Jakarta, Fusilatnews – Kasus mahasiswa UI Mohammad Hasya Athallah Saputra, yang tewas ditabrak oleh mobil Mitsubishi Pajero yang dikemudikan purnawirawan Polri ,Ajun Komisaris Besar purnawirawan Eko Setia Budi Wahono di Jagakarsa pada 6 Oktober 2022. akhirnya dibuka kembali oleh Polda Metro Jaya setelah Kapolri Memerintahkan segera membentuk Tim Pencari Fakta
“Atas perintah Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan sebagai Kapolda saya akan mengambil langkah membentuk tim untuk melakukan langkah-langkah pencarian fakta,” kata Fadil seusai upacara perayaan Ulang Tahun Satuan Pengamanan ke-42 di Polda Metro Jaya, Senin, ( 30/01)
Hasya tewas setelah ditabrak Eko Setia Budi Wahono, purnawirawan Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi. Hasya yang sedang mengendarai motor jatuh dan terpelanting hingga ke jalur berlawanan. Pada saat itu Eko mengendarai mobil Mitsubishi Pajero lewat dan menabrak Hasya.
Insiden tabrakan terjadi di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis malam, 6 Oktober 2022.
Kasus ini resmi ditutup setelah penyelidikan polisi menetapkan korban Mohammad Hasya Athallah Saputra, yang meninggal dunia ditetapkan sebegai tersangka.
Menyikapi suara masyarakat yang cenderung memojokkan keputusan Polisi yang menetapkan pengendara motor Mohammad Hasya Athallah Saputra, sebagai tersangka dibuka kembali setelah Kapolri Jendral Listyo Sigit memerintahkan pembentukan Tim Pencari Fakta.Tim Pencari Fakta berasal dari internal Polri dan Eksternal. Tim Pencari Fakta beranggotakan dai Polda Metro Jaya yang melibatkan Inspektorat Pengawas Daerah, Profesi dan Pengamanan, Bidang Hukum, Satuan Lalu Lintas, serta Korps Lalu Lintas. sedangkan pihak eksternal berasal dari pengawas eksternal, pakar keselamatan transportasi, pakar hukum, dan ahli otomotif.
Tim Pencari Fakta diharapkan secepatnya terbentuk dan akan bekerja berdasarkan tenggat waktu yang ditetapkan
“Itu ada target waktu, untuk tim bekerja lebih cepat,” kata Irjend Fadil usai upacara perayaan Ulang Tahun Satuan Pengamanan ke-42 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, ( 3/1 )

























