• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kotak Pandora

fusilat by fusilat
January 31, 2023
in Feature
0
Kotak Pandora

Photo.Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Muhardis

BEBERAPA kali Kompas.com menghadirkan artikel terkait kotak pandora. Terbaru, pertengahan November 2022 lalu, Kompas.com memberitakan terbukanya kasus Ferdy Sambo seperti membuka kotak pandora berisi begitu banyak nama, peristiwa, dan catatan yang dapat menyeret siapa saja para petinggi institusi Polri, dan lainnya, yang pernah terlibat dalam urusan kotor, paling tidak diketahui oleh mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo ketika masih menjabat (Kompas.com, 25/10/22). Kotak Pandora merupakan sastra lisan berjenis mitos dari Yunani. Mitos ini diawali dengan lahirnya tokoh Pandora dan kotaknya. Awalnya, Pandora diciptakan oleh Hefaistos dewa pandai besi, anak Zeus. Dia digadang-gadang sebagai perempuan pertama di dunia. Nama Pandora bermakna mendapat banyak hadiah. Zeus kemudian memberikan Pandora pada Epimetheus untuk dinikahi. Sebagai hadiah pernikahan mereka, para dewa memberikan hadiah berupa kotak, namun mereka melarang Pandora membukanya. Kotak tersebut berbentuk guci yang memikat pandangan. Luarnya begitu mewah dan indah. Sebagai makhluk ciptaan yang memiliki rasa penasaran, Pandora menyalahi larangan para dewa. Dia membuka kotak tersebut. Lantas apa yang terjadi? Kotak yang terbuka mengeluarkan suara kerumunan sesuatu yang dengan cepat terbang keluar. Dia telah melepaskan teror dan hal buruk ke dunia. Pandora menyadari bahwa telah melepaskan hal yang mengerikan. Dia segera menutupnya, sayang sudah terlambat. Penyesalan menyelimuti dirinya. Dia melongok ke dalam kotak dan melihat masih ada yang tersisa, yakni harapan. Harapan inilah yang dapat menenangkan manusia dari teror tersebut. Berkaca dari mitos Yunani tersebut, Pandora diframing berjenis kelamin perempuan. Dia dibekali sifat rasa ingin tahu yang tinggi, namun dibarengi dengan karakter yang tidak amanah. Dia sadar saat melakukan kesalahan, namun telah terlambat untuk memperbaikinya. Satu-satunya yang dia miliki hanyalah harapan. Padahal para dewa berekspektasi bahwa perempuan-lah yang mampu menyimpan semua teror dan keburukan. Pandora mengkhianati para dewa. Pandora, dan begitu juga perempuan lainnya, digambarkan sebagai sosok yang suka perhiasan. Keingintahuan yang tinggi kadang berakibat buruk bagi diri sendiri, lebih-lebih bagi orang lain. Sekali berbuat kesalahan, tak akan bisa mengembalikan keadaan seperti semula. Ibarat pepatah, sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya. Lalu, mengapa mitos berhenti pada saat dia melihat harapan? Tidak dijelaskan apakah Pandora juga mengambil satu-satunya hal yang tersisa di dalam kotak tersebut, yakni harapan yang bisa menyelamatkan manusia dari teror akibat ulahnya membuka kotak. Tidak dijelaskan pula apakah Pandora menutup kembali kotak tersebut agar harapan di dalamnya tidak menguap keluar. Beranjak ke Jepang, negara ini juga memiliki sastra lisan dengan motif kotak pandora. Jepang terkenal dengan legenda Urashima Taro. Kedua cerita ini memiliki kesamaan isi, yakni tokoh utama dilarang membuka kotak. Bedanya, kotak pandora bertokoh perempuan, sedangkan Urashima Taro berjenis lelaki. Bila kotak pandora dihadiahi para dewa, Urashima Taro dihadiahi Otohime. Perbedaan lainnya ialah alasan membuka kotak. Pandora membuka kotak hanya sebatas keingintahuannya saja. Berbeda halnya dengan Urashima Taro yang membuka kotak karena keputusasaannya. Saat kembali ke desa asalnya, dia tidak menemukan ibunya, ibu yang dia tinggalkan sendirian saat memenuhi ajakan penyu menyelam ke istana naga laut. Perbedaan kedua, Pandora tidak mendapatkan efek terhadap dirinya saat membuka kotak. Apa yang dialami Urashima Taro? Dia berubah menjadi lelaki tua saat kotak Otohime dibuka. Dikaitkan dengan berbagai berita yang menggunakan mitos ini, sepertinya kotak pandora memang menjadi kotak berisi teror dan keburukan, berkebalikan dengan kotak Otohime yang hanya berisi efek terhadap si pembuka saja.

Muhardis Saat ini bekerja sebagai periset di Pusat Riset Bahasa, Sastra, dan Komunitas, BRIN

Dikutip Kompas.com Senin 30 Januari 2023

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kapolda Metro Beri Tenggat Waktu Kepada Tim Pencari Fakta Lakukan Penyelidikan Ulang Atas Kasus Kematian Mahasiswa

Next Post

Saat Mantan (Pejabat) Susah “Move On”

fusilat

fusilat

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Saat Mantan (Pejabat) Susah “Move On”

Saat Mantan (Pejabat) Susah "Move On"

Fakta Fakta Pertemuan Presiden Jokowi dan Surya Paloh di Istana

Semakin Memanas Nasdem, PDIP dan Jokowi - Soliditas Koalisi Perubahan Makin Kuat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist