Adapun, terkait topik yang dibahas di dalam debat. Hasyim menuturkan topik debat di antaranya membahas mengenai situasi global dan regional yang berdampak terhadap Indonesia hingga membahas kondisi perekonomian.
Jakarta – Fusilatnews – Seluruh penyelenggaraan debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (carpes) dipastikan diselenggarakan di Jakarta.
“Ada kemungkinan rencananya di Jakarta semua. Ada satu (kali debat) nanti entah pembukaan atau penutupan di Kantor KPU,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (29/11).
Tapi Hasyim belum bisa memastikan waktu penyelenggaran debat capres dan cawapres dilakukan. Ia akan membahas hal tersebut kepada para tim pasangan capres dan cawapres.
“Belum (ditentukan waktu pelaksanaan). Nanti setelah ini juga siang atau sore nanti akan hasil pembicaraan pagi ini akan dibahas juga dengan tim pasangan calon hari ini juga supaya kemudian makin matang,” terang Hasyim.
Selain membahas mengenai waktu penyelenggaran debat, KPU akan mematangkan terkait siapa saja yang akan menjadi panelis debat.
“Supaya ada materi yang makin matang termasuk juga kita membahas panelis, siapa saja panelis untuk topik-topik diskusi atau topik-topik debat yang akan dibahas nanti,” pungkas Hasyim.
Adapun, terkait topik yang dibahas di dalam debat. Hasyim menuturkan topik debat di antaranya membahas mengenai situasi global dan regional yang berdampak terhadap Indonesia hingga membahas kondisi perekonomian.
“Sebenarnya di Undang-Undang Pemilu sudah ada topik-topik yang dibahas dalam debat capres, detailnya seperti apa dan kemudian situasi global, situasi regional, lalu dampaknya terhadap konteks domestik di Indonesia dalam jangka waktu lima tahun masa jabatan presiden dan wakil presiden, Kondisi keuangan, kondisi ekonomi kita seperti apa yang saya kira itu penting untuk didiskusikan supaya apa yang didiskusikan itu faktual sesuai dengan fakta dan kemudian sesuai dengan kondisi yang dihadapi supaya ketika menyusun program visi misi kontekstual, kira-kira itu,” ujar Hasyim.

























