• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Krisis Iklim di Titik Nadzir: Ketika Bumi Meminta Tanggungan

Ali Syarief by Ali Syarief
June 19, 2025
in Bencana, Feature, Lingkungan Hidup
0
Krisis Iklim di Titik Nadzir: Ketika Bumi Meminta Tanggungan
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Paris — Dunia berada di ambang krisis yang tak bisa lagi ditepis. Lebih dari 60 ilmuwan terkemuka, dalam laporan terbaru yang dirilis Kamis ini, menyalakan sirene peringatan keras: semua indikator perubahan iklim kini berada di wilayah tak dikenal. Pemanasan global, emisi karbon, hingga kenaikan permukaan laut mengalami percepatan yang mencengangkan—melampaui proyeksi ilmiah sebelumnya dan menciptakan ancaman yang makin nyata bagi umat manusia.

Laporan yang dipublikasikan dalam jurnal Earth System Science Data ini menyampaikan fakta mengejutkan: rata-rata emisi gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil dan deforestasi telah mencapai rekor 53,6 miliar ton per tahun dalam satu dekade terakhir—setara dengan 100 ribu ton per menit. Tahun 2024, emisi mencapai titik tertinggi dalam sejarah.

Lebih parah lagi, suhu rata-rata permukaan bumi pada 2023 secara resmi menembus ambang batas 1,5 derajat Celsius. Ambang ini bukan sekadar angka simbolis. Ini adalah garis merah yang oleh sains telah dipatok sebagai batas atas untuk mencegah bencana iklim yang tak terkendali. Dan menurut perhitungan terbaru, “anggaran karbon” dunia—jumlah emisi yang masih bisa dikeluarkan jika ingin tetap di bawah 1,5°C dengan peluang dua-pertiga—akan habis dalam waktu hanya beberapa tahun ke depan.

“Ini saat genting,” kata Joeri Rogelj, profesor kebijakan dan sains iklim dari Imperial College London. “Tiga hingga empat dekade ke depan akan menentukan apakah kita masih bisa mengendalikan pemanasan atau tidak.”

Ironisnya, investasi global dalam energi bersih memang telah melampaui dua kali lipat dibandingkan investasi pada minyak, gas, dan batu bara. Tapi kenyataan tetap pahit: lebih dari 80 persen konsumsi energi dunia masih bergantung pada fosil. Pertumbuhan energi terbarukan, meskipun meningkat, belum mampu mengimbangi lonjakan kebutuhan energi baru.

Sementara itu, permukaan laut naik dengan laju yang kian mencemaskan. Jika pada abad ke-20 laju kenaikannya di bawah 2 mm per tahun, kini sejak 2019, angka itu melonjak menjadi 4,3 mm per tahun. Dalam 125 tahun terakhir, permukaan laut telah naik setinggi 23 cm—cukup untuk menenggelamkan pulau-pulau kecil dan melipatgandakan daya rusak badai di kawasan pesisir. Jika tren ini terus berlanjut, tambahan 20 cm hingga tahun 2050 bisa menimbulkan kerugian banjir senilai satu triliun dolar AS per tahun di 136 kota pesisir besar dunia.

Yang lebih mencemaskan adalah ketidakseimbangan energi Bumi: perbedaan antara energi matahari yang masuk dan yang keluar dari atmosfer. Ketidakseimbangan ini kini hampir dua kali lipat dari dua dekade lalu. Lautan, yang selama ini menyerap 91 persen panas akibat ulah manusia, mulai menunjukkan batas kemampuannya. Tidak ada yang tahu sampai kapan samudra bisa menjadi perisai pelindung.

“Jika Anda melihat pembaruan tahun ini, hampir semua indikator bergerak ke arah yang salah,” ujar Piers Forster, kepala Pusat Masa Depan Iklim Priestley di Universitas Leeds, yang juga merupakan penulis utama studi ini. “Saya orang yang cenderung optimis, tapi data ini sangat mengkhawatirkan.”

Dalam kondisi seperti ini, upaya bersama global seharusnya menjadi hal yang niscaya. Namun sayangnya, politik internasional justru bergerak mundur. Penarikan Amerika Serikat dari Perjanjian Paris dan pembongkaran kebijakan iklim domestik oleh Presiden Donald Trump menjadi preseden buruk yang bisa melumpuhkan semangat negara lain untuk memperkuat komitmen mereka.

Para ilmuwan menggarisbawahi bahwa dampak iklim yang lebih parah dari yang sudah kita rasakan saat ini sudah tak terhindarkan dalam satu hingga dua dekade mendatang. Tapi setelah itu, masa depan tetap berada dalam genggaman kita.

“Kita akan segera mencapai 1,5°C, tapi apa yang terjadi setelah itu tergantung pada pilihan yang akan diambil,” ujar Valerie Masson-Delmotte, mantan ketua bersama IPCC.

Pertemuan puncak iklim akhir tahun ini di Brasil menjadi momentum kritis. Tapi waktu tidak berpihak pada kita. Dunia harus bertindak sekarang—dan bertindak besar—sebelum semua indikator berubah dari merah menjadi hitam.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemerintahan Prabowo Sedang Foya-Foya: Menghambur-hamburkan Uang untuk Bayar Pejabat Rangkap Jabatan

Next Post

HARGA DARI DAYA GENTAR: IRAN, ISRAEL, DAN KEMATIAN HUKUM DI LANGIT TIMUR TENGAH

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026
Feature

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026
Feature

Menata Ulang Rumah Idealisme (Menggugat Transaksionalisme, Menjaga Marwah Gerakan Mahasiswa, dan Merawat Nurani Demokrasi).

June 29, 2026
Next Post
HARGA DARI DAYA GENTAR: IRAN, ISRAEL, DAN KEMATIAN HUKUM DI LANGIT TIMUR TENGAH

HARGA DARI DAYA GENTAR: IRAN, ISRAEL, DAN KEMATIAN HUKUM DI LANGIT TIMUR TENGAH

THE PRICE OF DETERRENCE: IRAN, ISRAEL, AND THE DEATH OF LAW IN THE SKIES OF THE MIDDLE EAST

THE PRICE OF DETERRENCE: IRAN, ISRAEL, AND THE DEATH OF LAW IN THE SKIES OF THE MIDDLE EAST

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih
News

Keretakan Hubungan Prabowo-Jokowi Terkonfirmasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 30, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Rasa penasaran publik itu terjawab sudah. Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, yang juga sahabat Prabowo Subianto,...

Read more
Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

June 24, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

June 22, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026
Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih

Keretakan Hubungan Prabowo-Jokowi Terkonfirmasi

June 30, 2026

Menata Ulang Rumah Idealisme (Menggugat Transaksionalisme, Menjaga Marwah Gerakan Mahasiswa, dan Merawat Nurani Demokrasi).

June 29, 2026
Ketika Kembang Sepatu Membaca Pikiran Jokowi

Ketika Kembang Sepatu Membaca Pikiran Jokowi

June 28, 2026
Trauma Bonding Demokrasi (Ketika Rakyat Terus Memaafkan Pemimpin yang Terus Mengecewakannya)

Trauma Bonding Demokrasi (Ketika Rakyat Terus Memaafkan Pemimpin yang Terus Mengecewakannya)

June 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026

MITIGASI RISIKO WHITE ELEPHANT PROJECT MELALUI FORESIGHT AUDIT ATAS SINKRONISASI EKOSISTEM PEMBANGUNAN (Membangun Infrastruktur yang Tidak Sekadar Berdiri, tetapi Menghidupkan Ekonomi dan Masa Depan Bangsa)

June 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist