mahkamah Konstitusi!

Next Post

Kepala BMKG: Gempa Susulan Tarutung Bisa Picu Longsor! 

fusilat

fusilat

Related Posts

Antusiasme Penonton Jepang Warnai Penampilan Angklung Svara Mandiri di Shibuya
Cross Cultural

Antusiasme Penonton Jepang Warnai Penampilan Angklung Svara Mandiri di Shibuya

June 7, 2026
Svara Angklung Mandiri Perkenalkan Harmoni Nusantara di Jantung Kota Tokyo
Cross Cultural

Svara Angklung Mandiri Perkenalkan Harmoni Nusantara di Jantung Kota Tokyo

June 7, 2026
Pertunjukan Angklung Svara Mandiri Meriahkan Tokyo, Dihadiri 220 Penonton dari Berbagai Daerah di Jepang
Cross Cultural

Pertunjukan Angklung Svara Mandiri Meriahkan Tokyo, Dihadiri 220 Penonton dari Berbagai Daerah di Jepang

June 7, 2026
Next Post
Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Jepang Timur, Ada Potensi Tsunami

Kepala BMKG: Gempa Susulan Tarutung Bisa Picu Longsor! 

Vidio Tragedi Kanjuruhan

Sepak Bola Indonesia Berduka: Malam Jahanam di Kanjuruhan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran
daerah

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

by Karyudi Sutajah Putra
June 7, 2026
0

Jakarta -FusilaitNews.-- Kegiatan kamping remaja dan anak-anak di daerah Karanganyar, Jawa Tengah, dibubarkan paksa akibat tekanan ormas yang mengatasnamakan Forum...

Read more

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

May 25, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Antusiasme Penonton Jepang Warnai Penampilan Angklung Svara Mandiri di Shibuya

Antusiasme Penonton Jepang Warnai Penampilan Angklung Svara Mandiri di Shibuya

June 7, 2026
Svara Angklung Mandiri Perkenalkan Harmoni Nusantara di Jantung Kota Tokyo

Svara Angklung Mandiri Perkenalkan Harmoni Nusantara di Jantung Kota Tokyo

June 7, 2026
Pertunjukan Angklung Svara Mandiri Meriahkan Tokyo, Dihadiri 220 Penonton dari Berbagai Daerah di Jepang

Pertunjukan Angklung Svara Mandiri Meriahkan Tokyo, Dihadiri 220 Penonton dari Berbagai Daerah di Jepang

June 7, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Prabowo Sedang Bunuh Diri

June 7, 2026
Radius 30: Nanik S Deyang!

Radius 30: Nanik S Deyang!

June 7, 2026
Kepala BGN : Terkait keracunan Makanan di Cianjur Akan Dijadikan Pembelajaran

Makan Bergizi Gratis Diguncang Korupsi, Dadan Hindayana Berakhir di Sel Tahanan

June 7, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Antusiasme Penonton Jepang Warnai Penampilan Angklung Svara Mandiri di Shibuya

Antusiasme Penonton Jepang Warnai Penampilan Angklung Svara Mandiri di Shibuya

June 7, 2026
Svara Angklung Mandiri Perkenalkan Harmoni Nusantara di Jantung Kota Tokyo

Svara Angklung Mandiri Perkenalkan Harmoni Nusantara di Jantung Kota Tokyo

June 7, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist